Back to Kompasiana
Artikel

Film

Wijaya Kusumah

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta selengkapnya

Detik-Detik Pemutaran Film Batas yang Memukau (6)

REP | 15 May 2011 | 13:41 Dibaca: 348   Komentar: 14   1

130546525726852014

Di saat-saat akan diputarnya film batas untuk pertama kalinya di Bioskop , saya menemani pak Parjan yang ingin sekali berfoto mesra bersama mbak Nia Diky Zulkarnaen. Mbak Nia datang bersama suaminya.  Artis cantik ini memang mempesona.  Pak Parjan (guru SD di Bekasi) meminta saya menemaninya untuk berfoto bersama. Saya pun langsung memberanikan diri bicara dengan mbak Nia. Saya bilang ada penggemar beratnya yang mau berfoto bersama. hehehe.

1305465578794190444

Mbak Nia memang cantik. Selain cantik, beliau sangat ramah menerima kami. Bersedia berfoto bersama dengan para penggemarnya. Inilah detik-detik dimana saya masih sempat bertemu dengan artis cantik yang banyak membintangi film-film Indonesia. Mbak Nia dan suaminya juga sudah membuat film untuk anak-anak Indonesia di daerah timur Indonesia, yaitu NTT dan papua.

1305465844570400004

13054675061793357515

Saya pun dengan setia masih menemani pak Parjan teman saya untuk berfoto mesra dengan mas Arifin Putra, dan mas Marcell Domits. Setidaknya, saya sudah membuat pak Parjan bermimpi indah malam itu. Bertemu dengan para bintang film Indonesia yang ganteng dan cantik. Jarang loh, guru-guru seperti kami bisa berfoto bareng dengan bintang film, hehehe.

13054661221627006021

Sayapun menjadi teringat dengan salah satu adegan film batas yang sempat saya dokumentasikan dengan kamera canon 1000D yang saya miliki. Dalam adegan itu, betapa sedihnya mereka kehilangan guru yang baik hati bernama Jaleswari. Pak Adeus yang menjadi satu-satunya guru di perbatasan Indonesia Malayasia itu memang sangat luar biasa. Dia mampu bertahan dari intimidasi warga yang tidak senang bila anak-anak itu sekolah. Bagi penduduk di sana, anak-anak itu tak perlu sekolah cukup bertani dan berdagang saja untuk hidup.

1305466692596694714

Dengan membawa semangat hari pendidikan nasional dan hari kebangkitan nasional, film batas telah memberikan pencerahan kepada kita tentang pentingnya sebuah pendidikan, dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Dengan memiliki tingkat pendidikan yang baik, dan semangat nasionalisme dari negara Indonesia bisa membawa perubahan dan kemajuan yang berguna bagi diri sendiri dan juga bagi masyarakat di daerah perbatasan itu sendiri. Itulah sebuah pesan yang sangat bagus sekali dari mbak marcella Zalianty yang memerankan tokoh utama yang bernama Jaleswari. Film batas memang telah menyuguhkan cerita dari perbatasan yang sangat jarang dipublikasikan oleh orang Indonesia sendiri.  (bersambung)

13054673362097898700

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kalau Bisa Beli, Kenapa Ambil yang Gratis?! …

Tjiptadinata Effend... | | 01 November 2014 | 14:03

Sebagai Tersangka Kasus Pornografi, Akankah …

Gatot Swandito | | 01 November 2014 | 12:06

Danau Toba, Masihkah Destinasi Wisata? …

Mory Yana Gultom | | 01 November 2014 | 10:13

Traveling Sekaligus Mendidik Anak …

Majawati Oen | | 01 November 2014 | 08:40

Ayo Wujudkan Rencana Kegiatan Sosialmu …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 10:19


TRENDING ARTICLES

MA si Tukang Sate Ciptakan Rekor Muri …

Ervipi | 9 jam lalu

Jokowi Kelolosan Sudirman Said, Mafia Migas …

Ninoy N Karundeng | 10 jam lalu

Pramono Anung Sindir Koalisi Indonesia Hebat …

Kuki Maruki | 10 jam lalu

Keputusan MK Tentang MD3 Membuat DPR Hancur …

Madeteling | 11 jam lalu

Karena Jokowi, Fadli Zon …

Sahroha Lumbanraja | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Nangkring “Tokoh Bicara”: Bupati …

Kompasiana | 8 jam lalu

Photo-Photo: “Manusia Berebut Makan …

Asep Rizal | 8 jam lalu

Kisruh di DPR: Jangan Hanya Menyalahkan, …

Kawar Brahmana | 8 jam lalu

Saran Prof Yusril Ihza Mahendra Kepada …

Thamrin Dahlan | 8 jam lalu

Korupsi yang Meracuni Indonesia …

Cynthia Yulistin | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: