Back to Kompasiana
Artikel

Humor

Gatot Swandito

Yang kutahu, aku tidak tahu apa-apa

Klinik Pembesar Mr. P

OPINI | 19 June 2013 | 20:10 Dibaca: 724   Komentar: 24   6

Tadi malam Pakde Kartono yang baru saja bertengkar hebat dengan istrinya berjalan-jalan. Menjelang perempatan langkahnya terhenti. Dipandanginya baliho besar yang dipasang di depan rumah bercat putih. Pada baliho itu tertulis besar-besar “3 BESAR”. Pada bagian bawah baliho tertulis “Cinta, Kerja, Harmoni”

“Jangan-jangan ini klinik yang dimaksud Rhatam itu. Ini pasti klinik yang bisa menyempurnakan cinta, menambah semangat kerja, yang akan mengharmoniskan rumah tangga,” gumam Pakde, “Ini pasti klinik yang bisa membesarkan penisku sampai tiga kali lebih besar.” Senyum Pakde pun mengembang lebar. “Nah, itu dia,” seru Pakde sambil menunjuk gambar lelaki berkumis tipis pada baliho. Lelaki pada baliho itu berjas putih sedang mengacungkan tangannya yang mengepal. “Itu pasti contoh pasien klinik yang berhasil membesarkan penisnya.”

Tanpa banyak pertimbangan lagi Pakde pun masuk. Di dalam Pakde diterima dengan sopan oleh lelaki berjas putih. “Ini pasti tenaga medis di klinik ini,” pikir Pakde yakin. “Apa masih buka?”

“Oh masih. Partai kami adalah partai terbuka. Siapa saja boleh bergabung dengan partai kami,” jawab lelaki berjas putih.

“Apa benar di sini tempat yang tepat untuk membesarkan tiga kali lipat?”

“Benar sekali Akhi, kami menargetkan 3 besar. Karenanya kami harus kerja keras, tentu saja dengan cinta dan harmoni.”

“Itu pasti, tanpa cinta dan harmoni kerja kita menjadi sia-sia.” Pakde sudah membayangkan ia akan segera mendapatkan yang diharapkannya.

“Syukron kalau Akhi mengerti.”

“Lalu bagaimana caranya supaya bisa membesar tiga kali lipat itu?” tanya Pakde penasaran.

“Mudah sekali. Kalau ada yang mencoblos sebanyak 10 juta, pastilah target tercapai. Cuma itu caradan syaratnya.”

“Apa!” Pakde terkejut. Kejengkelannya memuncak. “Bagaimana saya yang seusia ini bisa mencoblos istri saya sebanyak 10 juta kali. Yang benar saja.”

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Australia Jawara Piala Asia 2015 …

Achmad Suwefi | | 31 January 2015 | 18:50

Penyimpangan Perilaku Penyelenggara Siaran …

Budiyanto | | 31 January 2015 | 16:50

Inspirasi, Imajinasi, dan Referensi Dalam …

Ryan M. | | 31 January 2015 | 20:03

Di Indonesia Olah Raga Masih Dianggap …

Den Bhaghoese | | 31 January 2015 | 15:40

Menyantap Roti di Gudang Rottie …

Ariesa Putris | | 31 January 2015 | 15:27


TRENDING ARTICLES

Titik Temu, Catatan Kritis untuk Mata Najwa …

Mahi Baswati | 13 jam lalu

Siapa Adu Domba Jokowi dan Megawati? …

Nusantara Link | 14 jam lalu

Menyorot Sisi Humanitas Kisruh Sawito, Samad …

Nararya | 15 jam lalu

Abraham Samad di Ujung Tanduk …

Inesya Sisca | 15 jam lalu

Niat Jokowi Tidak Akan Torehkan Cacat …

Den Bhaghoese | 19 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: