Back to Kompasiana
Artikel

Film

El Fietry Jamilatul Insan

Mahasiswi Falsafah dan Agama Universitas Paramadina, menulis sebagai ajang terapi menyalurkan emosi negatif menjadi emosi selengkapnya

I’m Not Stupid Too

REP | 12 November 2011 | 11:24 Dibaca: 7027   Komentar: 2   1

Teman,tahukah kalian. jam 2 pagi ini aku menangis terisak dengan menahan sesak di dalam dada,sibuk menyeka airmata. semua itu karena apa? KArena aku menonton film ini. Temanku yang sudah lebih dulu menontonnya berkata” JIka kau tidak menangis menonton film ini, itu tandanya kamu tidak punya hati.”

penasaran gak dengan film ini. Ini dia aku kasih data tentang film yang berasal dari Singapura ini.

DATA FILM

judul: I’m not stupid too

sutradara :Jack Neo

Produser  :Chan Pui Yin

Seah Saw Yam

Penulis :Jack Neo

Pemeran :Jack Neo

Huang Yiliang

Xiang Yun

Ashley Leong

Shawn Lee

Joshua Ang

Studio :MediaCorp Raintree Pictures

Distributor  :United International Pictures

Durasi   :124 menit

Negara : Singapura

Bahasa :Inggris, Mandarin, Hokkian

sinopsis:

Film ini bercerita tentang tiga orang anak yang memiliki hubungan buruk dengan orangtuanya. Tom Yeo 15 tahun dan JErry Yeo 8 tahun tak pernah ada kesempatan untuk berbicara dengan ekdua orangtuanya.Ibu mereka bekerja disebuah redaksi majalah terkenal dan ayahnya seorang karyawan di perusahaan gadget ternama. MEreka tak pernah di beri kesempatan untuk mengutarakan pikirannya, setiap hari sebelum sarapan mereka diberi petuah yang bertubi-tubi dan tak diperbolehkan untuk menanggapi ataupun membela diri. Tom pernah menjuarai olimpiade blogger nasional,namun itu sama sekali tak dihargai oleh ibunya yang seornag redaktur majalh best seller. Jerry yang ingin bertanya sesuatu pada ibunya harus menempelkan note di pintu kulkas, dan dijawab ibunya dengan note pula. interaksi dengan ibu mereka hanyalah saat makan dan saat menyuruh mereka belajar,tak peduli apa yang anaknya sedang lakukan. Tom Yeo tumbuh menjadi anak kesepian dan semua isi hatinya ia curahkan di blog, sedangkan Jerry Yeo dengan kepolosannya berusaha memahami kondisi keluarganya yang sungguh sulit dimengerti olehnya. ia Minta ayahnya membantunya mengerjakan PR,

tapi ayahnya malah sibuk menelpon rekan bisnis dengan membicarakan uang.

adapula Chengcai, ayahnya seorang mantan pegulat yang menderita cacat di kakinya karena pekerjaannya di masa lalu. Padahal Chengcai sangat menyukai bruce lee dan bela diri, namun ayahnya melarang karena ia tai mau Chengcai bernasib sama seperti dirinya. Namun Chengcai tak bisa mengerti keinginan ayahnya karena Ayahnya selalu mendidiknya dengan pukulan, tamparan, teriakan, dan hujatan. Chengcai tumbuh jadi anak pemberontak dan suka berkelahi hingga ia dikeluarkan dari sekolah.

Chengcai dan Tom YEo adalah teman skelas, Chengcai sering menolong Tom saat Tom mengalami masalah dengan para preman. Namun kemudian karena merasa kekurangan kasih sayang dan tak pernah mendapatkan ketentraman di rumah, Chengcai dan Tom akhirnya bergabung dengan komplotan para preman.

Jerry Yeo, ia terpilih sebagai lead aktor dalam pementasan drama di sekolahnya dan Bu Guru meminta semua keluarganya datang.,Namun ketika Jerry bertanya adakah orangtuanya memiliki waktu untk menonton pertunjukkan dramanya. Namun, mereka tak pernah mempedulikannya. Jerry merasa iri dengan salah satu temannya yang mengundang seluruh anggota keluarganya untuk menonton pertunjukkan padahal temannya itu hanya berperan sebagai bunga. ia pun melakukan berbagai cara untuk dapat menghadirkan kedua orangtuanya dalam drama sekolah. bahkan ia sampai mencuri uang di kantin sekolah. orangtua Jerry dipanggil pihak sekolah untuk menindaklanjuti hal tersebut. Pulang kerumah mereka langsung memarahi Jerry dan memukul tangannya dengan penggaris, tak peduli Jerry menangis kesakitan. Sang ibu pun hanya memandanginya.

” mau kamu apa? semua yang kau inginkan selama ini aku belikan,mengapa kau masih saja mencuri?”tanya sang ayah dengan amarah yang memuncak.

“aku..hanya ingin membeli waktu ayah satu jam saja untuk menghadiri pentas dramaku. tapi untuk mencapai 500 dolar, aku harus menunggu sampai tahun depan. Dan saat itu pentas dramaku sudah berakhir.” Kata Jerry sambil menangis.

sang ayah langsung membeku, penggaris di tangannya terjatuh. Sang ibu langsung memeluk Jerry. mereka bertiga bertangisan.

setlah itu ibu dan ayah Jerry pergi ke kamar Tom, mereka melihat tulisan-tulisan Tom di blognya. Ternyata, selama ini Tom merasa sangat kesepian dan tak berharga, ayah dna ibunya tak pernah memperhatikannya. bahkan dia merasa rumah yang ditinggalinya tak lebih dari sebuah tempat dimana ia tidur setiap malam.

saat hari pertama sekolah di SMP aku salah naik mobil,sehingga aku tersesat. Aku menelpon ayah untuk menjemputku,tapi ayah bilang dia sedang sibuk dan tak ada waktu. sampai akhirnya aku baru sampai rumah pada larut malam,dan ibu langsung memarahiku.

ayah dan Ibu Tom menangis membaca semua tulisan TOm di blognya, mereka menyadari kesalahn mereka selamaini. MEreka telah gagal menjadi orangtua.

Ayah Jerry berusaha menelpon Tom,namun tak terjawab,sedangkan ia harus pergi ke kantor untuk presentasi di depan kolega dari luar negeri.

sementara itu TOm dan Chengcai sedang di kejar-kejar massa karena perbuatan mereka yang menjambret kalung , padahal mereka bermaksud baik mengembalikan kalung tersebut kepada pemiliknya karena mereka menyadari perbuatan mereka itu slah. Namun mereka malah di kejar-kejar untuk di pukuli.

Tom dikejar-kejar dan akhirnya tertangkap,ia meminta untuk dilepaskan namun orang-orang yang memukulinya tak pedul. Hp Tom terjatuh dan secara tak sengaja tombolnya tertekan menelpon ayahnya. Sang ayah yang sdang bersiap presentasi di hadapan kolega menerima panggilannnya, dan melalui faislitas 3G ia melihat Tom ssedang dipukuli. Ia terkejut dan bergegas pergi, namun atasan ayah Tom menahannya karena ia harus presentasi di hadapan klien yang bernilai miliyaran.namun ayah Tom tak peduli,ia memilih di pecat oleh bosnya karena selama ini ia selalu mengacuhkan anaknya.

sesampainya disana ayah Tom langsung bertanya mengapa Tom mencuri,ternyata Tom ditipu oleh teman premannya dan ia harus mengganti sejumlah uang agar tak dijebloskan ke penjara. tiba-tiba polisi datang , ayah Tom memohon kepada si nenek agar memaafkan Tom yang telah berusaha mencuri kalungnya, bahkan ia bersimpuh di hadapan sang nenek.Ayah Tom meminta biar ia saja yang dimasukkan ke penjara asal jangan anaknya, si nenek menjadi bingung sementara polisi sudah ada didekat mereka.

ketika polisi bertanya , si nenek berkata bahwa tidak terjadi apa-apa. Dia hanya memberikan laporan palsu,karena itu si nenek lah yang akhirnya dibawa oleh polisi.si nenek berkata pada ayah Tom bahwa ia akan baik-baik saja,dan memebri pesan agar Mr.Yeo menjadi ayah yang baik bagi anak-anaknya.

sedangkan di sisi lain, Chengcai berlari menghindari orang-orang yang mengejarnya ke atas jembatan penyebrangan namun ia  tertangkap dan ia pun dipukuli.

tak disangka ayah Chengcaiyang sedang berdiri di pinggir jalan melihatnya, ia segera berlari menolong anaknya. Dia membiarkan dirinya dipukuli asalkan Chengcai selamat, Chengcai menatap nanar ayahnya yangs edan di pukuli. Tiba-tiba ayahnya terjatuh dari atas tangga dan kepalanya terbentur ubin dngan sangat keras. Chengcai terkejut,ia segera tersungkur didepan ayahnya yang bersimbah darah.orang-orang yang tadi mengejar dan memukuli Chengcai berkata bahwa mereka tak bermaksud melakukan hal itu.Chengcai tak menjawab,ia terus memanggil ayahnya yang diam tak bergerak.

ayah Chengcai segera dilarikan ke rumah sakit,Ibu Li tetangga mereka menangis mnangis melihat keadaan ayah Chengcai. ia marahmarah pada Chengcai dan mengungkapkan semua yg dilakukan ayah Chengcai untuk dirinya.

” kau tahu? ayahmu telah memohon pada kepala sekolahmu agar mengijinkanmu kembali sekolah,walaupun tak berhasil. Dia telah berkeliling ke 100 sekolah di Singapura ini untuk mendaftarkanmu,ia memintaku untuk membuat surat permohonan kepada sekolah berbahasa inggris dan dicopy sebanyak 163 karena dia tak bisa berbahasa inggris . Dia hanya ingin kamu belajar dengan keras, itu saja .Dia sangat mencintaimu,hanya saja dia tak tahu bagaimana menunjukkannya padamu.”kata Ibu Li,kemudian ia meninggalkan Chengcai sendirian terpaku.

Chengcai pun kembali ke sekolah dan memohon kepada kepala sekolah  untuk memberinya kesempatan.dia berjanji akan menjadi anak yang baik,namun kepala sekolah tak menggubrisnya.akhirnya Chengcai pulang dengan lunglai.

Chengcai pergi kerumah sakit dan menadapati ayahnya telah siuman, melihat Chengcai mengenakan seragam sekolah ayahnya meras senang. apalagi saat Chengcai berkata bahwa kepala sekolah telah membrinya kesempatan, ayah Chengcai meminta untuk bertemu dengan kepala sekolah untuk mengucapkan terima kasih. TIba-tiba ayah Chengcai tersengal-sengal, Chengcai berteriak memanggil dokter.Chengcai berlari ke sekolah untuk meminta kepala sekolah datang kerumah sakit untuk menemui ayahnya. Namun kepala sekolah memarahinya karena telah nyelonong masuk saat rapat dewan ssekolah.

Chengcai kmbali ke rumah sakit,dokter mengatakan bahwa keadaan ayahnya kritis dan mungkin akan segera meninggal. Chengcai bergegas menemui ayahny, tak disangka kepala sekolah datang bersama gurunya untuk menemui ayah chengcai.kepala sekolah berkata bahwa checngcai sudah diterima kembali di sekolah.tapi ternyata ayah chengcai tahu kalau mereka berbohong.Dia berkata kepada kepala sekolah bahwa kelakuan nakal Chengcai selama ini adalah karena kesalahnnya, dulu ayah Chengcai dibesarkan dalam kekerasan,sehingga ia pun hanya bisa mendidik anaknya dengan kekerasan.terakhir,ia berkata pada Chengcai

” nak,jika kau menyukai bela diri. Jadilah atlit internasional yang menjuarai olimpiade dunia. ayah mencintaimu….” setelah itu ayah Chengcai meninggal.

semenjak itu keadaan menjaid brubah,ayah dan ibu Tom lebih pduli kepada Tom dan adiknya, ibu Tom mengundurkan diri dari perusahaannya. mereka jauh lebih perhatian pada anak-anaknya. Chengcai diterima kembali di sekolah dan ia berlath keras menjadi atlit bela diri sehingga ia berhasil menjadi atlit beladiri internasional. semua demi memenuhi pesan terakhir ayahnya.

komentar;

sumpah ini film bagus banget,tema yang umum namun digarap dengan sangat rapih sehingga asyik untuk disimak. benar-benar sindiran terhadap kondisi keluarga modern saat ini. dan juga sindiran kepada dunia pendidikan yang terlalu terpaku pada aturan sehingga tidak efektif dalam pengajaran.

kalian harus menonton film ini, dan rasakan perasaan kalian diaduk-aduk oleh kepolosan seorang anak kecil dan pemberontakan remaja yang kehilangan kasih sayang keluarganya.

NB:akhirnya selesai juga diketik.satu jam setengah.fiuh…semoga kalian gak bosen bacanya.hehe

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Gedung Flora di Malang …

Abdul Malik | | 02 August 2014 | 08:36

Yuk Kenali Serba-serbi Njagong …

Giri Lumakto | | 01 August 2014 | 23:14

Akankah 3-5-2 Menggeser Tren 4-2-3-1? …

Muhamad Rifki Maula... | | 01 August 2014 | 23:30

Di Balik Akasia …

Langit Senja | | 01 August 2014 | 08:37

Ikuti Lomba Resensi Buku Tanoto Foundation! …

Kompasiana | | 11 July 2014 | 16:12


TRENDING ARTICLES

Koalisi Merah Putih Tetaplah Merah Putih, …

Hanny Setiawan | 13 jam lalu

Jokowi Belum Dilantik, PKB Sudah Nagih Jatah …

Ikhlash Hasan | 13 jam lalu

Libur Lebaran, Bertemu Bule dan Supir Isteri …

Hendry Sianturi | 18 jam lalu

Membuat Tanda Salib di Pusara Ir. Soekarno …

Kosmas Lawa Bagho | 18 jam lalu

Info Hoax Umar Abuh Masih Disebarkan …

Gatot Swandito | 21 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: