Back to Kompasiana
Artikel

Humor

Aa Dadang

suka basa basi

AYAT PENGUSIR SETAN

REP | 25 December 2010 | 22:34 Dibaca: 2259   Komentar: 2   1

Suatu malam anak penulis yang berusia 9 bln tiba-tiba menangis dengan sangat, di cek panas dengan  Termometer menunjukan angka normal, dikasih Asi sama Bundanya masih aja menangis sambil melengkingkan badan, diberi obat analgesic untuk bayi masih nggak mempan, sudah lebih dari 1 jam dede nangisnya.

Kakek dan neneknya datang beserta para tetangga yang kebetulan rumahnya tak jauh dari rumah penulis, baru saja penulis dan istri sedang bersiap - siap mau membawa dede kecil ke rumah sakit lalu sang nenek menggendong dede kecil yang masih menangis dengan hebat.

” Wah, ini mah ke sambet ( diganggu setan ) nih ! ” ucap Nenek.

Lalu ia menganbil segelas air dan terlihatlah mulutnya berkomat kamit serta ditiuplah air itu dan dibasahi kepala dan punggung si dede kecil dengan air, percaya nggak percaya si dede kecil yang tadi rewel mendadak diam dan tak lama tidur, aku sempat heran pula dibuatnya, dan kami memutuskan tak jadi membawanya kerumah sakit.

Esok harinya si dede kecil seperti sedia kala, lincah dan tidak rewel lagi, Nenek dan kakeknya datang berkunjung melihat keadaan anaku, tak kubuang kesempatan untuk bertanya pada Nenek tentang jampi untuk mengobati si anak kecil  yang kesambet.

” Ayat kursi adalah senjata yang ampuh untuk mengusir setan, namun banyak yang mengusir setan dengan ayat tersebut  namun tidak mempan  malah   setanya   ikut membacanya,   itu   menandakan  orang  yang  membacakanya  tidak mendawamkanya  ( membaca secara kontinyu )  setelah sholat.” ujar Nenek.

Itulah pandangan nenek tentang orang yang tidak berhasil meruqyah yang ke sambet dengan ayat kursi, bisa dibilang masuk akal juga karena sabda Nabi ” Allah lebih suka orang yang beramal sedikit tapi kontinyu ( terus menerus ) dari pada yang banyak lalu  berhenti  beramal “.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Prof. Suhardi & Kesederhanaan Tanpa …

Hazmi Srondol | | 02 September 2014 | 11:41

Yakitori, Sate ala Jepang yang Menggoyang …

Weedy Koshino | | 02 September 2014 | 10:50

Hati-hati Menggunakan Softlens …

Dita Widodo | | 02 September 2014 | 08:36

Marah, Makian, Latah; Maaf Hanya Ekspresi! …

Sugiyanto Hadi | | 02 September 2014 | 02:00

Masa Depan Timnas U-19 …

Kompasiana | | 01 September 2014 | 21:29


TRENDING ARTICLES

Gunung Padang, Indonesia Kuno yang …

Aqila Muhammad | 4 jam lalu

Halusinasi dan Penyebabnya, serta Cara …

Tjiptadinata Effend... | 5 jam lalu

Vonis Ratu Atut Pamer Kekuatan Mafia Hukum …

Ninoy N Karundeng | 6 jam lalu

3 Langkah Menjadi Orang Terkenal …

Seneng Utami | 8 jam lalu

Koalisi Merah Putih di Ujung Tanduk …

Galaxi2014 | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Presiden SBY dan Koalisi Merah Putih …

Uci Junaedi | 8 jam lalu

Menyaksikan Sinta obong di Yogyakarta …

Bugi Sumirat | 8 jam lalu

Mengapa Plagiarisme Disebut Korupsi? …

Himawan Pradipta | 9 jam lalu

Prof. Suhardi & Kesederhanaan Tanpa …

Hazmi Srondol | 9 jam lalu

Siapa Ketua Partai Gerindra Selanjutnya? …

Riyan F | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: