Back to Kompasiana
Artikel

Humor

Bubup Prameshwara

Kadang saya memikirkan apa yg terjadi di indonesia ini, sungguh bikin "miris". Tapi kadang saya selengkapnya

Sekilas Berita: Kebakaran Hebat

FIKSI | 21 June 2011 | 16:21 Dibaca: 413   Komentar: 19   1

SEKILAS BERITA

Terjadi kebakaran hebat di sebuah Rumah Sakit yang terletak di dekat Istana Cikepras. Rumah Sakit Demongkrak yang sebagian besar sahamnya dikuasai oleh trah sang Raja Nyudhonyowo ini dilalap si jago merah sejak dua minggu yang lalu. Para pakar dan ahli keilmuan pun tak mampu untuk menyimpulkan penyebab kebakaran di Rumah Sakit Demongkrak ini. Hingga kini pun para panitia kecil yang dibentuk untuk mengamankan Rumah Sakit Demongkrak sedang berupaya untuk mencegah menjalarnya api supaya tidak sampai membakar tabir rahasia tentang suksesnya Rumah Sakit Demongkrak dalam menangani pasien-pasien kere yang berobat dan bisa sehat setelah melakukan ritual di Rumah Sakit Demongkrak. Para anggota panitia kecil ini berjaga-jaga agar kedoknya yang memberikan candu melebihi dosis kepada para pasien tidak terbongkar dilalap si jago merah.

Hingga kini, api yang membakar Rumah Sakit Demongkrak tak jua kunjung padam. Raja Nyudhonyowo pun kemudian mengundang tim KPK (Komite Penyelamat Kebakaran) untuk membantu mengatasi kebakaran ini. Tak tanggung-tanggung, Raja Nyudhonyowo pun menyediakan 10.000 tael emas, 500 TKW yang siap dijadikan apapun, dan 1.000 kubik kayu jati hasil ilegal logging untuk diberikan kepada tim KPK bila mampu membantu menghentikan kebakaran hebat ini. Tapi sayang, hingga 2 minggu ini tim KPK hanya mampu mencari penyebab kebakaran saja tanpa mampu menghentikannya. Menurut tim KPK, api diduga berasal dari kamar mayat. Sedang di kamar mayat itu sendiri ada 3 mayat. 2 dilaporkan hampir hangus terbakar dilalap api, dan 1 berhasil meloloskan diri ke Kerajaan Singaparna.

Demikian sekilas berita BUBUPSIANA

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Perpu Pilkada Adalah Langkah Keliru, Ini …

Rolas Jakson | | 01 October 2014 | 10:25

3 Kesamaan Demonstrasi Hongkong dan UU …

Hanny Setiawan | | 30 September 2014 | 23:56

Punya Ulasan Seputar Kependudukan? Ikuti …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 10:29

Kompasiana “Mengeroyok” Band Geisha …

Syaiful W. Harahap | | 01 October 2014 | 11:04

Ikuti Blog Competition “Aku dan …

Kompasiana | | 30 September 2014 | 20:15


TRENDING ARTICLES

Tanpa Ibra, PSG Permalukan Barca …

Mike Reyssent | 8 jam lalu

Benefit of Doubt: Perpu dari SBY …

Budiman Tanjung | 10 jam lalu

Masalah Pilkada: Jangan Permainkan UU! …

Jimmy Haryanto | 10 jam lalu

Beraninya Kader PAN Usul Pilpres oleh MPR, …

Sahroha Lumbanraja | 11 jam lalu

Guru Pukul Siswa, Gejala Bunglonisasi …

Erwin Alwazir | 16 jam lalu


HIGHLIGHT

[DAFTAR ONLINE] Kompasiana Nangkring Bareng …

Kompasiana | 7 jam lalu

Menjadikan Negeri Sejuta Penulis Tewat Tagar …

Benny Rhamdani | 7 jam lalu

Perkenalkan, Namaku Angin… …

Ani Istiqlalia | 7 jam lalu

Berkurban Itu untuk Siapa …

Adjat R. Sudradjat | 7 jam lalu

Surat Pembaca: Over Charge Speedy Telkom di …

Ayu Septyani | 7 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: