Back to Kompasiana
Artikel

Humor

Hazmi Srondol

Menjadi sombong itu mudah, merendah pun juga masih mudah. Yang tersulit adalah selalu bersikap biasa selengkapnya

Filosofi Sandal Jepit

OPINI | 26 February 2013 | 15:11 Dibaca: 1891   Komentar: 0   14

13618662262083959636

Hari minggu kemarin, kakakku datang dari Semarang. Ada tugas pelatihan ke Bogor dari kantor ceritanya. Nah, berhubung kereta api dr Semarang mampir berhenti di stasiun Bekasi, akhirnya aku dan anakku menjemputnya ke stasiun.

Dari stasiun itulah, bencana kecil itu terjadi. Anaku yg duduk di tengah motor mengantuk lalu tertidur. Kami baru sadar sesampainya di rumah jika ternyata sandalnya hilang sebelah. Bisa jadi terlepas saat motor sempat kejeblos kubangan.

Anakku sangat sedih. Kami pun juga. Maklum sandal jepit biru bermerk hotwheels itu sandal kesayangannya. Walaupun gambar nya sudah hilang karena sudah lama terinjak, tapi sangat nyaman dipakai katanya.

Namun anehnya, saat tadi pagi aku berbalik arah ke rumah gara-gara ada barang yang tertinggal saat perjalanan baru setengah jalan. Di sebuah jembatan mendadak aku mengerem motor gara ada anak sekolah yang menyeberang tiba-tiba.

Hampir saja aku marah. Tapi marah batal saat tanpa sengaja mataku bertumbuk pada satu benda yg kotor di pinggiran jalan. Aku sangat yakin bentuk dan ukurannya. Walau sangat kotor tertutup lumpur dan terdapat bekas terlindas ban truk, kumasukan sandal itu di bagasi depan motor matic.

Setetah kutingal seharian di kantor. Malam hari sesampainya di rumah aku mencari pasangan sandal yg satunya. Ternyata benar. Sandal ini memang pasangannya.

Kami bersorak. Semua berteriak. Senang.

Malam ini kami mendapat hikmah baru soal rejeki dan jodoh dari sandal jepit anak kami. Kami sadar, kalau sudah rejeki–tak akan kemana. Semua akan sesuai pemiliknya.

Soal jodoh apalagi, kalau emang soulmate nya. Mau kabur atau dipisahkan–pasti akan kembali ke pasangannya. Walau emang sih, pasti ada yg salah satu jadi compang-camping. Mesti di laundry dahulu sepertinya. Hehehe..

Selamat sore dan salam LAAIIK DIIIZZZ…

…………

Twitter : @hazmiSRONDOL

[Jakarta, 26 Februari 2013]

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Reportase Festival Reyog Nasional XXI Hari …

Nanang Diyanto | | 21 October 2014 | 17:45

Rodhi, Pelukis Tunadaksa Ibu Negara, Titisan …

Maulana Ahmad Nuren... | | 21 October 2014 | 17:36

[BALIKPAPAN] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:00

Kok, Jokowi Lari di Panggung? …

Gatot Swandito | | 21 October 2014 | 10:26

Apakah Kamu Pelari? Ceritakan di Sini! …

Kompasiana | | 25 September 2014 | 11:05


TRENDING ARTICLES

Siapa Sengkuni? Amien Rais, Anda Atau Siapa? …

Erwin Alwazir | 7 jam lalu

Anang Hermansyah Hadiri Pesta Rakyat, Ahmad …

Sahroha Lumbanraja | 8 jam lalu

Jokowi Membuatku Menangis …

Fidiawati | 9 jam lalu

Makna Potongan Tumpeng Presiden Jokowi bagi …

Kanis Wk | 9 jam lalu

Sttt… Bos Kompasiana Beraksi di …

Dodi Mawardi | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Mengenal Festival Ancak dari Desa Jeladri, …

Cak Uloemz | 7 jam lalu

Liga Tarkam, Rusuh Kok Budaya? …

Aprillia Lita | 7 jam lalu

Cara Cermat Buang Sampah, yang Mungkin Dapat …

Tjiptadinata Effend... | 8 jam lalu

Pak Prabowo, Sikap Anda Merusak Isi Kepala …

Eddy Mesakh | 8 jam lalu

Sri Mulyani Jadi Mentri Jokowi dapat …

Alfons Meliala | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: