Back to Kompasiana
Artikel

Humor

Wepe

Sok Seriussss... Gak Pantes Pe!!!!! http://warjokkenthir.blogspot.com

Sukses Anak Kampung di Zakarcity

OPINI | 29 June 2011 | 03:36 Dibaca: 224   Komentar: 41   3

Cerita ini terinspirasi dari Biar Gembel Asal di Zakarcity

1309318111998605010

Kejamnya Ibu Kota tak Sekejam Ibu Tiri

Ungkapan ini pastinya pernah kita dengar bahkan sempat juga di Film-kan entah siapa yang membintanginya, maklum film jadul. Namun apakah ungkapan itu benar adanya? Jawabanya belum tentu. Bagi sebagian orang ungkapan itu tidak berlaku, terbukti dengan sosok seorang Kenthirer berikut ini yang telah membuktikannya dan ungkapan itu berubah menurutnya menjadi “Nikmatnya Zakarcity lebih nikmat dari Lendirnya”

~0~

Wow paragraph yang normal dan memiliki kelas dari seorang Wepe wkkkkkkkkkkkkkkk. Inilah kisah tentang seorang Anak Kampung Kenthir yang sukses diĀ  Zakarcity setelah mengikuti Petuah dari Engkongnya…

Malang dapat ditolak dan rezeki diterima dengan senangnya, tiba-tiba Herry mencapai sukses yang sangat-sangat di Zakarcity setelah mendapat tawaran menjadi seorang gigolo di kota tersebut, oleh “SERABUTANWORK” yang dipimpin Elang Langis MSc,

Lima tahun, waktu yang lumayan dan walaupun telah sukses Herry tetaplah seorang Andak Kampung yang masih merindukan suasana kampung tempat dia tumbuh dan besar dengan asuhan Engkong tersayang. Hingga Ia memutuskan untuk pulang ke Kampung.

Waktu yang telah ditentukan….

Sesampainya dikampung Warga sudah berkumpul menunggu kedatangan Herry. Namanya juga kampung, berita tentang kesuksesan Herry di Zakarcity telah tersebar di Pelosok Kampung dan ini membuat Engkong sibuk menyiapkan penyambutan atas kedatangan Cucu kesayangannya.

Tampak Sosok Pemuda gagah turun dari mobil mewah, dengan rambut yang tertata rapi, kemeja, jam dan sepatu dari kulit buaya dengan merek terkenal, benar-benar tak tampak lagi sosok anak kampung yang dulu dekil, kumel dan kurapan tampak hilang dan semua berubah total.

Namun…

Penduduk Kampung hanya terkesima sesaat, kemudian komentar kasihan dan miris terontar dari bibir mereka..

Andee : “Kasihan Bro Herry, Pulang dari Zakarcity malah Gila”

Amalludin : “Iya, Kasihan Bro”

Engkong : (yang melihat kondisi ini langsung malu) “Bubar…Bubar” teriakannya

Ups…

Apakah yang terjadi? Dan Kenapa Herry dianggap Gila? Ayo Coba Tebak?

~The End~

SALAM KENTHIR SELALU

1304664483176099070113046669451610809438

Ills. by Copas punya FK

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kisah Haji Warto tentang Lumpur Lapindo …

Windu Andhika | | 17 April 2014 | 14:58

Introspeksi Pascapemilu (Kado buat Caleg …

Nurjanah Nitura | | 17 April 2014 | 11:14

Tahan Nafas di Kereta Gantung Ngong Ping …

Eddy Roesdiono | | 17 April 2014 | 15:42

Parkir Sebabkan PAD Bocor …

Eta Rahayu | | 17 April 2014 | 14:54

Inilah Pemenang Kompasiana - ISIC 2014 Blog …

Kompasiana | | 17 April 2014 | 15:52


TRENDING ARTICLES

Meski Tak Punya Ijin, JIS Berani Menolak …

Ira Oemar | 14 jam lalu

Agar Tidak Menyusahkan di Masa Tua …

Ifani | 21 jam lalu

Menguji Nyali Jokowi; “Say No to …

Ellen Maringka | 22 jam lalu

Dinda, Are You Okay? …

Dewi Nurbaiti | 22 jam lalu

Pelajaran Mengenai Komentar Pedas Dinda …

Meyliska Padondan | 23 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: