Back to Kompasiana
Artikel

Gosip

Abanggeutanyo

Pengamat : Mengamati dan Diamati

Agen Wanita Mossad-Israel ‘Bidik’ Pria Indonesia

OPINI | 15 June 2010 | 07:52 Dibaca: 10721   Komentar: 19   5

Awas

Jika ada “Piala Dunia” perlombaan Intelejen seluruh dunia , (mungkin) urutan pertama saat ini adalah Mossad. Intelejen ini  paling agresif dan masif menjalankan misinya secara sistematis dan terkordinir. Itelejen ini terkenal sangat brutal dan tidak menjunjung HAM atas sasaran yang mereka incar. Urusan salah sasaran, itu nomor dua, yang penting tugas dan misi diselesaikan “secepat kilat.”

Institusi ini pertama sekali dibentuk tidak lama setelah pembentukan Negara Israel. Mossad mulai dibentuk pada  3 Desember 1949. Kemudian diresmikan oleh Perdana Menteri Israel David ben Gurion pada 1 April 1951.

Idea pembentukan Intelejen Mossad muncul akibat mereka merasakan berada dalam “kepungan” musuh sehingga memerlukan sebuah dinas yang mampu  memberikan informasi lebih awal dengan akurat. Fungsi utamanya adalah mengkoordinasikan  informasi menjadi solusi yang tepat sasaran. Informasi didapatkan melalui pengumpul informasi tertutup (spionase) maupun melalaui informasi terbuka dari informan atau agen-agen yang di susupkan kepada obyek yang akan mereka teliti.

Mossad,sejak kehadirannya menjadi momok paling ditakuti oleh Negara-negara Arab. Sistem dan kerja mereka benar-benar efektif dan eifisen, sehingga jarang sekali memperoleh informasi yang keliru dengan kenyataan (walaupun ada terjadi beberapa kali).

Agresifitas Mossad (Pria dan wanita) kini bukan saja di sekitar Timur Tengah, tapi sudah menjelajah dan merambah ke seluruh Dunia. Mereka memiliki anggota sekitar 2000-2500 orang  di seluruh dunia (untuk konsumsi publik. Sedangkan informasi sebenarnya tentu dirahasiakan).

Wanita cantik, cerdas dan menarik khusus direkrut dan dibekali doktrin serta ketrampilan khusus selama 2 tahun oleh Collection Departement. Wanita ini benar-benar tersamar jika melakaukan infiltrasi ke jantung pertahanan musuh atau ke jantung sasaran yang akan dituju.

Di dalam Tubuh Organisasi Mossad, terdiri atas beberapa departemen, yaitu :

  • Collections Department (Pengumpulan Informasi dari spionase, informan maupun media masa. Termasuk didalam nya adalah pengkaderan dan merekrut anggota baru).
  • Political Action and Liaison Department (Menterjemah informasi dan prakiraan sebab akibat, Petugas yang dikirim secara resmi ke Negara lain, mengikuti acara kenegaraan).
  • Special Operations Division, atau disebut Metsada (Pelaksana Eksekusi)
  • LAP (Lohamah Psichlogit)Department (Pembinaan mental dan psikologis serta doktrinasi anggota.
  • Research Department (penelitian, teknologi informasi, pengembangan studi kasus dan lain-lain)

Mossad dan jaringannya tersebar keseluruh penjuru dunia, khususya di dunia dengan penduduk Muslim yang besar, mampu memperalat dan menggunakan perseorangan, individu atau organisasi. Mereka yang diperalat itu tanpa disadari sedang digunakan oleh Mossad untuk mencapai targetnya.

Beberapa  catatan penting “kreasi” Mossad , di luar arena Perang adalah :

Pada tahun 1954, agen Israel yang bekerja di Mesir memasang bom di beberapa gedung, termasuk fasilitas diplomatik Amerika Serikat, dan akan meninggalkan bukti bahwa yang melakukan kejahatan tersebut adalah orang Arab.

Pada tahun 1982, Abu Nidal adalah seorang agen Hitam Ops Israel, menyerang toko deli Jewish Goldenberg di Paris. 6 terbunuh dan 20 luka, di antaranya 2 Yahudi

Pada 1984, Zionist Jews mengadakan protes di luar kedutaan besar Libia di London. Sekitar 25 orang Polisi Inggris dipakai untuk mengawasi jalannya demonstrasi. Ketika demonstrasi sedang berlangsung, tembakan meledak dan seorang Polisi wanita bernama Yvonne Fletcher terbunuh. Flase Flag Israel memakai pembunuhan Policewoman Fletcher ini, untuk membuat pendapat dunia memusuhi Libya.

Bulan April 1988, Mossad juga membunuh Abu Jihad di Tunisia melalui operasi Khusus yang sangat rapi.

Pada tanggal 4 Januari 2010, kelompok pembunuh Mahmoud Al Mabhouh, pejabat Hamas terbunuh di sebuah hotel mewah di Dubai terbukti dilakukan oleh Israel. Unit Kidon (Kidon dalam bahasa Ibrani, berarti Bayonet) dari Mossad dituduh sebagai pelakunya.
Masih banyak lagi Kegiatan Mossad yang tidak dapat disebut satu persatu di dalam postingan ini, lengkapnya anda dapat lihat di List of Israeli Assasinations, di Wikipedia Englsih version.

Perlengkapan Senjata standard agen Mossad :

Glock Pistol, MK 19 Grenade Launcher, IMI Negev Machine Gun,   Tavor TAR-21 (all version),    Para Micro-Uzi,   M4 Carbine,  Remington 870,   M24-Sniper System, Perangkat Teropong dan Navigasi serta Radio Gelombang Khusus.

Beberapa Dinas Intelijen se Dunia lainnya yang terkenal adalah : CIA/ USA; KAGB/Uni Soveit, kemudian diganti nama menjadi FSB; M16/Inggris; BAIS/ Indonesia; STASI (dahulu Jemran Timur); ASIO/ Australia dan DIE/ Rumania.

Khusus di Indonesia, Badan Intelijen Strategis (BAIS) tmengkoordinasikan beberapa satuan intelejen lainnya, yakni : Badan Intelejen Nasional. Kemudian ada Komando Khusus Group IV Sandi Yudha dan Goup V Anti Teror Kopassus. Dan Detasemen Jala Mangkara milik Angkatan Laut. Terakhir Densus 88 juga memiliki badang intelejen tersendiri. Badan Intelejen RI juga terkenal di seluruh Dunia . Walau tidak bombastis atau “wah” seperti Mossad tapi mampu bekerja cepat dan efektif walau dengan infrastruktur belum sekaliber Mossad, CIA, ASO dan lain-lain.

Demikianlah aktifitas Mossad di seluruh Dunia.. Lalu kabar terakhir menyebutkan bahwa adanya perhatian Mossad ke Indonesia karena Negeri ini termasuk paling banyak penduduk Muslimnya di seluruh Dunia.. Apa kepentingan Israel melalui Mossad di sini?.. Banyak, antara lain adalah :

  1. Mengkondisikan Teroris dan menyiapkan unit anti teror secara individual.
  2. Mengindentifikasikan dan melumpuhkan  tersangka Teroris atau musuh yang paling dicari-cari dunia.
  3. Mengkondisikan opini publik tentang suatu hal yang sedang ngetren
  4. Mencari agen, spionase atau informan untuk ‘mengurus’  tempat mereka akan beroperasi
  5. Tujuan penguasaan sentra Ekonomi lainnya, misalnya penguasaan pertambangan dan kilang minyak dan gas bumi.
  6. Menyebarkan berbagai informasi yang bersifat meracuni generasi terhadap rasa cinta  kepada bangsa dan tanah air.
  7. Mengindentifikasi penyebar berita permusuhan yang mendalam dan merugikan Israel. (Mudah-mudahan info ini tidak termasuk dalam katagori benang merah mereka..he..he..he)

Khusus nomor 4 (empat) di atas, ada kemungkinan agen wanita Israel datang berkunjung sebagai wisatawan atau pelancong dan bertemu dengan Anda. Mereka lemah gemulai, cantik, Indah mempesona seolah-olah putri dari Kahyangan, merayu Pria Indonesia untuk dijadikan mata-mata atau dijadikan obyek pembuat kekacauan…Jadi berhati-hatilah kita semua (termasuk saya sendiri)..

Kadang terpikir oleh kita, terlalu berani mengeritik Israel, bisa berabe, tiba-tiba saja sudah ada wanita cantik dan mempesona mengaku-ngaku dari Bandung misalnya, gak tahunya sedang dibidik oleh Mossad. Apalagi berhasil menucuri informasi penting  tentang Mossad, wah bisa runyam kalau tiba-tiba saja sudah dibawa ke Israel untuk diinterogasi di sana… he..he..he… Semoga tidak demikian, bukan.??

Maka dari itu :  waspadalah…!

Semoga bermanfaat..

Salam abanggeutanyo.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Sambut Sunrise Dari Puncak Gunung Mahawu …

Tri Lokon | | 28 July 2014 | 13:14

Pengalaman Adventure Taklukkan Ketakutan …

Tjiptadinata Effend... | | 28 July 2014 | 19:20

Membuat Hidangan Lebaran di Moskow (Jika …

Lidia Putri | | 28 July 2014 | 17:08

Kampanye Wisata Thailand’s Best …

Olive Bendon | | 28 July 2014 | 16:49

Punya Gaya “Make Up” Menarik? …

Kompasiana | | 09 July 2014 | 00:21


TRENDING ARTICLES

Pijat Ala Dubai International Airport …

Ardi Dan Bunda Susy | 12 jam lalu

Jangan Terlalu Berharap Banyak Pada Jokowi …

Bambang Srijanto | 13 jam lalu

Berlebaran Tetap Gaya dengan Kaos Kompasiana …

Topik Irawan | 14 jam lalu

Jangan Nanya Panci ke Polisi Amerika …

Usi Saba Kota | 17 jam lalu

” Dari Tahun Ketahun Tak Pernah …

Rere | 22 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: