Artikel

Humor

Ouda Saija

TERVERIFIKASI

Jadikan Teman | Kirim Pesan

Telunjuk membimbing mata kepada rembulan, seperti kata-kata membimbing jiwa pada kebenaran. Tetapi telunjuk bukanlah rembulan dan kata-kata bukanlah kebenaran. Hidup adalah menyusun aksara menjadi makna.

Penulis Puisi, Anjing Jantan


OPINI | 10 January 2012 | 03:21 Dibaca: 244   Komentar: 14   2 dari 4 Kompasianer menilai aktual

1326140408715730931

Sambil menjalani lorong-lorong kota yang kelam

Atau pematang-pematang berumput di pedesaan

Sambil mengendus-endus sampah

Atau memungut remah-remah

Tinggalkanlah tanda dan pesan di tiang-tiang

Dan batang-batang pohonan.

Siapa tahu ada yang mengenali tandamu dan terinspirasi oleh pesanmu.

Siapa tahu.

 
Tulis Tanggapan Anda
Guest User

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: