Back to Kompasiana
Artikel

Humor

Yswitopr

....yang gelisah karena sapaan Sang Cinta dan sedang dalam perjalanan mencari Sang Cinta

FPI VS Preman Kafir

REP | 19 July 2013 | 23:13 Dibaca: 1864   Komentar: 45   7

13742498881618897837

ini senjataku, mana senjatamu?

Sedari siang, aku mencari-cari berita tentang kejadian bentrokan di Sukorejo. Menurut media-media mainstream, kerusuhan itu terjadi antara massa FPI dan warga Sukorejo. Menurut berita di media (setidaknya media online), warga menyerang massa FPI karena masyarakat kesal dengan ulah massa FPI. Tindakan sweeping yang dilakukan FPI dianggap menyinggung warga Sukorejo karena massa FPI berasal dari luar daerah (Kendal, Temanggung, Kabupaten Semarang). Tindakan main hakim sendiri oleh massa FPI dianggap melecehkan warga Sukorejo.

Sepertinya tidak puas membaca berita seperti itu. Aku pun mencoba mencari berita-berita lain yang lebih berimbang. Akhirnya ketemu dengan media online lain yang lebih mencerahkan. Rupa-rupanya, FPI tidak bentrok dengan warga Sukorejo. FPI bentrok dengan preman Kristen kafir yang selama ini menjadi benteng penjaga di kompleks lokalisasi di Sukorejo.

Jadi pemberitaan media-media semacam kompas.com salah dalam memberitakan bahwa masyarakat Sukorejo marah karena ada tragedi mobil avansa AB 7105 SA yang menabrak pengendara sepeda motor. Salah satu pengendara meninggal dunia. Warga yang marah pun sempat mengepung masjid yang digunakan untuk bersembunyi anggota FPI yang dikejar warga. Untungnya, warga tidak anarkis menerobos pagar masjid.

Yang benar adalah bahwa iring-iringan massa FPI itu akan mengadakan aksi damai dan buka bersama di masjid Sukorejo dan memperkenalkan FPI kepada masyarakat Sukorejo. Aku pun hanya bisa manggut-manggut membaca berita-berita yang bersliweran itu. Yang pasti, berita dari para pelakulah yang harus dipercaya.

Memang ada sedikit cerita berbeda. Ada yang mengatakan massa FPI tidak membawa senjata tajam. Ya iyalah, kan rencananya mau buka bersama. Masak bawa senjata tajam. Yang membawa senjata tajam adalah para preman kristen kafir. Tetapi sumber lain mengatakan bahwa massa FPI membawa sejata tajam untuk berjaga-jaga. Mana yang benar. Dua-duanya benarlah. Ada anggota yang tidak membawa senjata tajam. Dan ada anggota yang membawa senjata tajam. Hal itu untuk jaga-jaga karena diancam oleh preman-preman. Karenanya sah-sah saja jika membawa senjata tajam. Kan untuk berjaga-jaga.

Adalah tidak adil jika hanya anggota FPI yang dijadikan tersangka. Mestinya, masyarakat yang melakukan pengrusakan mobil dan membakarnya pun ditangkap dan dijadikan tersangka. Adil kan? Apalagi, FPI membawa misi mulia di Sukorejo.

Yah, semua berpulang kepada siapa berbicara apa, bukan? Yang penting bagiku adalah agama ibarat kelamin. Aku bangga dong memilikinya. trus.. silahkan melanjutkan sendiri. salam

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Melihat Lagi Fenomena Jokowi di Bentara …

Hendra Wardhana | | 25 October 2014 | 05:13

Bertualang dalam Lukisan Affandi …

Yasmin Shabrina | | 25 October 2014 | 07:50

Mejikuhibiniu: Perlukah Menghapal Itu? …

Ken Terate | | 25 October 2014 | 06:48

Pengabdi …

Rahab Ganendra | | 24 October 2014 | 22:49

Ikuti Blog Competition dan Nangkring di IIBF …

Kompasiana | | 12 October 2014 | 18:25


TRENDING ARTICLES

Jokowi Bentuk Kabinet Senin dan Pembicaraan …

Ninoy N Karundeng | 3 jam lalu

Kursi Gubernur Ahok dan Ambisi Mantan Napi …

Zulfikar Akbar | 8 jam lalu

Jangan Musuhi TVOne, Saya Suka Tendangan …

Erwin Alwazir | 9 jam lalu

Jokowi Ajak Sakit-sakit Dulu, Mulai dari …

Rahmad Agus Koto | 9 jam lalu

Gayatri, Mahir Belasan Bahasa? …

Aditya Halim | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Semoga Presiden Jokowi Tidak Salah Pilih …

Hendi Setiawan | 8 jam lalu

Pelatihan Intel Teach Project Based Learning …

Aosin Suwadi | 9 jam lalu

Membuat Bunga Cantik dari Kantong Plastik …

Asyik Belajar Di Ru... | 10 jam lalu

Benalu di Taman Kantor Walikota …

Hendi Setiawan | 10 jam lalu

Jokowi Bentuk Kabinet Senin dan Pembicaraan …

Ninoy N Karundeng | 10 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: