Artikel

Film

Linda

TERVERIFIKASI

Jadikan Teman | Kirim Pesan

linda - TEMPO dan GATRA menempa saya untuk selalu jeli, kritis, menulis dengan jujur, dan bekerja keras. Hasilnya? Saya tidak tahu karena yang menilai tentu orang lain. Di KOMPASIANA ini saya sangat menghormati nama pemberian orang tua saya sehingga tidak perlu saya ganti dan palsukan, apalagi memalsukan wajah pada identitas diri. Blog pribadi saya, www.lindadjalil.com --- bila iseng, silakan mampir.

“Oma” Cinta Fitri, Pergilah dengan Damai…


HL | 26 November 2010 | 02:00 Dibaca: 2236   Komentar: 59   5 dari 7 Kompasianer menilai Aktual

12907333131518494313

Ida Kusumah (KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYAT)

Beberapa hari lalu si Oma terjungkil karena didorong oleh Mischa si penjahat yang dipelihara terus di keluarga besar kaya raya Utama.  Dari tutur Oma sering kesal dan mengecam Mischa selama beberapa tahun sinetron ini berlangsung. Ya, sinetron Cinta Fitri yang dipuja maupun dianggap film pembodohan masyarakat itu menampilkan tokoh Oma yang selalu mendampingi tokoh sentral.

Oma, yang diperankan oleh bintang film kawakan Ida Kusuma ( 71 ) membuat cerita yang sering tak masuk di akal ini seru. Blegug keciput,adalah kata-kata yang sering Oma lontarkan   atau ujar Oma kemarin dulu kepada Mischa ” Mau membawa korban apa lagi kamu Mischa”, sembari kipas yang selalu ada di tangan, cincin besar, pewarna kuku yang rapi dan sanggul tertata menunjukkan wanita ini berperan sebagai Oma yang hidup tanpa kekurangan materi.  Dulu, di awal cerita, Oma masih berperan sebagai antagonis. Ia bawel, matre alias matrialistis, dan menghina Fitri luar biasa. Pada perkembangannya, Fitri setelah jadi  istri  Farel cucu sang Oma, menjadi anak emas Oma.

Bagaimana skenario cerita nanti dibelokkan, setelah Tuhan menetapkan usia Oma cukup sekian saja pada hari Kamis 25 November , tinggal kita lihat saja nanti.  Yang jelas, Cinta Fitri setelah memperoleh penghargaan tampaknya masih akan terus mengungkap cerita, menampilkan  berbagai kejahatan Mischa sehingga seakan-akan Tuhan kerapkali membiarkan kejahatan berlangsung tanpa pembalasan setimpal. Gemas memang nonton Cinta Fitri.  Tapi yang lebih mengagetkan, Oma berpulang saat sedang menunggu syuting. Oma Ida Kusuma yang kinclong, berakting luwes.. kini telah tiada.  Semoga Tuhan menerima segala amal ibadahnya selama ini.  Satu lagi Indonesia kehilangan seorang pemain watak dan seni peran yang handal……

 
Tulis Tanggapan Anda
Guest User

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: