Back to Kompasiana
Artikel

Humor

Pengalaman Pribadi Saat menjadi Pemimpin MOS (Masa Orientasi siswa)

OPINI | 10 April 2013 | 12:34 Dibaca: 1406   Komentar: 0   0

Semua Berawal dari pertama Kali masuk sekolah di SMK Yadika dimana saya memakai pakaian putih abu -abu pengalaman ini tidak bisa dilupakan di mana berawalnya masuk sekolah dan menjadi siswa baru di sekolah tersebut dan saya pun salah satu siswi tersebut.Di mana setiap masuk sekolah pasti ada yang namanya MOS (Masa Orientasi Siswa) dan pertama kalinya berkenal - kenalan dengan teman yang lainnya.

Hari Pertama di MOS (Masa orientasi Sekolah Tersebut ) di situlah ketua osis menunjuk raja dan ratu MOS Untuk di kelas itu dan saat ituĀ  saya di tunjuk sebagai Ratu MOS (Masa Orientasi Siswa) yaitu Ratu yang mempin kelas tersebut.kalau di tanya perasaan di saat di tunjuk sebagai Ratu MOS (Masa Orientasi Siswa) itu rasanya tidak bisa di ungkapkan dengan kata -kata,sangat malu sekali tapi mau tidak mau harus mau karena siswa dan siswi baru iya pertamanya harus menurut saja.

Kalau di Tunjuk sebagai Ratu MOS (Masa orientasi Siswa) itu hal yang sangat tidak enak sekali karena Ratu itu kan bertugas sebagai pemimpin kelas tersebut dan di mana di saat MOS (Masa Orientasi Siswa) tersebut itu Ratu yang mempunyai beban yang sangat berat karena di saat sedang ada permainan memakan segala macam makanan yang sebelumnya di perintahkan untuk di bawa di makan semua oleh siswa siswi tersebutĀ  kalau tidak habis makan - makanan yang di makan oleh siswa -siswi tersebut iya itu harus wajib di habiskan oleh raja dan ratu MOS (Masa orientasi siswa) tersebut. ehmmmm,,,hal tersebut ituu pengalaman yang sangat menyebalkan.

Tiga Hari sudah di lewatkan menjadi pemimpin Ratu MOS (Masa orientasi siswa) itu rasanya sangat senang sekali sudah di lewatkan masa - masa itu walaupun itu hal yang sangat menyebalkan tapi ini adalah pengalaman yang tidak bisa dilupakan selama memakai pakaian putih abu - abu,dan masa -masa terindah saat memakai pakaian putih abu - abu.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kalau Bisa Beli, Kenapa Ambil yang Gratis?! …

Tjiptadinata Effend... | | 01 November 2014 | 14:03

Sebagai Tersangka Kasus Pornografi, Akankah …

Gatot Swandito | | 01 November 2014 | 12:06

Danau Toba, Masihkah Destinasi Wisata? …

Mory Yana Gultom | | 01 November 2014 | 10:13

Traveling Sekaligus Mendidik Anak …

Majawati Oen | | 01 November 2014 | 08:40

Ayo Wujudkan Rencana Kegiatan Sosialmu …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 10:19


TRENDING ARTICLES

MA si Tukang Sate Ciptakan Rekor Muri …

Ervipi | 9 jam lalu

Jokowi Kelolosan Sudirman Said, Mafia Migas …

Ninoy N Karundeng | 10 jam lalu

Pramono Anung Sindir Koalisi Indonesia Hebat …

Kuki Maruki | 10 jam lalu

Keputusan MK Tentang MD3 Membuat DPR Hancur …

Madeteling | 11 jam lalu

Karena Jokowi, Fadli Zon …

Sahroha Lumbanraja | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Nangkring “Tokoh Bicara”: Bupati …

Kompasiana | 8 jam lalu

Photo-Photo: “Manusia Berebut Makan …

Asep Rizal | 8 jam lalu

Kisruh di DPR: Jangan Hanya Menyalahkan, …

Kawar Brahmana | 8 jam lalu

Saran Prof Yusril Ihza Mahendra Kepada …

Thamrin Dahlan | 8 jam lalu

Korupsi yang Meracuni Indonesia …

Cynthia Yulistin | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: