Back to Kompasiana
Artikel

Film

Ahmad Mursyid

i'm so simple. http://themilleniumface.blogspot.com/ --- http://uchid.tumblr.com/

Spartacus; Nabi yang ‘tidak’ Tercatat dalam Sejarah

OPINI | 14 May 2013 | 18:46 Dibaca: 3435   Komentar: 6   2

1368535599621823140

Pernah dengar kata “Spartacus”?

atau sudah pernah nonton film nya?

Spartacus bercerita tentang sisi lain dari kota Roma. kalau selama ini anda mengenal kota Roma dengan keperkasaan nya, ketangguhan bala tentaranya, daerah kekuasaan yang dulunya sangat luas, dan berbagai macam kesan lain tentang Roma, maka setelah menonton film spartacus, saya yakin anda akan mengubah persepsi anda tentang kerajaan Romawi setidaknya anda akan melihat sisi lain dari kota Roma tempo dulu. mungkin selama ini anda mengenal Marcus Crassus, Julius Caesar, dan penguasa Pompey sebagai orang yang sangatperpect dalam memimpin rakyat romawi tempo dulu khususnya Julius Caesar. akan tetapi dalam film ini, anda akan melihat sisi gelap dan sangat memalukan Raja Roma yang sangat hebat tersebut. apa itu?? silahkan ditonton…Iya, Spartacus memang tidak se populer Habibie dan Ainun, tidak se tenar Iron Man atau pun Transformer, tapi menurutku film Spartacus jauh lebih baik pesan yang hendak diselipkannnya walaupun di film tersebut sangat banyak adegan yang tidak layak di tonton oleh anak dibawah umur.

Spartacus adalah nama tokoh utama dalam film tersebut, julukan yang diberikan oleh Lentulus Batiatus si penguasa Capua kepadanya. spartacus awalnya adalah pasukan Thracian yang ditangkap oleh kerajaan Roma dan di beli oleh Batiatus sebagai budak untuk selanjutnya dilatih menjadi Gladiator. akhir cerita ternyata si pasukan Thracian tersebut seringkali diberkati oleh dewa pada saat bertarung di arena walaupun sebenarnya spartacus adalah sosok yang berfaham freewil dan tidak percaya dengan dewa, sepenuhnya di usahakan oleh manusia termasuk untuk menjadi manusia merdeka harus melawan dengan usaha sendiri tanpa berharap sama dewa.

Musim kering pun terjadi di Capua dan Roma secara luas, pertarungan-pertarungan demi pertarungan di menangkan oleh pasukan Thracia tersebut sampai bintang arena si manusia raksasa yang tidak terkalahkan di arena sepanjang masa. mitos yang diyakini orang Romawi pada ssat itu adalah musim hujan akan datang kalau si raja arena tersebut terkalahkan oleh gladiator lain. walhasil pasukan Thracia tersebut yang mengalahkannya dan sesaat setelah itu turunlah hujan, maka nama “Spartacus (sang pembawa hujan)” diberikan oleh Batiatus kepadanya dan melekat sampai akhir hayatnya.  sampai akhir film, nama asli Spartacus tidak pernah diketahui bahkan sampai sekarang kata orang-orang.

Awal perjuangan kaum budak dimulai dari sini. kalau awalnya, motivasi spartacus melakukan perlawanan terhadap tuannya adalah karena istrinya, Sura yang dibunuh oleh tuannya sendiri demi kepentingan “upeti” dan “kekuasaan” bagi Batiatus agar Spartacus tidak pergi dari ludus (tempat penempaan gladiator) nya, maka pada akhir cerita spartacus berjuang untuk membebaskan semua budak yang ada di Roma. disitulah pesan-pesan dan pelajaran-pelajaran yang ingin disampaikan sama film sangat banyak. pada akhir cerita, spartacus justru melihat semua wajah-wajah Sura, istrinya, pada semua budak yang ada di Roma. nama nya saja budak artinya mereka pasti tertindas.

Saya ingin membahas sosos Spartacus lebih jauh. bagi yang belum pernah menonton film seri (terdiri dari 4 season, masing-masing season terdiri dari kurang lebih 10 seri, tiap seri berdurasi sekitar 1 jam), bersiap-siaplah menghabiskan waktu anda kurang lebih 45 jam. saya yakin anda tidak akan bosan menonton film tersebut. saya saja butuh waktu 1 tahun untuk menonton spartacus sampai selesai ceritanya karena dirilis selama kurang lebuh dua tahun dan dikeluarkan per seri. saya mulai nonton film tersebut pada bulan april 2012 sampai pertengahan april 2013. saking panjangnya ini film, pergantian beberapa tokoh dari satu sesion ke sesion lagi dilakukan khususnya tokoh utama spartacus diganti pada sesion III dan IV karena tokoh spartacus pada sesion II meninggal dunia.

Film seri dari Starz ini saya anjurkan nontonnya jangan sama anak kecil dan orang yang jantungan karena film ini sebenarnya khusus untuk orang dewasa yang ’sehat’. mengapa? karena berisi materi banyak adegan-adegan dewasa bahkan ada yang bilang ini film b*** dan sarat dengan kekerasan. gaya filmnya agak mirip dengan film graphic novel 300 dan gladiator nya Ridley Scott, hanya saja spartacus jauh lebih brutal.

Terlepas dari kekerasan dan seks yang diklaim agar menciptakan nuansa otentik, saya pikir Starz memang berhasil. setiap detail film ini memang benar-benar diperhatikan. contohnya, dalam gaya bahasa orang-orang Roma tidak mengenal kata “yes”, sebaliknya mereka memakai afirmasi yang menguatkan keingignan mereka.

Semua aspek kehidupan hampir disentuh oleh sutradara dalam film tersebut. mulai dari cinta, seks, jilat-menjilat ke penguasa, kekuasaan, kerakusan manusia, kepercayaan kepada sesuatu yang transendental (Tuhan atau Dewa), kerjasama, mengorganisir massa, memprovokasi, strategi perang, manajemen organisasi, kapitalisme dan sosialisme, imajinasi, dan masih banyak lagi. semua sosok penggambaran manusia dimuka bumi ini ada di spartacus dan masih relevan sampai sekarang. pokoknya setelah menonton spartacus, banyak hal yang bisa anda pelajari, belum pernah sebelumnya saya menonton fil sekomprehensif itu. 1 hal yang tidak disinggung mungkin masalah ‘agama’ karena agama pada saat itu mungkin saja belum ada.

Masih tentang sosok spartacus. spartacus adalah simbol perlawanan kaum budak pada jaman romawi kuno, sosok nya sangat bijaksana. dia memimpin puluhan ribu budak untuk melakukan perlawanan terhadap tuannya. jadi, jauh sebelum Karl Marx mengeluarkan pertentangan kelasnya, spartacus lebih dulu mengaplikasikan teori nya Marx. hehehe…

Selain tokoh spartacus, masih ada beberapa tokoh yang terkenal yang berjuang bersama spartacus yaitu Gannicus (gladiator pertama yang mendapatkan kemerdekaannya setelah menjadi pemenang di arena dan generasi I sebelum spartacus menjadi budak), Crixus (pemenang arena generasi II), Agron, Naevia, Oenamous, Nasir, Barca, Lucretia, Lythia, Glaber, Doctore, Batiatus,   Azur, dan masih banyak lagi nama-nama dan sebutan-sebutan lain dalam film tersbut. walaupun pada akhir cerita, Spartacus meninggal (mati syahid) tapi menurutku itulah kemenangan sejati dan perlawanan sesungguhnya dalam sejarah. cerita tentang spartacus pernah ada dan memang fakta, yang bercerita adalah Agron dan Nasir karena 2 tokoh itulah yang tidak mati syahid sampai akhir cerita. tapi namanya film pasti ada sedikit bumbu-bumbunya.

Saya menganggap bahwa Spartacus adalah salah satu Nabi yang tidak tercatat namanya dalam 25 nabi dalam Islam. dia adalah sosok pemimpin sejati yang pernah ada, tidak pernah menyuruh teman nya (bawahannya) tapi dia lebih dahulu yang melakukannya baru menyuruh pengikutnya untuk mengikuti apa yang dilakukannya. tidak seperti pemimpin sekarang, bawahannya dulu yag disuruh kerjakan dan kalau tidak berhasil, bawahan yang jadi korban. spartacus adalah simbol perlawanan abadi terhadap kaum penindas, dan seandainya saya beranda-andai, andaikata spartacus tidak kalah dalam peperangan, maka sejarah dunia akan berubah seperti halnya kemenangan dan cerita-cerita para nabi. spartacus akan dikenang sepanjang masa oleh masyarakat dunia.

Spartacus terdiri dari 3 season. Season I - the God of Arena, Season II - Blood and Sand, Season III - Vengeance, Season IV - War of the Damed. masing-masing season punya ciri khasnya dan saling terkait antara season I sampai III, jadi jangan dilewatkan dan nimati adegan tiap detil nya. saya yakin tidak akan membosankan.

Bagi yang penasaran ingin memelototin film spartacus (anda memang wajib penasaran), anda tidak perlu waktu 1 tahun untuk menunggu seperti saya, karena semua seri nya sudah keluar dan tinggal di download. ada banyak link downloadnya, tinggal googling saja. berikut salah satunya:

http://www.tumblr.com/tagged/spartacus%20download

Semoga anda bisa menjadi spartacus-spartacus modern.. hehehe

Selengkapnya, dapat Anda baca di Blog:

http://themilleniumface.blogspot.com/2013/05/spartacus-nabi-yang-tidak-tercatat.html?updated-min=2013-01-01T00:00:00-08:00&updated-max=2014-01-01T00:00:00-08:00&max-results=22

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Membayar Zakat Fitrah di Masjid Turki, …

Gaganawati | | 27 July 2014 | 22:27

Kiat Menikmati Wisata dengan Kapal Sehari …

Tjiptadinata Effend... | | 27 July 2014 | 19:02

Indahnya Perbedaan :Keluarga Saya yang Dapat …

Thomson Cyrus | | 27 July 2014 | 19:45

Ini Rasanya Lima Jam di Bromo …

Tri Lokon | | 27 July 2014 | 21:50

Punya Gaya “Make Up” Menarik? …

Kompasiana | | 09 July 2014 | 00:21


TRENDING ARTICLES

Temuan KPK: Pemerasaan Pada TKI Capai Rp 325 …

Febrialdi | 26 July 2014 22:14

KPK Lebih Dibutuhkan TKI Ketimbang TNI, …

Fera Nuraini | 26 July 2014 19:21

Taruhan Kali Ini Untuk Jokowi dan Demokrasi …

Hosea Aryo Bimo Wid... | 26 July 2014 19:19

Surat Lebaran untuk Emak …

Akhmad Mukhlis | 26 July 2014 14:40

Daftar Kompasioner yang Berkualitas …

Hendrik Riyanto | 26 July 2014 13:29

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: