Back to Kompasiana
Artikel

Humor

Pakde Kartono

Sayang istri, sayang anak, makanya disayang Allah

Tari Perut Eksklusif

OPINI | 04 May 2013 | 05:23 Dibaca: 549   Komentar: 24   0

Turki terkenal sebagai tujuan wisata turis dari berbagai negara, karena Turki tergolong negara dengan pemandangan indah, wanita-wanita cantik, dan lokasinya yang unik, di perbatasan antara eropa dan asia, di satu sisi sungai Bophorus berada di belahan Asia, di sisi lain sungai Bophorus berada di belahan Eropa.

Banyak tempat-tempat wisata atau pertunjukan-pertunjukan wisata yang ada di Turki untuk menarik wisatawan asing datang dan datang lagi ke Turki. Salah satu yang paling terkenal dan legendaris adalah Tari Perut. Bagi anda yang baru sekali ke Turki hati-hati memilih pertunjukan tari perut mana yang akan anda tonton, karena anda bisa saja salah memilih tempat, sudah bayar mahal, eh yang menari wanita jadi-jadian (pria berdandan wanita) dan sudah tidak muda lagi.

Lalu bagaimana caranya supaya kita sebagai wisatawan yang baru sekali ke Turki tidak salah pilih tempat pertunjukan, artinya biaya mahal yang kita bayar sesuai dengan kualitas pertunjukan yang kita tonton, penari perutnya wanita muda, cantik, tubuh sexy, kulit putih mulus, syukur-syukur bisa dibungkus setelah menari ? Tenang saja ada caranya. Untuk lebih jelas, cek it out :

1.Ikut rombongan travel, perjalanan ke Turki biasanya tergabung dalam paket umroh ++. Setelah perjalanan umroh ke Mekkah dan Madinah, juga ada tambahan perjalanan wisata ke kota-kota disekitar arab saudi, antara lain Mesir dan Turki. Dengan ikut rombongan travel, maka kemungkinan salah pilih menjadi kecil.

2. Malu bertanya sesat di Jalan. Pepatah ini benar-benar harus diterapkan ketika anda memutuskan wisata ke Mesir tidak pakai travel. Anda harus bertanya kepada teman-teman anda yang sudah melihat pertunjukan tari perut yang eksklusif di Istanbul Turki supaya anda pun bisa menonton pertunjukan eksklusif tersebut. Bagaimana jika anda tidak punya teman yang seperti saya maksudkan, tidak usah sedih, anda dapat bertanya kepada pihak-pihak yang saya sebutkan, mereka adalah publik figur, sehingga kemungkinan mau menjawab pertanyaan anda. Mereka-mereka yang pernah ke Turki dan (kemungkinan) mengetahui tempat pertunjukan tari perut eksklusif adalah :

- 8 orang anggota Badan Kehormatan DPR RI (Nudirman Munir (Wakil Ketua BK dari F-PG), Salim Mengga (F-PD), Darizal Basir (F-PD), Chaeruman Harahap (F-PG), Ansory Siregar (F-PKS), Abdul Razak Rois (F-PAN), Usman Jafar (F-PPP), serta Ali Maschan Moesa (F-PKB)) yang mampir nonton tari perut ke Turki setelah kunjungan kerja tentang etika ke Yunani

- Ridwan Hakim, anak ketua majelis syuro PKS Hilmi Aminuddin, yang sempat kabur ke Turki beberapa lama sebelum cekal KPK dikeluarkan atas namanya untuk diperiksa sebagai saksi dalam perkara korupsi quota impor daging sapi.

- Anis Matta, presiden PKS, yang sudah berada di turki sejak tanggal 24 April 2013 untuk survey pendahuluan dalam rangka konsolidasi kader PKS luar negeri yang di adakan tanggal 27-28 april 2013.

- pengurus DPP PKS, mereka sempat liburan bareng-bareng ke Turki namun acara tersebut dibungkus tema konsolidasi kader PKS luar negeri pada tanggal 27-28 april 2013.

- rumput bergoyang, jika pihak-pihak yang saya sebutkan (1-4) mengelak pernah menonton tari perut dan mengatakan tidak tahu tempat pertunjukan eksklusif tari perut, tanya saja kepada rumput yang bergoyang, siapa tahu rumput tersebut bisa memberikan jawaban yang lebih pasti.

Selamat pagi Indonesia.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HIGHLIGHT

Humor Pengantin Antar Negara (Bagian-1) …

Lin Halimah | 8 jam lalu

Solusi Kenaikan BBM …

A. Jauhar Fuad | 8 jam lalu

Mari Menulis… …

Nazarnurdin | 8 jam lalu

Agung Laksono Peduli Peningkatan SDM …

Agung Laksono Berka... | 8 jam lalu

BBM Menguji Dua Kapasitas Kepemimpinan …

Jusman Dalle | 8 jam lalu

Kurikulum 2013, …

Iefa Waisaleh | 8 jam lalu

Charity “Care to Share” - Aiesec …

Lidya Charolina | 8 jam lalu

Pro Duta, Persikabo & Psis Pertarungan …

Pallas Athena | 8 jam lalu

Kebijakan Yang Tidak Cantik, Tapi Menarik …

Ratusiti | 8 jam lalu

Dunia adalah Halaman Terakhir Doaku …

Abdee As | 8 jam lalu

Menjaga Nyala Api Harapan Rakyat …

Ferlando Jubelito S... | 8 jam lalu

Si Cantik di Pulau Seram - Teluk Sawai …

Elvi Bandanaku | 8 jam lalu

Membumikan Fungsi Ke(polisi)an Dalam …

Muhammad Nasir | 8 jam lalu

Wacana Partai Lokal di Papua: Demokrasi atau …

Hamid Ramli | 8 jam lalu

Keterbukaan Informasi Publik di Aceh Masih …

Baihaqi | 8 jam lalu

Siapapun Presidennya, Semoga Yang …

Handarbeni Hambegja... | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: