Back to Kompasiana
Artikel

Film

Ano Hana Anime persahabatan yang bikin banjir air mata

OPINI | 11 June 2013 | 23:31 Dibaca: 1827   Komentar: 3   1

13709688271357598078Mungkin anime ini sudah gak asing bagi para penggemar anime di Indonesia, Anime ini berjudul lengkap “Ano Hi Mita Hana no Namae wo Bokutachi wa Mada Shiranai”  yang mempunyai arti “kita masih belum tahu nama bunga yang kita lihat hari itu”, yang sering dikenal “Ano Hana” atau dalam bahasa Indonesianya “bunga itu”, anime ini memiliki 11 episode yang diproduksi oleh A-1 Pictures dan disutradarai oleh Tatsuyuki Nagai , Anime ini ditayangkan di Fuji TV ’s noitaminA blok antara April dan Juni 2011.

Menceritakan tentang 6 orang anak(Jintan, Menma, Anaru, Yukiatsu, Tsuruko, poppo) yang berteman baik dan membentuk “Super Peace Busters” bersama, dan suatu ketika Menma meninggal, kematian menma nampaknya sangat berdampak terhadap kehidupan mereka dan Secara perlahan mulai berpencar dan mulai menjalani hidup masing-masing.

Beberapa tahun kemudian setelah mereka remaja, Menma muncul dihadapan jintan, dan hanya Jintan yang dapat berinteraksi terhadap Menma, Menma pun meminta terhadap jintan agar Permohonannya terkabul dan Menmapun tak tau permohonan apa yang Menma minta, tetapi jintan yakin bila permohonannya tersebut berhubungan dengan “Super Peace Busters”, dan akhirnya jintan pun berusaha agar sahabat-sahabatnya dulu berkumpul, dan melelui debat yang panjang akhirnya “Super Peace Busters” kembali berkumpul dan berusaha mengabulkan permohonan menma yang masih belum diketahui apa permohonan Menma tersebut.

Cerita ini sangat bagus dikarenakan jalinan persahabatan yang masih kuat setelah bertahun-tahun para tokoh mulai terpencar dan hidup dengan banyaknya perubahan yang terjadi pada mereka, ditambah Ending Theme film yang sangat pas buat anime ini, dan banyak makna yang dapat diambil dari film ini tentang arti persahabatan.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Johannes Karundeng Mengajari Kami Mencintai …

Nanang Diyanto | | 21 September 2014 | 15:45

Kompasianers Jadi Cantik, Siapa Takut? …

Maria Margaretha | | 21 September 2014 | 16:51

Kaizen dan Abad Indonesia …

Indra Sastrawat | | 21 September 2014 | 15:38

Kucing Oh Kucing …

Malatris | | 21 September 2014 | 16:00

[Daftar Online] Nobar Film “Tabula …

Kompasiana | | 21 September 2014 | 10:33


TRENDING ARTICLES

Logika aneh PKS soal FPI dan Ahok …

Maijen Nurisitara | 9 jam lalu

Usai Sikat Malaysia, Kali ini Giliran Timor …

Achmad Suwefi | 13 jam lalu

Warga Menolak Mantan Napi Korupsi Menjadi …

Opa Jappy | 13 jam lalu

Warisan Dapat Jadi Berkah untuk …

Tjiptadinata Effend... | 13 jam lalu

Jokowi Tak Pernah Janji Rampingkan Kabinet …

Felix | 17 jam lalu


HIGHLIGHT

Sebuah Persembahan untukmu Gus…. …

Puji Anto | 10 jam lalu

Omne Trium Perfectum dan Tri-PAR …

Sam Arnold | 10 jam lalu

Saat R-25 Menjawab Hasrat Pria …

Zulfikar Akbar | 10 jam lalu

2 Tahun di Kompasiana Membukukan Sejumlah …

Thamrin Sonata | 11 jam lalu

Sombong Kali Kau …

Ian Ninda | 11 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: