Back to Kompasiana
Artikel

Humor

Hazmi Srondol

Menjadi sombong itu mudah, merendah pun juga masih mudah. Yang tersulit adalah selalu bersikap biasa selengkapnya

Bapak, ML Artinya Apa?

REP | 24 December 2012 | 23:21 Dibaca: 2713   Komentar: 0   4

“Bapak, ML itu apa?” Tanya Thole seketika.

“Eh…!” Aku tercekat.

Aku panik luar biasa, pertanyaan ini benar-benar membuatku sedikit ‘blank’ disaat lagi asyik-asyiknya balas pesan dari kawan jauh di Jambi sana lewat BBM.

“Bapaaak! ML itu apaaa?!” Tanyanya kali ini dengan intonasi kesal dan mendesak.

Aku tambah panik, gawat ini! Jangan-jangan dia menemukan singkatan ini di internet. Maklum saja, anak jaman sekarang sudah lihai berselancar lewat internet baik google atau pun Youtube. Aku juga khawatir, dari penelusurannnya di dunia maya, dia terdampar di situs-situs cerita dewasa yang banyak sekali bertebaran. Rasanya pemerintah pun akan keteteran dengan banyaknya situs cerita dewasa ini dibanding petugas jaga gawangnya.

“E, mas ┬ádapat dari mana kata ‘ML’ ini?” Tanyaku hati-hati.

“Ini pak” katanya menunjukan sesuatu.
“Mana?” Kataku memperjelas.
“Ini pak, ada tulisan 240 ml” tunjuknya pada tutup minuman mineral dalam gelas.

Gedabruk!

“Oh, itu mililiter artinya, mas ” jawabku sambil mengelap keringat di dahi.

Aku terlalu berprasangka pada anakku sendiri. Mestinya tanya soal ML di perjelas nak, ML yang pakai hurup kecil semua.

13563676781537826683

pic : yokobento.com

[Bekasi, 24 Desember 2012]

Tags: ml thole

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

ABG Tanpa Malu Mengakses Video Porno di Area …

Opa Jappy | | 24 January 2015 | 21:59

Kota Malang: Dulu Ijo Royo-royo, Sekarang …

Sri Krisna | | 25 January 2015 | 13:48

Saksi Bohong di Sidang MK …

Hendra Budiman | | 25 January 2015 | 21:00

Inilah Olahraga yang Indah: Kisah Duo …

Aditya Prahara | | 25 January 2015 | 14:10

Kebiasaan Buruk Tempat Wisata …

Widianto.h Didiet | | 24 January 2015 | 15:46


TRENDING ARTICLES

Surat Cinta Untuk Pak Tedjo …

Masykur A. Baddal | 6 jam lalu

Marwah, Wibawa dan Harga Diri Jokowi …

Thamrin Dahlan | 7 jam lalu

Siapa yang Buang Bayi di Bengawan Solo? …

Gaganawati | 9 jam lalu

Surat Terbuka kepada Megawati Sukarnoputri …

Ilyani Sudardjat | 13 jam lalu

Dewasanya Polri, Liciknya Oknum KPK …

Ar Kus | 13 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: