Back to Kompasiana
Artikel

Humor

Herumawan P A

Asli wong Yogya. Pernah menjadi mahasiswa UIN Sunan Kalijaga. Menyukai olahraga sepakbola, sedang belajar menjadi selengkapnya

Kasih Sayang Seorang Ibu

OPINI | 16 December 2011 | 04:48 Dibaca: 702   Komentar: 2   0

Humor I: Di sebuah ruangan kelas sedang dijelaskan tentang kasih sayang seorang Ibu oleh Bu Guru.

“Ingat ya, sayangilah Ibu kalian karena surga itu berada di telapak kakinya”, Bu Guru selesai menjelaskan. Dik Z tampak manggut-manggut. Sampai di rumah, Dik Z segera menemui Ibunya. Kepada Ibunya, Dik Z berkata begini; “Kata Bu Guru di sekolah tadi, surga itu berada di telapak kaki Ibu”. “Jadi berhubung Dik Z ingin segera melihat surga, tolong injak-injak tubuhku ini dengan telapak kaki Ibu”. Sang Ibu hanya melonggo.

Humor II: Pada jam pelajaran Bahasa Indonesia, Bu Guru sedang menjelaskan tentang sosok seorang Ibu.

“Ibu itu sosok terhormat, namanya dipakai di banyak tempat”.

“Seperti Ibu kota, Ibu pertiwi, Ibu jari dan Ibu tiri”, Bu Guru menjelaskan. Tiba-tiba, Dik Z mengangkat tangannya.

“Bu Guru, hari Ibu sebenarnya ada dua di Indonesia lho”, kata Dik Z.

“Setahu Ibu, cuma ada satu itu tanggal 22 Desember”, sahut Bu Guru.

“Kalau begitu berarti Bu Guru tidak tahu kalau ada satu lagi”, kata Dik Z.

“Oh ya, kapan itu?”, tanya Bu Guru.

“Tanggal Ibu dan nenek kita dilahirkan”, jawab Dik Z. Bu Guru hanya tersenyum mendengarkan.

Semoga menghibur. Salam Kompasiana.

Tags: untukibu

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Laporan dari Kupang, Sambutan Sederhana …

Opa Jappy | | 20 December 2014 | 16:29

Pendekar Tongkat Emas, Karya Anak Bangsa …

Murda Sulistya | | 20 December 2014 | 15:53

5 Alasan Berhenti Menggunakan Styrofoam, …

Gede Surya Marteda | | 20 December 2014 | 12:17

Be a Role Model : Do it Now and Start From …

Fifin Nurdiyana | | 20 December 2014 | 14:14

Blog Competition Coca-Cola Sampai Akhir …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Konyol, @estiningsihdwi Bantah Sanggahannya …

Gatot Swandito | 17 jam lalu

Jangan Nodai Sukacita Natal Kami dengan …

Sahroha Lumbanraja | 19 jam lalu

Presiden Jokowi-Wapres JK Atasi Korban …

Musni Umar | 20 jam lalu

Dihina “Kampret”, Pilot Garuda …

Felix | 20 jam lalu

Salahkah Menteri Rini Menjual Gedung BUMN? …

Daniel Setiawan | 21 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: