Back to Kompasiana
Artikel

Film

Aulia Gurdi

spread wisdom through writing...

Rilis “Pee Mak”, Film Horor Komedi Kuntilanak Versi Thailand

HL | 10 April 2013 | 13:17 Dibaca: 12031   Komentar: 23   4

13655724271904031010

http://provoke-online.com/

Para penggemar film Thailand kembali akan bisa menyaksikan film terbaru produksi Thailand berjudul Pee Mak. Film bergenre horor komedi ini hadir menyapa penonton Indonesia mulai 5 April ini.

Cerita”Pee Mak” merupakan remake dari film horor klasik Thailand “Mae Nak Phra Kanong” yang dalam versi terbarunya ini diberi sentuhan komedi oleh sutradara beken Thailand, Banjong Pisunthanakun.

Film ini dibintangi oleh Mario Maurer dan Davika Hoorne sebagai pemeran utama, sedangkan pemeran pembantu yang memerankan sahabat MAK adalah empat bintang yang dikenal melalui film The 4 main cast from Phobia 2 Episode “In The End” yaitu Nuttapong Chartpong, Pongsatorn Jongliwas, Wiwat Khongrasri, dan Kantapat Permpoonpatcharasuk.

Nama Banjong sendiri bukan nama baru di dunia penyutradaraan film Thailand. Karyanya sudah hadir menyapa penonton Indonesia, dan beberapa masuk kategori box office. “Shutter” (2004), “Alone” (2007), yang juga terlibat dalam “Phobia” (2008) dan “Phobia 2″ (2009) serta “Hello Stranger”  (2010).

Saya beruntung berkesempatan diundang hadir pada meet and greet dengan sutradara dan para pemain film ini dalam presskon yang digelar hari Minggu 7 April bertempat di Blitzmegaplex Grand Indonesia. Berkesempatan bertanya langsung pada sutradara dan pemain tentang film ini lebih detil. Selain awak media, meet and greet ini juga dihadiri oleh komunitas penggemar film Thailand.

1365571851438827830

sutradara Banjong (berkacamata) dan pemain film Pee Mak (dok. pribadi)

136557197169685125

komunitas penggemar film Thailand antusias berfoto bersama bintang idolanya (dok.pribadi)

13655721631321977578

si cantik Davika Hoorne, sebagai satu-satunya aktris yang hadir (dok.pribadi)

Film Thailand satu ini benar-benar menampilkan kelucuan berbalut horor, selain juga dibumbui keharuan kisah cinta sejati Mak dan Nak. Sosok hantu kuntilanak versi Thailand ini  tampil sangat cantik dengan rambut panjang indah terurai. Meski tanpa seringai khas kuntilanak, tak mengurangi kesan seram dan misteriusnya sosok Nak yang diperankan aktris cantik Davika Hoorne.

Banyak kejutan yang ditampilkan sutradara Banjong d film ini. Mengingat kisah ini sangat populer di negaranya, saat preskon Banjong mengatakan film remake ini dijamin sama sekali berbeda dengan film versi lamanya. Ada banyak plot cerita yang tak mudah ditebak. Namun penggemar Mario Maurier takkan menemukan penampilan klimis Mario seperti biasanya, karena di sini Mario tampil berbeda dari film-film sebelumnya. Sosok gantengnya hadir dalam balutan penampilan dekil dan lugu, dengan gigi hitam dan juga jambul anehnya. Namun hebatnya tampilan lugunya ga bikin ilfil, justru akting Mario teruji dengan penampilan seculun itu.

Di Thailand sendiri film ini sudah tercatat sebagai film Thailand kedua sepanjang masa yang menjadi pengumpul uang terbanyak di hari pertama rilisnya dengan total 21 juta baht di bawah Ong Bak (2003).

Namun yang agak mengganggu saat menonton film Thailand, buat saya adalah kendala bahasa. Meski diterjemahkan dalam teks berbahasa Inggris. Mungkin karena tak terbiasa, agak annoying mendengar logat bahasanya. Selebihnya film ini sangat menghibur. Setidaknya dibanding genre film horor komedi Indonesia yang sering lebih didominasi adegan syur ketimbang kekuatan cerita. Oia, satu lagi, soundtrack film ini cukup keren dan manis untuk didengar.

Dan trailernya bisa dilihat di sini

.

Tags: freez

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kalahkan Norwich, Liverpool Kian Dekat …

Achmad Suwefi | | 20 April 2014 | 19:54

Ketagihan “Pecel Senggol” …

Hendra Wardhana | | 20 April 2014 | 16:01

Kebijakan Mobil LCGC Yang Akhirnya Membebani …

Baskoro Endrawan | | 20 April 2014 | 13:30

My Mother Is…? …

Salmah Naelofaria | | 20 April 2014 | 15:03

[Puisi Kartini] Petunjuk Akhir Event Puisi …

Fiksiana Community | | 20 April 2014 | 09:25


TRENDING ARTICLES

Awas Pacaran Sama Bule Player! Tips dari …

Cdt888 | 10 jam lalu

Mari Jadikan Sekolah Benar-Benar Sebagai …

Blasius Mengkaka | 12 jam lalu

Hargai Pilihan Politik Warga Kompasiana …

Erwin Alwazir | 13 jam lalu

Mandi Air Soda di Kampung, Ajaib! …

Leonardo Joentanamo | 14 jam lalu

Prediksi Indonesian Idol 2014: Virzha …

Arief Firhanusa | 14 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: