Back to Kompasiana
Artikel

Film

Latip

lelaki yang belajar untuk menjadi ayah, juga suami

Artis Filipina Kaget Banyak Bintang Porno yang main Film di Indonesia

OPINI | 26 October 2011 | 18:50 Dibaca: 8042   Komentar: 2   0

1319611682987323345

by Acheng Watanabe

Banyak artis (bintang) porno yang sudah main film di Indonesia, setidaknya sampai saat ini ada 7 bintang porno yang sudah bermain di film indonesia.  Ketujuh bintang porno tersebut adalah Maria Ozawa atau yang lebih dikenal dengan Miyabi (Menculik Miyabi dan Hantu Tanah Kusir), Rin Sakuragi (Suster Keramas), Leah Yuzuki (Rayuan Arwah Penasaran), Terra Patrick (Rintihan Kuntilanak Perawan), Erika Kirihara (Arisan Brondong), Sora Aoi (Suster Keramas 2), Sasha Grey (Pocong Mandi Goyang Pinggul).

Jujur, saya merasa asing dengan nama-nama tersebut (dan jangan tanya saya bagaimana film2nya, sampai saat ini tidak berminat menontonnya), kecuali Miyabi.  Dan sepertinya, menurut saya, yang paling terkenal memang Miyabi, atau karena hanya nama itu yang saya tahu? entahlah. itu tak penting yang jelas begitu banyak bintang porno yang main film di Indonesia bisa membuat Gwen Zamora kaget dengan fenomena ini. Ia tak menyangka jika bintang porno menjadi nilai jual bagi para produser film di Indonesia.

131961173116832334
by Acheng Watanabe

Inilah faktanya, produser film di Indonesia menjadikan bintang porno sebagai daya tarik untuk film, konon, bergenre horor tetapi lebih ke, menurut saya, horor mesum! Tak pernahkah mereka berpikir dua kali untuk menghadirkan mereka dalam film-filmnya? atau setidaknya mereka berpikir, bagaimana kalau anak-anak mereka menontonnya? bukankah anak-anak itu rasa ingin tahunya besar? lantas apa yang mereka lakukan, mereka katakan sekiranya anak-anak mereka bertanya, “siapa miyabi?”

Para produser film itu mungkin mengeruk rupiah yang tidak sedikit dari proyek-proyek ini. Dan tak sedikit juga peran mereka dalam menyebarkan ‘film-film’ yang diperankan oleh bintang-bintang tersebut. Salahkah? Tentu saja tidak. Dalam dunia bisnis tak ada yang salah sepanjang tidak melanggar norma hukum. Bagaimana dengan norma agama dan norma susila? ‘Ini bukan pelajaran Pendidikan Moral kawan!!

Saya hanya berharap, penonton untuk film-film jenis ini adalah orang dewasa yang sudah bisa membedakan yang benar dan yang salah, bukan ABG-ABG yang masih labil, yang begitu mudah mencontoh dan menyerap sesuatu tanpa berpikir akibatnya.

gambar:  kaskus

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Lewis Hamilton Akhirnya Juara Dunia GP …

Hery | | 24 November 2014 | 21:17

Parade Foto Kompasianival Berbicara …

Pebriano Bagindo | | 24 November 2014 | 18:37

Maksimalkan Potensi Diri dan Gerak Lebih …

Kompasiana | | 21 November 2014 | 12:11

Berbisnis Buku Digital: Keuntungan dan …

Suka Ngeblog | | 24 November 2014 | 18:21

Olahraga-olahraga Udara yang Bikin Ketagihan …

Dhika Rizkia | | 11 November 2014 | 13:41


TRENDING ARTICLES

Tjiptadinata, Menang Karena Senang …

Felix | 10 jam lalu

Butuh Rahma Azhari untuk Bekuk Filipina? …

Arief Firhanusa | 12 jam lalu

Tanggapan Negatif Terhadap Kaesang, Putera …

Opa Jappy | 13 jam lalu

Sikap Rendah Hati Anies Baswedan dan Gerakan …

Pong Sahidy | 14 jam lalu

Putra Presiden Konsumsi Babi …

Muhammad Armand | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Foto Foto Ini Bukti Kompasianival Ujud Nyata …

Tjiptadinata Effend... | 8 jam lalu

Cerpen : Pak Guru dan Bros Bunga November …

Didik Sedyadi | 8 jam lalu

Kompasianer dan Tantangannya (ke Depan) …

Giri Lumakto | 8 jam lalu

Dimanakah Guru Tanpa Tanda Jasa Itu Kini? …

Trisni Atmawati | 8 jam lalu

Menulislah dengan Ketulusan …

Banyumas Maya | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: