Back to Kompasiana
Artikel

Humor

Adhye Panritalopi

Alumni Fak. Hukum Univ. Hasanuddin Makassar#Penyair dari Komunitas Halte Kayu Makassar#Penulis tetap di www.negarahukum.com# "AKAN ada selengkapnya

Cerita di Balik Pelarian Napi Lapas Tanjung Gusta

OPINI | 30 July 2013 | 18:06 Dibaca: 434   Komentar: 2   0

Denny (45 thn), salah seorang napi yang berhasil kabur dari balik jeruji besi (penjara). Napi yang sudah mendekam 7 tahun dalam penjara ini berhasil melarikan diri saat terjadi kebakaran hebat di Lapas Tanjung Gusta, Medan beberapa pekan lalu.

Karena pengaruh cape dan haus selama pelarian, Denny yang bermuka sangar ini memutuskan untuk singgah di sebuah rumah yang berada di tengah kebun. Begitu masuk ke dalam rumah itu, tiba-tiba Denny kaget setelah melihat sepasang pengantin muda sementara asyik “bermain ranjang”. Karena takut pelariannya di laporkan oleh kedua orang ini. Denny pun akhirnya memutuskan untuk mengikat keduanya. Melalui usaha keras, Denny akhirnya berhasil mengikat keduanya di tiang ranjang dalam keadaan mulut tersumbat dan tanpa sehelai kain pun di tubuh mereka. Selesai mengikat keduanya, Danny kemudian mendekati si wanita lalu mencium daerah belakang telinganya. Namun belum lama beraksi, Denny tiba-tiba berdiri dan bergegas ke kamar mandi.

***

Sementara Denny berada di kamar mandi, sang pria yang terikat berbisik ke  teman wanitanya yang tak lain adalah istrinya sendiri:

Sayang, tahu tidak, orang yang tadi itu sepertinya seorang Napi deh. Kamu lihat kan baju yang dipakainya. Mungkin dia itu salah satu napi dari lapas Tanjung Gusta yang kabur seperti yang senter diberitakan di Tipi. Melihat dari gelagaknya, kelihatan dia itu sudah lama berada dalam penjara dan belum pernah menyentuh wanita dalam waktu cukup lama. Itu terbaca ketika tadi dia menciummu. Jika dia ingin berhubungan seks denganmu, jangan menolak, jangan mengeluh, lakukan sesuai keinginannya, berikan saja kepuasan jika dia minta. Orang itu berbahaya, jika marah, dia bisa membunuh kita. Jadi bertahanlah sayang, ini demi keamanan nyawa kita bedua juga, semangat !!… I Love You …

Mendengar penjelasan suaminya, si wanita itu kemudian berkata:

Tenang sayang, orang itu tidak berbahaya, Tadi waktu dia mencium aku, dia sempat berbisik ke telingaku. Dia bilang dia homo dan menurutnya kamu seksi sekali. Cuma dia tadi nanya, dimana ada kondom?, karena katanya kondom miliknya tertinggal di lapas. Terus, aku bilang kondom ada di kamar mandi. Jadi, tenang sayang!. ┬áTidak apa, ini pesanku saja, kamu harus bertahan sayang!. Semangat sayangku, I Love You Too …Emmwaaach… “

_______________________

# Maaf, demi kenyamanan bersama, sekaligus menjaga perasaan masing-masing pihak, kiranya cerita ini dimaknai sebagai lelucon biasa. Tidak ada maksud lain dari Panulis selain untuk menghibur pembaca__ Terima Kasih, Selamat Berbuka Puasa !

_____________________

Tulisan ini terinspirasi dari cerita-cerita lucu di:

http://www.nusareborn.in/archive/index.php/t-64374.html

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Bledug Kuwu, Fenomena Langka Alam Indonesia …

Agoeng Widodo | | 27 August 2014 | 15:18

Taufik Mihardja dalam Sepenggal Kenangan …

Pepih Nugraha | | 27 August 2014 | 22:34

Ini yang Harus Dilakukan Kalau BBM Naik …

Pical Gadi | | 27 August 2014 | 14:55

Cinta dalam Kereta (Love in The Train) …

Y.airy | | 26 August 2014 | 20:59

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Hilangnya Acara Budaya Lokal di Televisi …

Sahroha Lumbanraja | 8 jam lalu

Lamborghini Anggota Dewan Ternyata Bodong …

Ifani | 9 jam lalu

Cara Mudah Latih Diri Agar Selalu Berpikiran …

Tjiptadinata Effend... | 10 jam lalu

3 Kebebasan di K yang Buat Saya Awet Muda …

Hendrik Riyanto | 11 jam lalu

Boni Hargens cs, Relawan atau Buruh Politik …

Munir A.s | 20 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: