Back to Kompasiana
Artikel

Humor

Pecel Tempe

apalah arti sebuah nama

Selingkuh Istri Anggota DPR

OPINI | 26 December 2010 | 09:40 Dibaca: 884   Komentar: 3   1

Seorang anggota DPR  sedang mengadakan perayaan ulang tahun perkawinan perak yang hanya dirayakan berdua dengan istrinya disebuah restoran mewah yang sangat romantis. Suasana penuh romatis itu diisi dengan bisikan mesra bernostalgia menyusuri perjalanan kehidupan perkawinan mereka hingga mereka menjadi sebuah keluarga yang sangat sukses.

” Sayang ….. pernahkah selama ini kamu berbuat selingkuh …. ” Tanya sang suami ingin mengetahui kesetiaan istrinya.

” Aku ingin berkata jujur …. tapi abang jangan marah … ” Jawab istrinya menundukkan kepala.

” Oh tentu  tidak sayang ….. kejujuran adalah pertahanan perkawinan kita, aku tidak mungkin marah … ” Kata suaminya sambil merangkul pundak istrinya.

” Abang berjanji …. ?? ” Tanya istrinya ingin keyakinan

” Abang berjanji tidak akan marah … ” Jawab suaminya.

” Baiklah bang …. pernah, tapi hanya 3 kali … ” Kata istrinya lirih.

” Dengan siapa …. ? ” Tanya suaminya dihinggapi rasa marah tertaha.

” Abang masih ingat …… waktu kita baru berumah tangga, penghasilan abang tidak menentu sehingga kita tidak bisa mencicil KPR, rumah kita hampir disita Bank … ” Terang istrinya.

” Lalu … ?  Kata suaminya penasaran.

” Tapi keesokan harinya rumah kita tidak jadi disita, bahkan kita dapat pinjaman modal untuk usaha abang … ” Terang sang istri.

” Oh.. Aku mengerti, itu demi menyelamatkan kehidupan kita …, lalu yang kedua ?. Tanya sang suami.

” Abang ingat ketika abang harus operasi usus buntu yang akut, kita tidak punya uang, setelah aku bertermu dokter, abang dapat operasi gratis … ” Jelas istrinya.

” Oh …. aku mengerti, itu demi keselamatan nyawaku … , dan yang ketiga kali ?. Tanya suaminya penasaran.

” Abang masih ingat kan ketika abang mencalonkan diri menjadi anggota dewan  …. ” Kata istrinya.

” Tentu saja aku ingat …..  ” Sang suami menimpali.

” Iya, abang kan menang dengan keunggulan 200 suara dari pak Hardiman …. ” Jelas istrinya.

” Lalu … ? ” Tanya suaminya belum jelas.

” Demi kemenangan abang aku terpaksa melayani ……. “  terang istrinya yang segera dipotong oleh suaminya.

” Jadi … berapa ribu orang yang kau layani … ????  Kata suaminya yang langsung pingsan.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tuntutan Kenaikan Upah Buruh yang Tak …

Agus Setyanto | | 31 October 2014 | 13:14

Perjuangan PPP & PPP Perjuangan …

Ribut Lupiyanto | | 31 October 2014 | 14:24

Giliran Kota Palu Melaksanakan Gelaran …

Agung Ramadhan | | 31 October 2014 | 11:32

Nonggup, Contoh Pergerakan Cerdas Orang …

Evha Uaga | | 31 October 2014 | 17:40

Ayo Wujudkan Rencana Kegiatan Sosialmu …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 10:19


TRENDING ARTICLES

Inikah Sinyal PKS Bakal Cabut UU Pornografi? …

Gatot Swandito | 6 jam lalu

Hasil Evaluasi Timnas U-19: Skill, Salah …

Achmad Suwefi | 10 jam lalu

Kabinet Jokowi Tak Disukai Australia, Bagus! …

Aqila Muhammad | 10 jam lalu

Menjawab Keheranan Jokowi …

Raden Suparman | 10 jam lalu

Pencitraan Teruus??? …

Boyke Pribadi | 11 jam lalu


HIGHLIGHT

Kompasiana-Tanoto Foundation Blog …

Kompasiana | 8 jam lalu

Sang Pawang Jati …

Den Bhaghoese | 8 jam lalu

Meningkatkan Kesadaran Tentang Korupsi …

Andrew Ebeneizer Se... | 8 jam lalu

Moratorium CPNS 5 Tahun? Slow aja! …

Niztchan | 8 jam lalu

Vergiss-mein-nicht (Gema di Lautan Sunyi …

Monika Chandra | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: