Back to Kompasiana
Artikel

Film

Benny Rhamdani

Menulislah hal yang bermanfaat sebanyak mungkin, sebelum seseorang menuliskan namamu di nisan kuburmu. http://bennyrhamdani.com/ | follow selengkapnya

Film Nasional 2013 Terseok-seok Menyedot Penonton

REP | 23 April 2013 | 13:14 Dibaca: 355   Komentar: 10   0

Sungguh memprihatinkan capaian film nasional menyedot penonton pada catur wulan pertama 2013. Angka tertinggi pada 2013 yang diraih Air Terjun Pengantin Phuket (215.161 penonton) masih dibawah raihan film Rumah Bekas Kuburan (282.204) yang menduduki peringkat 10 pada 2012.

Padahal genre film yang beredar catur wulan pertama ini sudah beravariasi. Ada dua film berdasarkan novel laris Dewi Lestari, Recto Verso (142.675 penonton) dan Madre (92.068), juga Bangun lagi Dong Lupus (106.993). Pada 2012 film-film berdasarkan novel laris menguasai papan box office. Sebutlah Habibie & Ainun (4.395.524), 5 Cm (2.389.706), Negeri 5 Menara (765.425), Perahu Kertas (688.615) dan Perahu Kertas 2 (391.114).

Saya khawatir jika masyarakat penonton tidak mengapresiasi film-film dengan kualitas yang baik, maka bioskop kita akan kembali dijejali film-film mistik. Semoga pada catur wulan berikutnya, film nasional bisa menggenjot raihan penonton. Tidak hanya mengandalkan cerita yang menarik, tapi juga melakukan promosi keren seperti dilakukan Habibie & Ainun tahun lalu.

1366697583501244025

Perbandingan Penonton Cawu 1 2012 & 2013. Data: sumber data: http://filmindonesia.or.id/

sumber data: http://filmindonesia.or.id/

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Prof. Suhardi & Kesederhanaan Tanpa …

Hazmi Srondol | | 02 September 2014 | 11:41

Yakitori, Sate ala Jepang yang Menggoyang …

Weedy Koshino | | 02 September 2014 | 10:50

Hati-hati Menggunakan Softlens …

Dita Widodo | | 02 September 2014 | 08:36

Marah, Makian, Latah; Maaf Hanya Ekspresi! …

Sugiyanto Hadi | | 02 September 2014 | 02:00

Masa Depan Timnas U-19 …

Kompasiana | | 01 September 2014 | 21:29


TRENDING ARTICLES

Gunung Padang, Indonesia Kuno yang …

Aqila Muhammad | 4 jam lalu

Halusinasi dan Penyebabnya, serta Cara …

Tjiptadinata Effend... | 5 jam lalu

Vonis Ratu Atut Pamer Kekuatan Mafia Hukum …

Ninoy N Karundeng | 6 jam lalu

3 Langkah Menjadi Orang Terkenal …

Seneng Utami | 8 jam lalu

Koalisi Merah Putih di Ujung Tanduk …

Galaxi2014 | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Presiden SBY dan Koalisi Merah Putih …

Uci Junaedi | 8 jam lalu

Menyaksikan Sinta obong di Yogyakarta …

Bugi Sumirat | 8 jam lalu

Mengapa Plagiarisme Disebut Korupsi? …

Himawan Pradipta | 9 jam lalu

Prof. Suhardi & Kesederhanaan Tanpa …

Hazmi Srondol | 9 jam lalu

Siapa Ketua Partai Gerindra Selanjutnya? …

Riyan F | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: