Back to Kompasiana
Artikel

Film

Gendeng Irng

seorang penulis pemula

Azazel Namanya, Musuh Bima Satria Garuda!

OPINI | 24 September 2013 | 10:41 Dibaca: 1801   Komentar: 2   0

hahay, penantian saya antiklimaks.
menunggu pertarungan dua sosok serupa di tokusatsu lokal bima satria garuda, akhirnya cerita berjalan dalam suspens yang bukan harapan saya. memang tidak salah penulisnya, toh ini karyanya.
bima memang kalah dari kembarannya, yang ternyata mikail yang diberi power stone hitam oleh rasputin. berubah jadi tokoh kembaran bima bernama “azazel” itu, mikail sontak amnesia dan jadi prajurit rasputin. bima hampir kalah, untunglah monster kobra suruhan topeng besi menginterupsi duel tersebut.
konflik berkembang jadi perseteruan azazel dan topeng besi untuk pamer kekuatan demi jadi pelayan terbaik rasputin. well, cerita pertarungan bima dan azazel masih perlu waktu beberapa episode lagi.
kecewa, tapi beberapa tanya terjawab. azazel jelmaan bayangan hitam dalam ksatria baja hitam. dia akan jadi musuh bima yang tak sulit dikalahkan, walau mungkin kelak akan membantu bima manakala amnesianya sembuh.
saya coba browsing google kali ini. ternyata gambar azazel masih sangat minim walau di lapak mbah google sekalipun. info lain yang saya dapat, kisah ini hanya akan tayang 26 episode dalam rencana. pertanyaan saya, apakah tak akan sangat singkat petualangan rey, rendy, dan rena kali ini. padahal baru 3 power stone yang terekspos sejauh 13 episode ini. belum tampak kekuatan asli rasputin yang katanya memegang 4 power stone lainnya?
kalau memang ada rencana bima satria garuda season 2, semoga kelak tak diisi konflik yang dibuat-buat bak sinetron tv lainnya.
kenapa saya begitu concern dengan film anak-anak ini? semata karena saya rasa bima adalah implementasi dari jagoan impian masa kecil saya yang terkontaminasi kotaro minami action. namun melihat cerita kamen rider jepang di era heisei lainnya begitu menarik, kompleks, dan dewasa; saya berharap bima pun punya kisah yang sama.
coba tonton kuuga sampai wizard, anda akan heran dan tak akan begitu saja melabeli kisah kamen rider jadi tontonan anak semata. saya juga baru sadar setahun terakhir sih.
ya sudahlah, terus berjuang yah bim, semangat!

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

ISIS: Dipuja atau Dihindari? …

Baskoro Endrawan | | 26 July 2014 | 02:00

Quo Vadis Jakarta Baru? …

Shendy Adam | | 25 July 2014 | 14:41

Sensasi Rafting di Kali Oyo Gunungkidul …

Tri Lokon | | 25 July 2014 | 15:27

Keras, Tegas dan Tajam Suara Politik di …

Hendrik Riyanto | | 25 July 2014 | 12:45

Ikuti Lomba Resensi Buku Tanoto Foundation! …

Kompasiana | | 11 July 2014 | 16:12


TRENDING ARTICLES

Legitimasi Pilpres 2014, Gugatan ke MK dan …

Michael Sendow | 8 jam lalu

Risma dan Emil Lebih Amanah Dibanding …

Leviana | 8 jam lalu

Analisis Prosedur Sengketa Hasil Pilpres …

Muhammad Ali Husein | 9 jam lalu

Jokowi: The First Heavy Metal’s …

Severus Trianto | 11 jam lalu

Dilema MK …

Akhmad Yunianto | 14 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: