Back to Kompasiana
Artikel

Film

Ano Hana Anime persahabatan yang bikin banjir air mata

OPINI | 11 June 2013 | 23:31 Dibaca: 1461   Komentar: 3   1

13709688271357598078Mungkin anime ini sudah gak asing bagi para penggemar anime di Indonesia, Anime ini berjudul lengkap “Ano Hi Mita Hana no Namae wo Bokutachi wa Mada Shiranai”  yang mempunyai arti “kita masih belum tahu nama bunga yang kita lihat hari itu”, yang sering dikenal “Ano Hana” atau dalam bahasa Indonesianya “bunga itu”, anime ini memiliki 11 episode yang diproduksi oleh A-1 Pictures dan disutradarai oleh Tatsuyuki Nagai , Anime ini ditayangkan di Fuji TV ’s noitaminA blok antara April dan Juni 2011.

Menceritakan tentang 6 orang anak(Jintan, Menma, Anaru, Yukiatsu, Tsuruko, poppo) yang berteman baik dan membentuk “Super Peace Busters” bersama, dan suatu ketika Menma meninggal, kematian menma nampaknya sangat berdampak terhadap kehidupan mereka dan Secara perlahan mulai berpencar dan mulai menjalani hidup masing-masing.

Beberapa tahun kemudian setelah mereka remaja, Menma muncul dihadapan jintan, dan hanya Jintan yang dapat berinteraksi terhadap Menma, Menma pun meminta terhadap jintan agar Permohonannya terkabul dan Menmapun tak tau permohonan apa yang Menma minta, tetapi jintan yakin bila permohonannya tersebut berhubungan dengan “Super Peace Busters”, dan akhirnya jintan pun berusaha agar sahabat-sahabatnya dulu berkumpul, dan melelui debat yang panjang akhirnya “Super Peace Busters” kembali berkumpul dan berusaha mengabulkan permohonan menma yang masih belum diketahui apa permohonan Menma tersebut.

Cerita ini sangat bagus dikarenakan jalinan persahabatan yang masih kuat setelah bertahun-tahun para tokoh mulai terpencar dan hidup dengan banyaknya perubahan yang terjadi pada mereka, ditambah Ending Theme film yang sangat pas buat anime ini, dan banyak makna yang dapat diambil dari film ini tentang arti persahabatan.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kisah Haji Warto tentang Lumpur Lapindo …

Windu Andhika | | 17 April 2014 | 14:58

Introspeksi Pascapemilu (Kado buat Caleg …

Nurjanah Nitura | | 17 April 2014 | 11:14

Tahan Nafas di Kereta Gantung Ngong Ping …

Eddy Roesdiono | | 17 April 2014 | 15:42

Parkir Sebabkan PAD Bocor …

Eta Rahayu | | 17 April 2014 | 14:54

Inilah Pemenang Kompasiana - ISIC 2014 Blog …

Kompasiana | | 17 April 2014 | 15:52


TRENDING ARTICLES

Meski Tak Punya Ijin, JIS Berani Menolak …

Ira Oemar | 8 jam lalu

Agar Tidak Menyusahkan di Masa Tua …

Ifani | 16 jam lalu

Menguji Nyali Jokowi; “Say No to …

Ellen Maringka | 16 jam lalu

Dinda, Are You Okay? …

Dewi Nurbaiti | 16 jam lalu

Pelajaran Mengenai Komentar Pedas Dinda …

Meyliska Padondan | 17 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: