Back to Kompasiana
Artikel

Film

Dimyat Aa Dym

Seorang guru dan pendidik di sekolah yang telah mengabdikan dedikasinya untuk tunas-tunas bangsa lebih dari selengkapnya

Film Sang Murobbi, Sang Pencerah dan Sang Kiai Berlomba jadi 3 Besar Film Nasionalis Religius

OPINI | 31 May 2013 | 08:29 Dibaca: 1031   Komentar: 6   1

SANG MUROBBI, SANG PENCERAH DAN SANG KIYAI : BERLOMBA LOMBA MENJADI 3 BESAR

Setelah “orang2” PKS membuat film bernafaskan perjuangan “SANG MUROBBI” yang mengisahkan Alm KH. Rahmat Abdullah. Lalu disusul oleh “orang2” Muhammadiyah dengan judul “SANG PENCERAH” yang terinspirasi dengan perjuangan Alm KH. Ahmad Dahlan

Kini giliran “orang2” NU membuat film sejenis dalam hari ulang tahun NU ke 90 yaitu film dengan judul “SANG KIYAI”  meski dibantah sendiri oleh tokoh NU bahwa filmnya ini tidak ada kaitan dengan kepentingan politik menjelang Pemilu 2014.

Dalam akun twitternya …..

Akankah “orang2” PDIP membuat film yang sama tentang sosok Bung Karno misalnya dengan judul “SANG PROKLAMATOR” atau “orang2” Golkar dengan judul “SANG PEMBANGUN”  maka akan semakin semaraklah perfilman kita dan perpolitikan kita.

Gara-gara PKS inilah memang dunia politik kita menjadi lebih dinamis, karena PKS sering membuat hal-hal yang baru dan terkadang melawan arus, tetapi kiprahnya itu sering diikuti oleh parpol lainnya, masih ingat ketika zaman dahulu tidak ada satupun partai yang membuat spanduk tentang menyambut bulan suci Ramadhan dengan mengucapkan “Marhaban Ya Ramadhan” maka saat ini hampir semua partai membuatnya.

Jika demikian adanya maka tak berlebihanlah jika PKS menyatakan dirinya sebagai PARTAI DAKWAH dan sangat wajar pula jika pada pemilu 2009 lalu menjadi partai politik Islam yang terbesar di negeri ini mengalahkan PPP, PAN dan PKB. Padahal PKS secara organisasi politik baru muncul belakangan, yakni pada era REFORMASI 1998.

Begitu juga dengan istilah “3 BESAR” PKS lah yang pertama kali memproklamirkan dan sangat gencar ditekankan kepada para kader serta simpatisannya. Selain liqo pekanan sebagai sarana untuk mengcash ruhiyah mereka, kali ini ada juga kegiatan rutin yang disebut dengan istilah LT3BESAR (Liqo Tansyiqi Tarbawi Tiga Besar).

Jika semua berlomba-lomba menuju 3 seperti yang dilakukan PKS maka tagline baru PKS yakni: CINTA – KERJA – HARMONI bukan hanya milik PKS tapi milik semua partai bahkan milik kita dan bangsa kita semuanya, Selamat kepada PKS. Keberadaan anda PKS di negeri ini memang menjadikan politik kita dinamis seperti kata iklan “Ga Ada Loe…..Ga Rame”.

Terutama 3 partai Islam dan berbasis massa islam seperti PKB, PKS, dan PAN sebagai 3 partai islam besar di negeri ini bisa melakukan sinergi dan aliansi dalam rangka dakwah yang lebih luas lagi.  Selamat berlomba menuju 3 besar di tahun politik ini menuju tahun demokrasi 2014. Semoga dari sana muncullah perbaikan dalam segala bidang terutama bidang agama, pendidikan, ekonomi dan sosial kemasyarakatan.

Iklan PKS terkait KH Ahmad Dahlan dan Soekarno : http://www.youtube.com/watch?v=xud77nWcnOk

Sang Kiyai (2013)  : http://www.youtube.com/watch?v=l9v0pzrlb6o

Sang Pencerah (2010)  : http://www.youtube.com/watch?v=m7AcS7K6plw

Sang Murobbi (2008) : http://www.youtube.com/watch?v=eVod-ukVhv8

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tarian Malinau yang Eksotis Memukau Ribuan …

Tjiptadinata Effend... | | 24 November 2014 | 11:47

Ini Sumber Dana Rp 700 T untuk Membeli Mimpi …

Eddy Mesakh | | 24 November 2014 | 09:46

Saatnya Kirim Reportase Serunya Nangkring …

Kompasiana | | 12 November 2014 | 11:39

Nyicipi Rujak Uleg sampai Coklat Hungary di …

Mas Lahab | | 24 November 2014 | 16:16

Olahraga-olahraga Udara yang Bikin Ketagihan …

Dhika Rizkia | | 11 November 2014 | 13:41


TRENDING ARTICLES

Tjiptadinata, Menang Karena Senang …

Felix | 7 jam lalu

Butuh Rahma Azhari untuk Bekuk Filipina? …

Arief Firhanusa | 9 jam lalu

Tanggapan Negatif Terhadap Kaesang, Putera …

Opa Jappy | 10 jam lalu

Sikap Rendah Hati Anies Baswedan dan Gerakan …

Pong Sahidy | 11 jam lalu

Putra Presiden Konsumsi Babi …

Muhammad Armand | 12 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: