Back to Kompasiana
Artikel

Humor

Hazmi Srondol

Virus Ceria Untuk Indonesia | Novel Author | Video Blogger | twitter: @hazmiSRONDOL | FB selengkapnya

Filosofi Sandal Jepit

OPINI | 26 February 2013 | 15:11 Dibaca: 1862   Komentar: 0   14

13618662262083959636

Hari minggu kemarin, kakakku datang dari Semarang. Ada tugas pelatihan ke Bogor dari kantor ceritanya. Nah, berhubung kereta api dr Semarang mampir berhenti di stasiun Bekasi, akhirnya aku dan anakku menjemputnya ke stasiun.

Dari stasiun itulah, bencana kecil itu terjadi. Anaku yg duduk di tengah motor mengantuk lalu tertidur. Kami baru sadar sesampainya di rumah jika ternyata sandalnya hilang sebelah. Bisa jadi terlepas saat motor sempat kejeblos kubangan.

Anakku sangat sedih. Kami pun juga. Maklum sandal jepit biru bermerk hotwheels itu sandal kesayangannya. Walaupun gambar nya sudah hilang karena sudah lama terinjak, tapi sangat nyaman dipakai katanya.

Namun anehnya, saat tadi pagi aku berbalik arah ke rumah gara-gara ada barang yang tertinggal saat perjalanan baru setengah jalan. Di sebuah jembatan mendadak aku mengerem motor gara ada anak sekolah yang menyeberang tiba-tiba.

Hampir saja aku marah. Tapi marah batal saat tanpa sengaja mataku bertumbuk pada satu benda yg kotor di pinggiran jalan. Aku sangat yakin bentuk dan ukurannya. Walau sangat kotor tertutup lumpur dan terdapat bekas terlindas ban truk, kumasukan sandal itu di bagasi depan motor matic.

Setetah kutingal seharian di kantor. Malam hari sesampainya di rumah aku mencari pasangan sandal yg satunya. Ternyata benar. Sandal ini memang pasangannya.

Kami bersorak. Semua berteriak. Senang.

Malam ini kami mendapat hikmah baru soal rejeki dan jodoh dari sandal jepit anak kami. Kami sadar, kalau sudah rejeki–tak akan kemana. Semua akan sesuai pemiliknya.

Soal jodoh apalagi, kalau emang soulmate nya. Mau kabur atau dipisahkan–pasti akan kembali ke pasangannya. Walau emang sih, pasti ada yg salah satu jadi compang-camping. Mesti di laundry dahulu sepertinya. Hehehe..

Selamat sore dan salam LAAIIK DIIIZZZ…

…………

Twitter : @hazmiSRONDOL

[Jakarta, 26 Februari 2013]

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kisah Haji Warto tentang Lumpur Lapindo …

Windu Andhika | | 17 April 2014 | 14:58

Introspeksi Pascapemilu (Kado buat Caleg …

Nurjanah Nitura | | 17 April 2014 | 11:14

Tahan Nafas di Kereta Gantung Ngong Ping …

Eddy Roesdiono | | 17 April 2014 | 15:42

Parkir Sebabkan PAD Bocor …

Eta Rahayu | | 17 April 2014 | 14:54

Inilah Pemenang Kompasiana - ISIC 2014 Blog …

Kompasiana | | 17 April 2014 | 15:52


TRENDING ARTICLES

Meski Tak Punya Ijin, JIS Berani Menolak …

Ira Oemar | 8 jam lalu

Agar Tidak Menyusahkan di Masa Tua …

Ifani | 16 jam lalu

Menguji Nyali Jokowi; “Say No to …

Ellen Maringka | 16 jam lalu

Dinda, Are You Okay? …

Dewi Nurbaiti | 16 jam lalu

Pelajaran Mengenai Komentar Pedas Dinda …

Meyliska Padondan | 17 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: