Back to Kompasiana
Artikel

Humor

Sam Aja

biasa-biasa aja

Pantun Galau

FIKSI | 20 April 2013 | 17:24 Dibaca: 2989   Komentar: 0   0

kalaulah pergi ke pulau,
bawalah pisau dan juga belati //
inilah pantun galau,
untuk hati yg risau dan tersakiti
….

makan cucur sama bubur,
sambil makan duduk dibangku //
hatiku hancur lebur,
saat kau campakan cintaku
….

kukira hujan telah reda,
ternyata masih terus berlanjut //
kukira cinta telah tiada,
ternyata rindu tak pernah surut
….

peti isinya kelapa,
kelapa dibelah dicampur selasih //
hati terasa hampa,
jika tak punya seorang kekasih
….

makan kue cucur,
dimakan bareng kolak //
hatiku hancur,
jika cintaku kau tolak
….

semur jengkol,
dimakan sama kebab //
hatiku dongkol,
jika sapaku tak kau jawab
….

belati terhunus saat latihan,
latihan dibawah gumpalan awan //
menanti cinta tanpa kepastian,
hati dipenuhi kegalauan
….

walau rakit dari kayu jati,
takan rudak walau di cuci //
walau sakit rasa dihati,
takkan mampu aku membenci
….

kekota beli air raksa,
jangan ditumpuk ditepi jalan //
rasa cinta sungguh menyiksa,
jika bertepuk sebelah tangan
….

buah kelapa buah nanas,
taro dipeti bawa ke Tangerang //
hati siapa yang tak panas,
kekasih hati digandeng orang
….
……
……..

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kisah Haji Warto tentang Lumpur Lapindo …

Windu Andhika | | 17 April 2014 | 14:58

Introspeksi Pascapemilu (Kado buat Caleg …

Nurjanah Nitura | | 17 April 2014 | 11:14

Tahan Nafas di Kereta Gantung Ngong Ping …

Eddy Roesdiono | | 17 April 2014 | 15:42

Parkir Sebabkan PAD Bocor …

Eta Rahayu | | 17 April 2014 | 14:54

Inilah Pemenang Kompasiana - ISIC 2014 Blog …

Kompasiana | | 17 April 2014 | 15:52


TRENDING ARTICLES

Meski Tak Punya Ijin, JIS Berani Menolak …

Ira Oemar | 11 jam lalu

Agar Tidak Menyusahkan di Masa Tua …

Ifani | 18 jam lalu

Menguji Nyali Jokowi; “Say No to …

Ellen Maringka | 19 jam lalu

Dinda, Are You Okay? …

Dewi Nurbaiti | 19 jam lalu

Pelajaran Mengenai Komentar Pedas Dinda …

Meyliska Padondan | 20 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: