Back to Kompasiana
Artikel

Humor

Nela Vitriani

Bekerja sebagai Layouter dan fotografer majalah POTRET sekaligus penulis. Aktif sebagai freelance reporter website Dinas selengkapnya

Agar Banyak yang Memberikan Komen di Status Anda

REP | 28 December 2012 | 13:13 Dibaca: 7346   Komentar: 0   0

komen facebookKomenan status Facebook ternyata juga tergantung pada waktu pembuatan status alias update status.
Cara agar banyak yang komen status anda (walau mungkin dari orang2 yang sama) bisa dicoba dengan cara berikut ini:

1. Perhatikan waktu pembuatan status.

Menurut hasil analisis saia, waktu-waktu pembuatan status yang paling banyak feedback (umpan baliknya alias komennya) bergantung pula pada kegiatan atau aktivitas para pengguna fb, yaitu sbb:

· Pagi hari

Kalau ingin banyak komenan, hindari pembuatan status di pagi hari. Karena pasti banyak yang belum online diakibatkan banyak yang masi diawang2 alias dalam dunia mimpi (bukan dunia maya), banyak yang sedang sibuk mengurus diri (bangun tidur kuterus mandi, tidak lupa menggosok gigi, sdt..), banyak juga yang sedang terburu2 menyiapkan sarapan (bagi ibu2 RT), mandi, bersih2 rumah, menuju tempat kerja, sekolah, kuliah, dan lain-lain. Akibatnya bila Anda mengupdate status, pasti sepi dari komenan, kecuali bagi teman2 pengacara (alias pengangguran kurang banyak acara kemana2, cuma asik online aja). Selain karena aktivitas pengguna fb dan kesibukan, juga disebabkan karena warung2 yang menyediakan layanan wifi gratis (seperti warkop) belum pada buka di jam pagi, kebanyakan baru buka jam 10 liwat. Jadi harus sabar menanti…

· Siang hari

Boleh saja membuat status yang ringan dan sedikit lucu, atau status yg unik2. Karena pada siang hari bisa dikatakan hampir 50% pengguna fb membuka akunnya pada siang hari, karena para pekerja kantor sedang pada istirahat, minimal mereka mambuka akunnya melalui hp, ya bisa lah balas2 komen. Alasan lain, anak sekolahan atau kuliahan biasanya sudah mulai pada ngantuk dan suntuk, apalagi kalau yg mengajarkan pada membuat mereka terbatuk-batuk, pasti fb jadi sasaran untuk menghibur diri (jadi bisa balasan komen dehhh..). Selain itu warung2 penyedia wifi juga sudah pada buka, jadi sambil makan siang atau break, bisa online2 deh!

Tapi sebagian pengguna fb ada juga yang tidak online pada siang hari berhubung sedang tidak dapat diganggu karena lagi bobo ciang! J

· Sore hari

Kalau sore hari bisa jadi sudah mencapai 50% pengguna fb pada online, karena bagi para pekerja sudah saatnya pulang dan bersantai ria. Tapi ada juga yang masih harus menuntaskan aktivitasnya sampai mendekati malam. Belum lagi baru pulang kerja, masih capek, dan perlu sedikit istirahat, madi, dan sebagainya. Tapi kebanyakan anak kuliahan atau sekolahan sudah free di saat2 seperti ini, jadi bisa sekedar nongkrong di warung kopi sambil chatting, browsing, atau balas2 komen. Namun banyak juga para pekerja justru lebih memilih nongkrong sebentar di tempat favorit baru ntar malamnya pulang. Jadi bisa OL sebentar, hehe.

· Malam hari

Nah, kalau yang satu ini jangan diragukan lagi. Lebih dari 70% pengguna fb bisa jadi tengah online, berhubung malam hari adalah saat paling pas untuk bersantai dan online ria, baik yang menikmati online pakai laptop pribadi, laptop pinjem, warnet, atau hape. Tak jarang banyak yang reunian juga di malam hari, walau padahal sesama penggunanya sedang duduk bareng di warung wifi, tapi percakapan selalu terjadi di dunia maya alias fb. Adalah saat yang manjur kalau ingin meng-update status baru dan yakin pasti akan ada yang komen. Kalau tidak ada, minimal ada yang nge-like. Kalau gak ada juga, ya derita lo..! Statusnya gak pantas dikomen atau di-like kali yee… hehe.

· Tengah malam

Hitungan tengah malam yaitu dari pukul 12 malam sampai menjelang subuh. Nah, di saat seperti ini para pengguna fb satu persatu akan menghilang, disebabkan oleh virus ngantuk dan kebutuhan istirahat yang menuntut mereka untuk menghilang dari peredaran dunia maya. Maka tak heran bila Anda meng-update status baru di saat tengah malam, akan jarang ada yang komen. Kecuali bagi para maniak game fb atau para kalong (termasuk kalong wewe, kalong jembatan, atau pun kalong yang biasa digantung dileher) –apaan tuh? Terjemahkanlah sendiri…hehe—red. Biasanya para kalong terbiasa dengan sindrom insomnia, kebanyakan ngopi, nyari waktu gratis atau tarif murah.

2. Cara lain agar status anda banyak yang komen, yaitu gunakan kata2 yang dapat memancing keingin-komenan para pembaca ato teman2 fb.

3. Buatlah status yang berkualitas, pantas, dan bukan asal nyamplas.

4. Kata-kata puitis, romantis, dan sedikit gombalis, juga ternyata mampu memancing teman2 fb untuk memberikan komentar.

5. Hindari pembuatan status berupa ejekan, sindiran, cibiran, atau omel2an, karena itu hanya akan membuat teman2 merasa tidak tertarik untuk memberikan komentar, paling2 juga balas ngejek, balas nyindir, dan sebagainya.

6. Pemberian komentar terkadang juga berpengaruh dari pribadi pemilik akun, terutama bagi yang sudah mengenalnya di dunia nyata (tidak hanya di dunia maya), murah senyum, ramah, rajin menabung, rajin menjahit, dan rajin menggosok gigi. Karena bagi yang jarang menggosok gigi pasti juga jarang senyum. Ingat, senyum itu sedekah, senyumlah untuk semua orang tapi hatimu jangan (seperti kiasan dalam lagu dangdut) hehe…

Semoga tulisan ini bermanfaat bagi pembaca. Kalau pun tidak mengikuti saran yang ada, paling gak ketawa2 aja, itu sudah termasuk bermanfaat juga. Kalau pun tidak ada yang lucu ya paksa saja untuk tertawa itu juga sudah cukup membantu kejiwaan Anda. Dan apa yang tertulis di sini murni hasil analisis saia dan tidak ada campur tangan pihak kedua, ketiga, keempat dan seterusnya, apalagi campuran zat kimia, es batu, atau gula. Terimakasih..

(catatan akhir tahun penghilang stress he he…)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kompasiana Nangkring bareng Pertamina …

Santo Rachmawan | | 01 September 2014 | 13:07

Intip Lawan Timnas U-23 di Asian Games : …

Achmad Suwefi | | 01 September 2014 | 12:45

Anda Stress? Kenali Gejalanya …

Cahyadi Takariawan | | 01 September 2014 | 11:25

‘Royal Delft Blue’, Keramik …

Christie Damayanti | | 01 September 2014 | 13:32

Ikuti Blog Competition Sun Life dan Raih …

Kompasiana | | 30 August 2014 | 17:59


TRENDING ARTICLES

Ini Kata Rieke Dyah Pitaloka …

Uci Junaedi | 5 jam lalu

BBM Bersubsidi, Menyakiti Rakyat, Jujurkah …

Yunas Windra | 9 jam lalu

Rekayasa Acara Televisi, Demi Apa? …

Agung Han | 10 jam lalu

Salon Cimey; Acara Apaan Sih? …

Ikrom Zain | 10 jam lalu

Bayern Munich Akan Disomasi Jokowi? …

Daniel Setiawan | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Perbaikan Gedung DPRD Kab.Tasikmalaya …

Asep Rizal | 8 jam lalu

Kompasianer, dari Sekedar Komentator Hingga …

Sono Rumekso | 8 jam lalu

Legislator Karawang Sesalkan Lambannya …

Abyan Ananda | 8 jam lalu

Di The Hague [Denhaag], ada …

Christie Damayanti | 8 jam lalu

Inilah Buah Cinta yang Sebenarnya …

Anugerah Oetsman | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: