Back to Kompasiana
Artikel

Film

Free Idea

Suka membaca dan lalu menulis. Berpikiran terbuka, tanpa sekat. Bebas berpikir, tetapi tidak menjadi liar selengkapnya

Film Jokowi : Harap-harap Cemas ?

OPINI | 21 May 2013 | 01:04 Dibaca: 527   Komentar: 2   0

Jokowi difilmkan, langsung menarik minat untuk menontonnya. Namun begitu tahu produsernya adalah KK Dheeraj langsung berubah pesimis soal bagaimana kualitasnya. Bagaimana tidak KK Dheeraj yang terkenal dengan rumah produksinya K2K Production, seringkali menghasilkan film-film bertajuk komedi seks atau horror seks. Parahnya lagi, KK Dheeraj sering menggunakan artis porno dari luar negeri dalam film-filmnya. Pada tahun 2012, KK Dheeraj sempat dianggap melakukan kebohongan publik berkaitan dengan film “Mr. Bean kesurupan Depe”. Ini dikarenakan pemeran Mr. Bean bukanlah Rowan Atkinson seperti yang sebelumnya diinformasikan.

Berdasarkan berita di media massa, KK Dheeraj rupanya sudah sadar dan tidak mau lagi membuat film horror “kacangan”. Titik balik KK Dheeraj dimulai dengan film “Jokowi”. Film ini akan mengangkat masa kecil hingga dewasa Jokowi dan tidak mengangkat hal yang berbau politik. Jadi tidak akan ada masa ketika Jokowi berjuang menjadi Gubernur DKI dalam film ini. Alasan produser adalah karena masa kecil Jokowi tidak banyak orang yang tahu. Apalagi, menurut pengakuan KK Dheeraj, Jokowi sendiri berpesan agar film tersebut jangan menyinggung politik sedikit pun.

Film “Jokowi” menghabiskan dana Rp. 15 milyar. Syutingnya berlangsung selama sebulan di Kota Solo. Disutradarai oleh Ashar Kinoi Lubis. Film ini dibintangi oleh Teuku Rifnu Wikana (Jokowi), Prisia Nasution (Iriana kekasih Jokowi, yang kini jadi istrinya), Ayu Diah Pasha (Ibu Jokowi), Susilo Badar (Bapak Jokowi), Landung Simatupang (kakek Jokowiy, dan Ratna Riantiarno (Bu Tarti, saksi hidup dari masa kecil Jokowi).

Jika penasaran hendak menonton film “Jokowi” harus bersabar. Film ini rencananya baru diputar tanggal 20 Juni 2013. Satu hari sebelum ulang tahun Jokowi dan dua hari menjelang  ulang tahun DKI Jakarta. Jadi harap-harap cemas nih bagaimana kualitas film “Jokowi”.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Ngensudah, Prosesi Terakhir Adat Kematian …

Aldy M. Aripin | | 07 May 2015 | 02:35

Ditemukan, Bahan Bakar Jet dari Fermentasi …

Dainsyah Vormula Da... | | 07 May 2015 | 07:28

[JNE MALANG] Kompasiana Blogshop & …

Kompasiana | | 10 April 2015 | 15:10

PGA 2015: YKS Kembali, Alpa Acara Net TV, …

Sahroha Lumbanraja | | 07 May 2015 | 07:02

Daftar Kegiatan Kompasiana Mei 2015 …

Kompasiana | | 03 May 2015 | 00:40


TRENDING ARTICLES

Cara Menpora Menghindar dari Reshuffle …

Muhamad Bagus | 3 jam lalu

Setelah Jero Wacik KPK akan Merambah Cikeas? …

Gunawan | 6 jam lalu

Ditahan KPK, JW Minta Bantuan Jokowi, JK dan …

Axtea 99 | 7 jam lalu

Nasib KPK di Era Jokowi …

Musri Nauli | 9 jam lalu

Kesultanan Jogja Di Ambang Kekisruhan? …

Abd. Ghofar Al Amin | 15 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: