Back to Kompasiana
Artikel

Humor

B Hanan Sobura

memang baik jadi orang penting, tapi jauh lebih penting jadi orang yang baik.

Sambutan Acara Pernikahan Penuh Basa-basi

OPINI | 21 April 2012 | 02:25 Dibaca: 3574   Komentar: 2   2

Orang Indonesia ternyata penuh dengan basa basi. Lihat saja pidatonya pada saat acara resepsi pernikahan. Pidato ini sempat saya kutip saat menghadiri acara resepsi pernikahan anak seorang teman kantor.

“assalammualaikum wr wb”

Izinkanlah saya 1) pada kesempatan ini menyampaikan kata sambutan yang mewakili pihak mempelai perempuan. Mohon maaf apabila sambutan saya ini tidak berkenan di hati besan kami 2), Sebagaimana kita ketahui, bahwa Sumarni telah dinikahkan dengan Sumarno seminggu yang lalu. Kami meyakini bahwa anak kami Sumarni belumlah punya pengalaman dalam hal berumah tangga 3). Anak kami memang dari segi ukuran umur sudah layak untuk berumah tangga. Tapi anak kami masih banyak perlu diberikan pengarahan dalam kehidupan berumah tangga.

Kepada anak kami Sumarni, kami berpesan agar baik baik dalam melayani suami dan mertuamu. Bangunlah pagi-pagi. Janganlah bangun kesiangan seperti selama ini 4).

Kepada pihak besan kami, terimalah anak kami Sumarni ini sebagaimana bapak/ibu memperlakukannya seperti anak kandung sendiri 5).

Demikianlah sambutan dari keluarga kami. Apabila selesai acara ini, kami akan segera pulang 6). Mohon doa agar kami selamat sampai di tujuan.

Wasslamualaikum wr. Wb.

Dari pidato ini, dapat diperhatikan beberapa kalimat basa basinya :

1) Ngapain minta izin segala. Kalo sudah disuruh pidato, artinya sudah diizinin kaleee

2) Ngapain pula minta maaf di awal pidato. Ngomong aja belum, sudah minta maaf

3) Masa, mau nikah harus berpengalaman segala ? memangnya mau kerja di perusahaan harus pake pengalaman ? kalau sudah punya pengalaman artinya sudah janda dong ….

4) Nyebutin anaknya suka bangun kesiangan sama artinya dengan membuka aib anak gadisnya. Maksudnya apaaa ?

5) Lho, yang namanya menantu masa disamakan anak kandung sih ? menantu ya menantu

6) Lha iyalah…. Kalau sudah acara ya langsung pulang aja. Kalo urusan cuci piring ada panitia atau pihak catering yang akan urus. Masa sih, yang pihak besan mau ikut nyuci piring ?

Bagaimana ? masih suka basa basi ….. ?

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kisah Para Tabib Muda di Karimunjawa …

Dhanang Dhave | | 23 May 2015 | 11:58

Bukchon Hanok Village, Desa Tradisional di …

Ita Dk | | 23 May 2015 | 14:04

[Blog&Photo Competition] Saatnya Non …

Kompasiana | | 17 March 2015 | 16:48

Begini Cara Mengetahui Foto Hoax dari …

Gunawan | | 23 May 2015 | 09:25

Kita Pernah Bersama …

Ando Ajo | | 23 May 2015 | 13:06


TRENDING ARTICLES

Favorit Bule, PSK Eksotis Indonesia dibayar …

Riana Dewie | 8 jam lalu

Dihantui Rasa Bersalah ,Tehnisi QZ8501 Bunuh …

Tjiptadinata Effend... | 9 jam lalu

Deadline FIFA Seminggu Lagi, PSSI justru …

Achmad Suwefi | 10 jam lalu

Belajar dari Jokowi memilih 9 Wanita …

Imam Kodri | 10 jam lalu

Jokowi Merekrut Orang Gila Agar Bisa Tetap …

Ahmad Maulana S | 13 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: