Back to Kompasiana
Artikel

Humor

Nur Setiono

Saya seorang pensiunan swasta, yg senang mengamati kehidupan sosial/kemasyarakatan. Sok merasa sibuk. Iseng suka tulas selengkapnya

Dari Pameran Fosil… (haha-hihi)

OPINI | 29 May 2013 | 00:27 Dibaca: 271   Komentar: 10   3

Di sebuah Pameran Arkeologi Internasional yang juga menampilkan beberapa temuan fosil fosil binatang purba dan manusia pra sejarah sampai modern, si Slamet dan si Abal di daulat untuk berperan serta menjaga stand. Kedua sohib tersebut ditugasi menjaga tengkorak dan kerangka manusia manusia yang paling berpengaruh dizamannya.

Serombongan turist, memyempatkan diri bertandang ke standnya si Slamet. Disitu terpajang sebuah kerangka dan tengkoran manusia, tapi ukurannya kecil alias mini. Sang turist bertanya itu tengkorak siapa?. Dengan sangat fasih, gamblang nan cekatan si Slamet menjelaskan bahwa itu tengkorak Raja Mesir, Rammeses II atau dikenal sebagai Firaun Agung di zamannya. Si Turist manggut manggut pertanda faham dan dapat pengetahuan baru, lantas berlalu meninggalkan si Slamet.

Selanjutnya rombongan turist tadi rupanya tertarik pada kerangka dan tengkorak yang ukurannya besar, yang kebetulan di tunggui oleh si Abal. Lalu mampirlah mereka ke obyek tersebut dan mengajukan pertanyaan yang sama dengan pertanyaan kepada si Slamet sebelumnya. Dengan semangat 45 dan mendetail, si Abal menjelaskan bahwa itu tengkorak Raja Mesir, Rammeses II atau lebih popular di juluki Firaun Agung. Wow…. para turist tersebut mengernyitkan dahi, garuk garuk kapala dan saling pandang pertanda nggak faham, malah bingung. Kemudian bertanya lagi pada si Abal,

“pak Abal,….. tadi disana pak Slamet juga menjelaskan bahwa tengkorak kecil yang ditungguinnya adalah tengkorak Raja Firaun, Rammeses II. Nah…. Ini yang gedean juga tengkorak Firaun, Rammeses II. Jadi mana yang benerrrrr…..?”

Si Abal rada kaget dan gugup. Tapi bukan si Abal namanya kalo nggak pandai berdalih, menutupi keo’onannya.

“Oh,…. begini mas Tur,… eh Rist,… Turist… Kalo yang di si Slamet itu tengkorak waktu Firaun masih berumur 10 tahun. Sedangkan yang ini Firaun setelah dewasa, makanya tengkoraknya besar…”. jelas si abal sembari menahan tawa….hihihihihii…. :lol:

Turist : “…?????…. ?????….”

*** Haha-hihi hasil reka ulang dari brolan waktu ngeronda…. hanya joke

Jakarta, 28 Mei 2013;

- Nur Setiono -

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Sukses sebagai Pengusaha Telur Asin …

Tjiptadinata Effend... | | 21 December 2014 | 11:54

Cegah Lintah Darat Merajalela dengan GNNT …

Agung Soni | | 21 December 2014 | 11:16

Rahasia Keberhasilan Pariwisata: Jangan …

Jimmy Haryanto | | 21 December 2014 | 08:18

[Langit Terbelah Dua] Pohon Malaikat …

Loganue Saputra Jr ... | | 21 December 2014 | 16:39

Waspada Komplotan Penipu Mengaku Dari …

Fey Down | | 21 December 2014 | 23:23


TRENDING ARTICLES

Fenomena Prostitusi Online sebagai Efek …

Gholal Pustika Widi... | 11 jam lalu

Sensasi Singkong Rebus Menteri Yuddy …

Andi Harianto | 11 jam lalu

Ketika Tulisanmu Dihargai Jutaan Rupiah …

Wijaya Kusumah | 12 jam lalu

Sekilas Wajah Pak Menteri Anies Mirip …

Agus Oloan | 12 jam lalu

Campur Tangan Joko Widodo dalam Konflik di …

Imam Kodri | 17 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: