Back to Kompasiana
Artikel

Gosip

Ambu Kaka

Ambu itu sama dengan Bunda, Emak, Enyak, Ibu, Mama, Mami, Ummi……. Ambu Kaka, ya Emaknya Kaka selengkapnya

Jangan Suruh Saya Nyanyi Dangdut

OPINI | 14 January 2010 | 13:49 Dibaca: 409   Komentar: 21   4

Setiap kali sesi perkenalan dan ketika saya katakan saya berasal dari Tasikmalaya, orang-orang selalu menanyakan apakah saya bisa nyanyi dangdut? Ups, kenapa selalu saja pertanyaan seperti itu terlontar kepada saya?

Bahkan saat harus melalui masa-masa opspek di Universitas saya dulu, saya ditodong senior saya untuk nyanyi dangdut. Huh…., daripada harus nyanyi dangdut, saya lebih rela disuruh lari keliling lapangan. Tapi cukup lapangan tenis meja saja ya… hehehe….

Tentu saja saya menolak mentah-mentah permintaan senior saya. Biarlah saya rela dihukum, daripada harus nyanyi dangdut. Ada beberapa alasan saya menolak untuk nyanyi dangdut.

Pertama, saya bukan seorang dangduter. Bukan saya anti atau alergi terhadap musik yang konon diadaptasi dari musik melayu ini. Tapi jujur saja, tak satupun lagu dangdut yang saya hapal. Boro-boro lagu dangdut, lagu pop saja, saya tak pernah mampu menghapalnya.

Kedua, apa kata dunia jika suara sember ini harus nyanyi dangdut yang full cengkok. Jangankan nyanyi dangdut, nyanyi lagu wajib nasional saja, hanya bisa saya lakukan secara lip sing.

Ketiga, ah pokoknya jangan pernah suruh saya untuk menyanyi.

Kembali kepada selalu munculnya pertanyaan yang sama setiap kali saya sebutkan asal usul saya, bisa jadi karena ada beberapa seleb dangdut asal Tasikmalaya yang berjaya di blantika musik dangdut Indonesia.

Sebut saja Raden Haji Oma Irama atau dikenal dengan Rhoma Irama, lahir di Tasikmalaya 11 Desember 1946, adalah musisi dangdut Indonesia, yang sudah menelorkan ratusan album. Rhoma Irama juga piawai dalam menciptakan lagu-lagu berirama dangdut yang melegenda. Sebut saja Begadang, yang sampai sekarangpun masih asyik untuk didengarkan. Maka sungguh pas jika Bang Haji diberi julukan Raja Dangdut, karena memang belum ada musisi dangdut lain yang mampu menyamainya.

Kemudian, dari Tasikmalaya muncul juga Itje Trisnawati yang terkenal dengan Duh Engkang-nya yang cukup meledak. Bahkan dari hasil penjualan kaset Duh Engkang ini, Itje mampu membangun sebuah masjid yang cukup megah di daerah kelahirannya, di Kecamatan Jamanis Tasikmalaya. Masjid tersebut akhirnya terkenal dengan sebutan Masjid Duh Engkang atau Masjid itje.

Pelantun lagu “Selamat Malam” Evie Tamala, juga berasal dari Tasikmalaya. Penyanyi yang bernama asli Cucu Suryaningsih ini adalah warga Cigalontang, sebuah Kecamatan di Tasikmalaya. Bahkan konon, nama Tamala adalah singkatan dari Tasikmalaya.

Jangan lupa juga dengan kakak adik Vety Verra dan Alam. Mereka adalah kelahiran Ciawi Tasikmalaya. Atau Cucu Cahyati yang amat piawai bergoyang, adalah salah seorang pentolan Tasikmalaya juga.

Tapi ah, apa karena keberhasilan para seleb tersebut berarti semua orang yang berasal dari Tasikmalaya pasti jago nyanyi Dangdut? Aduh mak…, saya sih pengecualian. Jadi tolong, jangan suruh saya untuk nyanyi dangdut (bahkan nyanyi pop sekalipun). Kalau saya memaksakan diri menyanyi…., Apa Kata Dunia…???

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Memotret Manusia Api …

Nanang Diyanto | | 19 September 2014 | 17:32

“Kita Nikah Yuk” Ternyata …

Samandayu | | 19 September 2014 | 08:02

Masa sih Pak Jokowi Rapat Kementrian Rp 18 T …

Ilyani Sudardjat | | 19 September 2014 | 12:41

Seram tapi Keren, Makam Belanda di Kebun …

Mawan Sidarta | | 19 September 2014 | 11:04

Dicari: “Host” untuk …

Kompasiana | | 12 September 2014 | 16:01


TRENDING ARTICLES

Wajar, Walau Menang Atas Malaysia, Peringkat …

Achmad Suwefi | 9 jam lalu

Memilih: “Kursi yang Enak atau Paling …

Tjiptadinata Effend... | 10 jam lalu

Ahok Rugi Tinggalkan Gerindra! …

Mike Reyssent | 12 jam lalu

Ahok Siap Mundur dari DKI …

Axtea 99 | 17 jam lalu

Surat untuk Gita Gutawa …

Sujanarko | 20 jam lalu


HIGHLIGHT

Ini Dia ‘God Of Gamblers’ Dunia …

Djarwopapua | 7 jam lalu

Ahok, Sang Problem Solving …

Win Winarto | 7 jam lalu

Sudut Korner Senja Pelipur Lara …

Ishadi Ishak | 7 jam lalu

Rupiah Dipermainkan? …

Heno Bharata | 7 jam lalu

“Evan Dimas dan Paolo Sitanggang di Atas …

Leonardi | 7 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: