Artikel

Humor

Guntur Suyasa

TERVERIFIKASI

Jadikan Teman | Kirim Pesan

Saya pencinta tanaman, sejarah, filsafat,olahraga dan komik. Profesi saya pemandu wisata untuk wisatawan Prancis. Lahir di Bali, dan pernah tinggal lama di Yogyakarta. Suka menulis terutama saat musim "low season" pariwisata. Berlatih Yoga dan Chi Kung untuk kesehatan.

Lelucon Prancis


OPINI | 30 November 2010 | 22:12 Dibaca: 210   Komentar: 5   1 dari 1 Kompasianer menilai Menarik

Lelucon Prancis

G. Suyasa

1291129792851197254
Seorang teman, Pierre, mengirimkan sebuah lelucon Prancis yang menarik buat saya. Ia meminta saya mengirimkannya sebuah lelucon nusantara sebagai balasan. Tapi saya kesulitan mencari lelucon yang bagus karena acap kali lelucon kita rada jorok. Bagi teman-teman yang sudi mengirimi saya sebuah lelucon indonesia yang sehat, saya ucapkan terima kasih di depan : ).. Berikut terjemahan lelucon tersebut ke dalam bahasa Indonesia.

““
Di sebuah peternakan, seekor kuda jatuh sakit. Dokter hewan berkata kepada orang desa pemiliknya:
Aku suntik dia dengan obat, kalau dalam tiga hari ia tidak pulih, kamu harus menjagalnya.”
Si babi yang mendengar itu semua, berkata kepada si kuda: “Bangun-bangun!”
Tapi si kuda terlalu letih.
Hari kedua si babi berkata: “Ayo, cepatlah bangun!”
Tapi si kuda masih terlalu letih.
Hari ketiga si babi berkata:”Ayo, bangun kamu, kalau tidak mereka akan menjagalmu!”
Kemudian dalam usaha terakhirnya, si kuda bangkit.
Karena gembira, si petani berkata: “Kita harus merayakan ini: kita sembelih si babi!”

Moralitas : Uruslah dirimu sendiri dan tutup mulut..

A la ferme, le cheval est malade. Le vétérinaire dit au paysan :
Je lui injecte un remède, si dans trois jours il n’est pas remis, il faudra l’abattre.”
Le cochon qui a tout entendu, dit au cheval: “Lève-toi !”
Mais le cheval est trop fatigué.
Le deuxième jour le cochon dit: “Lève-toi vite !”
Le cheval est toujours aussi fatigué.
Le troisième jour le cochon dit: “Lève toi sinon ils vont t’abattre !”
Alors dans un dernier effort, le cheval se lève.
Heureux, le paysan dit: “Faut fêter ça: on tue le cochon !”

Moralité : Toujours s’occuper de ses affaires et fermer sa gueule.

une petite blague bien de chez nous que tu te feras un plaisir de replacer !

Amities
Pierre

““`
Foto koleksi pribadi, diambil di desa Tihingan Bali..

 
Tulis Tanggapan Anda
Guest User

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: