Back to Kompasiana
Artikel

Humor

Adhye Panritalopi

Alumni Fak. Hukum Univ. Hasanuddin Makassar#Penyair dari Komunitas Halte Kayu Makassar#Penulis tetap di www.negarahukum.com# "AKAN ada selengkapnya

Cerita di Balik Pelarian Napi Lapas Tanjung Gusta

OPINI | 30 July 2013 | 18:06 Dibaca: 459   Komentar: 2   0

Denny (45 thn), salah seorang napi yang berhasil kabur dari balik jeruji besi (penjara). Napi yang sudah mendekam 7 tahun dalam penjara ini berhasil melarikan diri saat terjadi kebakaran hebat di Lapas Tanjung Gusta, Medan beberapa pekan lalu.

Karena pengaruh cape dan haus selama pelarian, Denny yang bermuka sangar ini memutuskan untuk singgah di sebuah rumah yang berada di tengah kebun. Begitu masuk ke dalam rumah itu, tiba-tiba Denny kaget setelah melihat sepasang pengantin muda sementara asyik “bermain ranjang”. Karena takut pelariannya di laporkan oleh kedua orang ini. Denny pun akhirnya memutuskan untuk mengikat keduanya. Melalui usaha keras, Denny akhirnya berhasil mengikat keduanya di tiang ranjang dalam keadaan mulut tersumbat dan tanpa sehelai kain pun di tubuh mereka. Selesai mengikat keduanya, Danny kemudian mendekati si wanita lalu mencium daerah belakang telinganya. Namun belum lama beraksi, Denny tiba-tiba berdiri dan bergegas ke kamar mandi.

***

Sementara Denny berada di kamar mandi, sang pria yang terikat berbisik ke  teman wanitanya yang tak lain adalah istrinya sendiri:

Sayang, tahu tidak, orang yang tadi itu sepertinya seorang Napi deh. Kamu lihat kan baju yang dipakainya. Mungkin dia itu salah satu napi dari lapas Tanjung Gusta yang kabur seperti yang senter diberitakan di Tipi. Melihat dari gelagaknya, kelihatan dia itu sudah lama berada dalam penjara dan belum pernah menyentuh wanita dalam waktu cukup lama. Itu terbaca ketika tadi dia menciummu. Jika dia ingin berhubungan seks denganmu, jangan menolak, jangan mengeluh, lakukan sesuai keinginannya, berikan saja kepuasan jika dia minta. Orang itu berbahaya, jika marah, dia bisa membunuh kita. Jadi bertahanlah sayang, ini demi keamanan nyawa kita bedua juga, semangat !!… I Love You …

Mendengar penjelasan suaminya, si wanita itu kemudian berkata:

Tenang sayang, orang itu tidak berbahaya, Tadi waktu dia mencium aku, dia sempat berbisik ke telingaku. Dia bilang dia homo dan menurutnya kamu seksi sekali. Cuma dia tadi nanya, dimana ada kondom?, karena katanya kondom miliknya tertinggal di lapas. Terus, aku bilang kondom ada di kamar mandi. Jadi, tenang sayang!.  Tidak apa, ini pesanku saja, kamu harus bertahan sayang!. Semangat sayangku, I Love You Too …Emmwaaach… “

_______________________

# Maaf, demi kenyamanan bersama, sekaligus menjaga perasaan masing-masing pihak, kiranya cerita ini dimaknai sebagai lelucon biasa. Tidak ada maksud lain dari Panulis selain untuk menghibur pembaca__ Terima Kasih, Selamat Berbuka Puasa !

_____________________

Tulisan ini terinspirasi dari cerita-cerita lucu di:

http://www.nusareborn.in/archive/index.php/t-64374.html

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Berburu Oleh-oleh Khas Tanah Dayak di Pasar …

Detha Arya Tifada | | 26 November 2014 | 04:19

Menuju Jakarta, Merayakan Pestanya …

Hendra Wardhana | | 26 November 2014 | 07:59

Nangkring bareng Litbang Kementerian …

Kompasiana | | 25 November 2014 | 19:25

Minum Air Lemon di Pagi Hari dan Manfaatnya …

Gitanyali Ratitia | | 26 November 2014 | 01:38

Ikuti Blog Competition ”Warna Warni Indah …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 10:50


TRENDING ARTICLES

Teror Putih Pemecah Partai Politik …

Andi Taufan Tiro | 3 jam lalu

Pak JK Kerja Saja, Jangan Ikutan Main di …

Hanny Setiawan | 4 jam lalu

Kisruh Golkar, Perjuangan KMP Menjaga …

Palti Hutabarat | 9 jam lalu

Golkar Lengserkan Aburizal Bakrie, Babak …

Imam Kodri | 10 jam lalu

5 Kenampakan Aneh Saat Jokowi Sudah …

Zai Lendra | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Jokowi Membutuhkan Algojo Daripada Jaksa …

Mohamadfi Khusaeni | 8 jam lalu

Ciremei 3078mdpl bersama Aprak Jaya …

Padlun Fauzi | 8 jam lalu

Bahasa Tarzan Di Pasar Perbatasan …

Firdaus Umar | 8 jam lalu

Keroyokan Bangun Pasar Rakyat …

Ahmad Syam | 8 jam lalu

Berhentilah Bermimpi untuk Merdeka …

Eka Putra | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: