Back to Kompasiana
Artikel

Film

Ahmad Imam Satriya

mencintai 3 wanita cantik Rizka, Adzra dan Rania

Film The Internship: Belajar Berhijrah Teknologi

REP | 10 October 2013 | 14:38 Dibaca: 213   Komentar: 0   0

13813907051304562462

dari tech.co

Film ini memberi bobot pada transformasi manusia yang tadinya merem teknologi menjadi melek teknologi. Dua orang komedian, Vince Vaughn dan Owen Wilson berusaha menyadarkan kita untuk tidak ada salahnya mencoba sesuatu yang baru. Mencoba teknologi baru pada kegiatan atau usaha yang kita lakukan. Mereka berusaha melakukan sesuatu yang baru dengan google, dari yang sebelumnya marketing konvensional berubah menjadi marketing digital.

Aktor utama kita ini dipecat oleh perusahaan yang memperkerjakan mereka di bagian marketing. Mereka bertemu muka dengan klien untuk memasarkan produknya, mereka terbilang sukses. Sampai suatu waktu mereka dipecat dan digantikan dengan teknologi digital. Pencarian kerjaan mereka setelah itu bermuara pada google yang menerima mereka untuk melakukan pelatihan terlebih dahulu kemudian diseleksi dan akhirnya jika terseleksi mereka menjadi karyawan tetap. Inilah yang dinamakan internship. Tentu bukan pekerjaan yang mudah secara mereka ga ngerti sama sekali komputer.

Disini mulai muncul bobot film ini. Mereka terpilih untuk ikut internship karena keunikan mereka. Nilai unik mereka adalah mereka lebih tua dari anak muda pada umumnya. Dengan pengalaman yang mereka punya dan keinginan orang dewasa yang ada pada diri mereka, nilai plus mereka dapatkan sehingga para trainer google tertarik untuk mengikutsertakan mereka. Mereka pun dalam tim internship digabungkan dengan rekan muda yang unik-unik. Ada anak muda yang sulit bersosialisasi karena homeschooling terus, ada anak pendiam banget. Jadilah tim mereka tim unik!

Kegiatan yang dilakukan di google ini bermacam-macam, ada yang mirip banget sama permainan bolanya Harry Potter, dan ada tim work lainnya. Mirip dengan Outbond. Mereka juga harus memasarkan program google kepada industri kecil, termasuk juga mereka harus menjadi operator google. Dari orang yang ga ngerti teknologi, duo komedian ini menjadi orang yang melek teknologi walaupun di usia yang tua. Dalam prjalanannya, tidak gampang menjadi pemenang, walau mereka tetap berusaha.

Lawan mereka dalam film ini adalah tim yang memiliki ketua yang sombong dan congkak. Sehingga dipilihlah oleh sang ketua yang sombong ini anggota nya yang pinter-pinter. Akan tetapi dalam perjalanannya mereka banyak melakukan kecurangan termasuk mengancam duo komedian ini. Sepak terjang yang mereka lakukan cukup membuat tim aktor utama bergidik.

Menjadi tua yang merem teknologi bukanlah hal yang menakutkan. Ada kesempatan untuk belajar, maka gunakanlah kesempatan itu. Dari pegawai yang takut dan ga ngerti teknologi komputer kemudian belajar dengan giat sehingga sampailah pada kemampuan yang diinginkan tentu membutuhkan semangat dan niat yang tidak kecil, tetapi selama kesempatan itu kita gunakan dengan baik, tentu hasilnyapun ada. Itulah yang dialami duo komedian ini, yang akhirnya terpilih menjadi karyawan tetap google.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Petrus Lengkong, Seniman Dayak, Pensiunan …

Emanuel Dapa Loka | | 20 September 2014 | 08:56

Menilik Kasus Eddies Adelia, Istri Memang …

Sahroha Lumbanraja | | 20 September 2014 | 11:51

Puluhan Kompasianer Tanggapi Ulah Florence …

Kompasiana | | 20 September 2014 | 10:24

Wow… Peringkat FIFA Indonesia Melorot Lagi …

Hery | | 20 September 2014 | 09:35

Beli Bahan Bakar Berhadiah Jalan-jalan ke …

Advertorial | | 20 September 2014 | 07:12


TRENDING ARTICLES

Jokowi Pernah Disumbang Tahir, Kenapa TNI …

Aqila Muhammad | 4 jam lalu

Heboh!Foto Bugil Siswi SMP Di Jakarta …

Adi Supriadi | 6 jam lalu

Kisah Perkawinan Malaikat dan Syaiton …

Sri Mulyono | 7 jam lalu

Beda Kondisi Psikologis Pemilih Jokowi …

Rahmad Agus Koto | 7 jam lalu

Hanya di Indonesia: 100 x USD 1 Tidak Sama …

Mas Wahyu | 7 jam lalu


HIGHLIGHT

Gas Elpiji 12 Kg dan Elpiji non subsidi …

Asep Wildan Firdaus | 7 jam lalu

Wow! Demi Cinta, Wanita Ini Tinggalkan …

Handarbeni Hambegja... | 7 jam lalu

Sempol, Desa Eropa di Kaki Gunung Ijen …

Mawan Sidarta | 8 jam lalu

Memangnya di Sorga Ada Apa?? …

Fenusa As | 8 jam lalu

Menikmati Penyakit Hati …

Orang Bijak Palsu | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: