Back to Kompasiana
Artikel

Humor

Slamet Dunia Akhirat

seorang biasa yang hanya bisa menghasilkan tulisan yang biasa-biasa saja. gak punya blog, hanya nongkrong selengkapnya

Kelebihan dan kekurangan ASI untuk Ibu dan Bayinya

OPINI | 24 July 2013 | 21:03 Dibaca: 1321   Komentar: 0   1

Disaat susah seperti sekarang ini yang harga kebutuhan pokok sangatlah mahal pasti akan membuat pusing setiap keluarga, terutama yang mempunyai bayi karena harga susu bayi formula sangatlah muahal. Oleh karena itu beberapa tahun terakhir ini digalakkan untuk memberikan ASI secara exclusive kepada bayi sampai umur 6 bulan dan diteruskan sampai umur 2 tahun. Selain ASI mempunyai banyak kelebihan dibanding susu formula, ternyata ASI juga punya kekurangannya. Dan berikut adalah 5 (lima) kelebihan dan 4 (empat) kekurangan ASI dibanding susu formula yang jarang disadari oleh sebuah keluarga yang baru saja mempunyai seorang anak

LIMA KELEBIHAN ASI DIBANDING SUSU FORMULA

1. Lebih murah. Tentu saja ASI lebih murah karena gratis dan tersedia langsung sebanyak 2 (dua) kemasan. Sedangkan susu formula harganya terus naik seiring kenaikan harga BBM. Ingat lagunya Iwan Fals kan yang judulnya Galang Rambu Anarke salah satunya sairnya berbunyi “BBM naik tinggi susu tak terbeli……..” makanya untuk lebih berhemat pakailah ASI

2. Lebih praktis. Terutama ini untuk bayi yang suka bangun malam minta susu, biasanya ibunya malas bangun untuk bikin susu, ASI sangat disarankan karena mudah terjangkau, tinggal buka baju dan sorong aja ke bayinya.

3. Tidak basi. Asi lebih tahan lama dan tidak basi dibanding dengan susu formula yang hanya bertahan beberapa jam saja.

4. Mudah dibawa. Tentu saja karena ini sudah satu paket dengan ibunya, jadi tidak perlu bawa tas kemana-mana.

5. Tidak mudah tumpah. ASI disimpan dalam tempat yang rapat dan tidak mudah tumpah, tidak seperti susu formula yang kalau di senggol sedikit saja sering kali tumpah.

EMPAT KEKURANGAN ASI DIBANDING SUSU FORMULA

1. Rasa susu formula lebih bervariasi mulai dari rasa coklat, madu atau vanilla yang merupakan rasa buah-buahan yang disukai bayi. Sedangkan ASI rasanya gitu-gitu saja, kadang malah rasa rokok, kopi bahkan tidak jarang rasa Bir.

2. Bayi kurang bisa berekspresi sewaktu minum susunya, tidak bisa guling sana, guling sini, sambil berdiri atau bahkan sambil berlari-lari.

3. Bungkusnya kurang menarik. Bungkus ASI yang modelnya gitu-gitu saja tidak menarik untuk bayi karena tidak ada gambar miki mos atau gambar angry bird yang berwarna warni yang merupakan kesukaan anak-anak pada umumnya.

4. Kurang bebas. Ibu kurang bebas memberikan ASI untuk bayi jika ditempat umum. Tidak bisa mengeluarkan begitu saja, harus mencari tempat yang agak tersembunyi.

Sementara itu dulu mungkin kalo ada kurang lebihnya mohon maaf, dan misalnya mau nambahin silakan ditambah di komen saja

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Sasi, Konservasi Tradisional di Raja Ampat …

Dhanang Dhave | | 22 August 2014 | 15:21

Identitas Bangsa Modal dalam Kompetisi …

Julius Deliawan | | 22 August 2014 | 09:42

ALS #icebucketchallenge …

Nyayu Fatimah Zahro... | | 22 August 2014 | 17:49

[SRINTHIL] Perempuan di Kaki Masa Lalu …

Rahab Ganendra | | 22 August 2014 | 14:33

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Pesta Perkawinan Mewah, Apa Ngaruh dalam …

Ifani | 2 jam lalu

SBY ‘Ngrecoki’ Jokowi …

Suko Waspodo | 4 jam lalu

“Ahok” Sumbangan Prabowo Paling …

Pakfigo Saja | 9 jam lalu

Saat Mahkamah Konstitusi Minus Apresiasi …

Zulfikar Akbar | 13 jam lalu

Kuasa Hukum Salah Berlogika, MK Tolak …

Sono Rumekso | 13 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: