Back to Kompasiana
Artikel

Film

Mazz Yaqien

Mahasiswa Al-Azhar yang tak seutuhnya

Kata-kata Hikmah Sinetron Para Pencari Tuhan 5 (PPT 5)

REP | 05 April 2012 | 14:59 Dibaca: 3367   Komentar: 0   0

“Janganlah melihat siapa yang mengatakan, tapi lihatlah apa yang dikatakan”

  1. Orang berumah tangga tidak hanya berbagi cinta tapi juga berbagi makanan.(Mak Juki)
  2. Dinamika kehidupan tanggung jawab pemuka agama.(Pak RW)
  3. Keangkuhan tulang rusuk perempuan hanya bisa diatasi dengan keikhlasan.(Darah)
  4. Sikap pasif dan diam bisa diartikan dengan menyetujui.(Asrul)
  5. Berkali-kali berarti, setelah itu mati.(Asrul)
  6. Kasih-sayanglah yang bisa menghalangi kebenaran.(Azam)
  7. Manusia itu tidak ada yang cocok, yang ada saling mencocokan.(Bu Ustadz/ Ustdh.Haifa)
  8. Tenang tapi berprinsip.(Pak RW)
  9. Tata bahasa menunjukkan sistematika berfikir kita.(Pak RW)
  10. Dunia itu buntu, dunia hanya tahu keberadaan kita dari mendengar suara keringat yang jatuh karena kerja keras.(Bu Jalal)
  11. Allah yang mengatur jodoh, kalau kelebihan Dia yang akan mengurangi dan jika kekurangan Dia yang memenuhi kebutuhan.(Azam)
  12. Kecemburuan adalah salah satu tanda kepedulian kehormatan dan harga diri.(Ka’ Mira)
  13. Rejeki gak pernah ketuker.(Pak Jalal)
  14. Bisnis itu bukan untuk orang pemalu, tapi bisnis hanya untuk orang yang agresif dan produknyalah yang terbaik.(Aya)
  15. Sebuah kesalahan tidak akan menjadi masalah kalau tidak dipermasalahkan.(Pak RW)
  16. Dalam urusan cinta, kita kudu sedikit mungkin melibatkan orang ketiga.(Bang Jek)
  17. Lelaki masa kadaluarsa cintanya lebih rendah dari pada perempuan.(Aya)
  18. Musuh dan sahabat tidak ada bedanya. Orang yang kita benci ama orang yang kita cintai sama-sama dekat dengan kita.(Bang Jek)
  19. Orang kok gampang emosi? jangan-jangan tercipta dari api?.(Pak RW)
  20. Kesetiaan adalah mahkota yang tidak punya akar dan daya cengkram kecuali tangan kita sendiri.(Bu Hj.Widya)
  21. Apa yang lebih bisa dijadikan pegangan hidup selain ajaran agama.(Asrul)
  22. Bumi mungkin lebih besar dari pada manusia tapi takdirnya tetap berada di bawah injakan kaki manusia.(Asrul)
  23. Agungkan Allah dan kecilkan dunia, maka alam semesta akan mengejar kita.(Asrul)
  24. Kalau kita mengerjakan perintah Allah dan RasulNya dengan Istiqomah, maka keadilan itu akan muncul dengan sendirinya.(Kalila)
  25. Gosip adalah rejeki syetan.(Mas Jueng)
  26. Perkawinan itu seperti bawang merah yang keindahannya ada di dalam, kita harus mengupas lapisan luarnya dengan hati-hati. Setelah itu kita juga harus mengupas satu lapisan lagi karena masih ada yang kotor disana-sini.(Bu Ustadz/ Ustdh.Haifa)
  27. Kejujuran terkadang merusak suasana kalau waktunya tidak tepat{dalam rumah tangga}.(Bu Jalal)
  28. Sebaik-baiknya keburukan adalah yang ditunda.(Ka’ Mira)
  29. Perempuan itu rewel untuk masalah jepitan rambut saja sedunia harus tahu.(Bang Jek)
  30. Hidup ini keras kayak kepala ikan. Kalau kita gak bisa nyari-nyari sisa-sisa daging yang nempel disela-sela tulang, dijamin kita hanya dapat kerasnya kepala.(Udin)
  31. Tidak semua orang sanggup memakai wajahnya untuk semua keadaan.(Ka’ Mira)
  32. Berapa banyak orang pergi haji namun hatinya berpaling dari Allah dan hanya menghadap dunia.(Asrul)
  33. Hati-hatilah dalam mengamalkan ilmu tapi yang pertama, hati-hatilah dalam menuntut ilmu.(Ust. Ferry)
  34. Hebat mengarungi ombak lautan tapi gagal menyelamatkan diri dari kupangan pasir hidup.(ka’ Mira)
  35. Rencana apapun kalau terwujud akan akan jadi istimewa.(Kalila)
  36. Semua kemudahan zaman telah menggampangkan manusia dalam urusan hati.(Bu Hj.Widya)
  37. Libatkan Allah pada langkah pertama, Insya Allah tidak akan salah langkah.(Mas Jueng)
  38. Kadang ketika perjalanan kita tenang dan nyaman kita jadi bosan lalu kita berfikir untuk keluar dari jalan itu sejenak dan mencari kesenangan baru kemudian kita terhanyut di sana dan lupa jalan untuk pulang. Berharaplah Allah mengembalikan kalian ke jalan yang membinasakan hati.(Ka’ Mira)
  39. Kehormatan apa lagi yang bisa dibanggakan perempuan selain kesetiaan.(Bu Hj.Widya)
  40. Perempuan mana yang bisa menandingi cinta dan pemahaman seorang ibu.(Bu Hj.Widya)
  41. Kalau kamu berprasangka baik, itu artinya kamu bersiap untuk Allah memilihkan waktu untukmu, tapi kalau sebaliknya kamu akan berfikir bahwa Allah menjegal kesenanganmu.(Azam)
  42. Siapa yang bisa menjamin waktu yang tersisa buat melakukan yang kita tunda sekarang.(Herlina/Istri udin)
  43. Pembelaan islam kepada perasaan cinta adalah dengan berita menikah.(Ust.Ferry)
  44. Suara terbanyak bukan berarti yang paling benar.(Bu Ust/ Ustdh.Haifa)
  45. Islam punya cara yang canggih memandang dunia dan seisinya.(Ust.ferry)
  46. Yang dekat masjid belum tentu dekat dengan Allah.(Udin)
  47. Kegagalan itu seperti pintu kaca yang bening, kita tidak akan tahu sebelum kita kejedot.(Hakim)

“Ambillah kemanfaatan, walaupun dari mulut hewan”

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kampanye Wisata Thailand’s Best …

Olive Bendon | | 28 July 2014 | 16:49

Lebaran di Jerman dengan Salad …

Gitanyali Ratitia | | 29 July 2014 | 16:53

Membuat Hidangan Lebaran di Moskow (Jika …

Lidia Putri | | 28 July 2014 | 17:08

Visa on Arrival Turki Dihapus? …

Sifa Sanjurio | | 29 July 2014 | 06:03

Memilih Tempat yang Patut di Kunjungi, Serta …

Tjiptadinata Effend... | | 29 July 2014 | 19:46


TRENDING ARTICLES

Pijat Ala Dubai International Airport …

Ardi Dan Bunda Susy | 28 July 2014 23:45

Jangan Terlalu Berharap Banyak Pada Jokowi …

Bambang Srijanto | 28 July 2014 22:40

Berlebaran Tetap Gaya dengan Kaos Kompasiana …

Topik Irawan | 28 July 2014 21:13

Jangan Nanya Panci ke Polisi Amerika …

Usi Saba Kota | 28 July 2014 18:24

” Dari Tahun Ketahun Tak Pernah …

Rere | 28 July 2014 13:56

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: