Back to Kompasiana
Artikel

Humor

Hazmi Srondol

Penulis, founder "Blogger Reporter Indonesia", Kompasianer contreng biru | email: hazmi.srondol@yahoo.com

Mr. Bean Jadi Mualaf?

REP | 04 June 2012 | 04:04 Dibaca: 3415   Komentar: 19   0

Agak melongo mulut ini saat membaca koran Warta Kota (29/5) yang rutin aku beli dari uang kembalian tiket KRL Commuter Bekasi ini.  Agak berbeda dengan dua tulisan sebelumnya perihal konfirmasi dari pihak manajemen Mr. Bean di UK yang meragukan keberadaan agenda shooting di Indonesia serta konfirmasi di radio GenFM yang menyatakan bahwa pihak produser baru pada tahap koordinasi dengan pihak manajemannya dan disambut baik.

13387393391690452779

berita DP di Warta Kota

Namun di Artikel koran tersebut, tampak DP sedang membawa patung Mr. Bean yang sepertinya merupakan benda yang dibawanya saat promosi di Bundaran HI. Dalam berita di koran tersebut, sepertinya DP makin sewot dengan persepsi masyarakat (termasuk saya) yang meragukan kegiatan shooting bareng dengan Mr. Bean yang asli tersebut. Menurutnya, tentu pak Rowan Atkinson sendiri yang shooting dengannya, bukan Rawon hitam Madiun atau Rawon Setan mbak Endang.

Ya sudahlah, meskipun belum satupun ditemukan adanya foto keberadaan Mr. Bean di Indonesia seperti halnya Julia Robert atau Maria Ozawa di situs-situs berita, blog maupun forum-forum karena alasan privasi saat pengambilan gambar film itu, kita iyain aja kata-kata DP. Kasihan sudah capek-capek konferensi pers kok masih tidak percaya.

……………

1338739414630399677

Mr Bean Di pocong? sejak kapan jadi mualaf nya?

11.30 WIB

“Pak, sejak kapan Mr. Bean jadi mualaf pak?” tanya istriku saat aku memotret patung pocong Mr. Bean di lobby Cinema XXI.

Aku terdiam sejenak dengan pertanyaan aneh tersebut. Tak menunggu lama, akupun segera searching di google mobile soal berpindah keyakinan Mr. Bean tersebut.

“Nggak ada tuh buk, emang kenapa?” tanyaku balik masih keheranan.

“Lha kalau Mr. Bean di pocong begitu kan berarti orang Islam pak, kalau non Islam kan beda prosedur pemakamannya” jelasnya singkat.

Oalah, bener juga. Embuh nggak mudeng dengan konsep cerita filmnya.

“Sudahlah pak, buruan kita masuk aja. Sudah jam nya” ajaknya masuk ke studio 4.

Aku diam saja. Istriku kebingungan dan menatapku dalam-dalam. Tanda membutuhkan penjelasan.

“E.. buk, ternyata tiketnya bukan sekarang, tapi jam 13.15” jelasku sedikit cengengesan.

Dengan sedikit menhela nafas, istriku mengajakku ke taman komplek gedung bioskop terbesar di Indonesia itu. Aku hanya berkerut kening saja saat melihat dalam box rokok kretek mildku tinggal 3 batang. Sepertinya bakal bete menunggu pemutaran film nya ini berlangsung.

“Eh buk…. Ada yang aneh di BBM Joshua” kataku sesaat kami sedang duduk di kursi cafe.

“Kenapa emangnya?” tanya keheranan.

“Katanya Joshua lagi habis diculik. Minta di jemput di pos polisi di pintu keluar Tol Cikarang Barat” jelasku masih antara percaya dan tidak percaya.

“Ya sudah, nunggu apalagi pak. Jemput aja…. Kasian tuh bocah” katanya dengan mimik majah serius..

[Bekasi, 3 Juni 2012]

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Menembus Cadas Puluhan Meter demi Air …

Emanuel Dapa Loka | | 02 March 2015 | 19:48

Modus Baru Begal dan Rampok di Jalanan …

Gunawan | | 02 March 2015 | 16:36

Masa Depan Hubungan Korut - Tiongkok …

Dasman Djamaluddin | | 02 March 2015 | 16:12

Cinderella dan Utopia Hidup Bahagia …

Saumiere | | 02 March 2015 | 15:47

Cara Nyaman, Aman, dan Sehat Tetap Langsing …

Ellen Maringka | | 02 March 2015 | 14:03


TRENDING ARTICLES

Nuri Shaden; Salah Kamus …

Jimin Andri Sarosa | 7 jam lalu

Rahasia Kemenangan Zulkifli Hasan Jadi Ketua …

Pebriano Bagindo | 8 jam lalu

Hati-hati ke Bali: Peraturan Angkasa Pura …

Angin Dirantai | 8 jam lalu

Nasi Aking dan Beras Busuk Untuk Jokowi …

Felix | 11 jam lalu

Amin Rais “Jegal” Hatta Rajasa, …

Gunawan | 13 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: