Back to Kompasiana
Artikel

Humor

® Alvarizi

Dengan Menghadapi Tantangan,kita telah membuka Kesempatan untuk mengubah mimpi menjadi Kenyataan. Lebih baik sibuk menjadi murid selengkapnya

[Humor ++] Kenaikan BBM menurut Markonah

OPINI | 18 June 2013 | 08:54 Dibaca: 649   Komentar: 8   0

Suatu malam menjelang tidur Arke dan sang istri,yang tidak lain tidak bukan adalah Markonah terlibat sebuah percakapan.
Setelah bertempur setengah jalan(sesuai kemampuan Arke) dengan nyawa tinggal setengah,ngos-ngosan dan keringat dingin membanjir,Arke membuka obrolan seputar lulusnya rencana kenaikan BBM di oleh anggita DPR RI.

Arke:”Kon..sayang,(maksudnya markonah),papi bingung nih kalau nanti BBM benar2 naik,bagaimana dengan kelanjutan rumah tangga kita ya?”

Markinah:” owh..itu.?.sudahlah papih Arke tenang saja,jika nanti BBM naik,mamih akan berusaha sekuat tenaga agar punya mamih sesuai dengan setandar BBM yang naik itu,papih Arke gak usah khawatir dan susah mendapatkan BBM di jalanan.”sambil ngusap-usap bonggol arke yang kolap.

Arke:” bagaimana ga pusing mih,mamih kan tahu sendiri BBM belum naik saja harga sembako sudah mahal,apalagi nanti kl BBM jadi naik?”

Markonah:”sudahlah papih gak usah pusing,kan ada mamih yang siap memenuhi kebutuhan BBM papih?”

Arke:”Gimana gak pusing mih,dengan naiknya BBM otomatis,papih dan para supir angkutan barang akan terkena imbasnya langsung!”

Markonah:”nah..itu dia bagusnya pih!dengan adanya Kenaikan BBM otomatis papih sebagai supir, tidak akan jajan sembarangan di jalan untuk mencari BBM!!dan mamih siap mewujudkan BBM untuk papih,gratis..tis..tis!!”

Arke:”hah..?apa sih yang mamih tahu tentang BBM?

Markonah:”BBM kan BESAR BULAT MONTOK seperti wanita Pantura itu kan pih??!”

Arke:”Arrrrgh…sompreeet kenapa otak bini ane selevel sama ane yak? Tuhan memang adil!!

salam.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Santri dan Pemuda Gereja Produksi Film …

Purnawan Kristanto | | 22 October 2014 | 23:35

Kontroversi Pertama Presiden Jokowi dan …

Zulfikar Akbar | | 23 October 2014 | 02:00

[BALIKPAPAN] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:00

Lilin Kompasiana …

Rahab Ganendra | | 22 October 2014 | 20:31

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Singkirkan Imin, Jokowi Pinjam Tangan KPK? …

Mohamadfi Khusaeni | 6 jam lalu

Pembunuhan Bule oleh Istrinya di Bali …

Ifani | 6 jam lalu

Ketua Tim Transisi Mendapat Rapor Merah dari …

Jefri Hidayat | 7 jam lalu

Jokowi, Dengarkan Nasehat Fahri Hamzah! …

Adi Supriadi | 13 jam lalu

Ketika Ruhut Meng-Kick Kwik …

Ali Mustahib Elyas | 17 jam lalu


HIGHLIGHT

Air …

Hotman J Lumban Gao... | 7 jam lalu

Penguasaan Sumber Daya Strategis …

Kang Warsa | 7 jam lalu

Ironi Setalah Dialog Kerukunan dan …

Sapardiyono | 7 jam lalu

Kepercayaan untuk Pemimpin Baru …

Kasmui | 7 jam lalu

Revolusi dari Desa di Perbatasan …

Pepih Nugraha | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: