Back to Kompasiana
Artikel

Humor

Aang Suherman

Petani-TKI-Jalan-jalan- Ekspresi apa adanya,semoga bermanfaat.

Humor: Cara Tes Keperjakaan

OPINI | 21 August 2013 | 23:24 Dibaca: 1435   Komentar: 22   10

Wacana dan rencana keharusan test keperawanan bagi siswi yang akan masuk sekolah,sangat aneh dan terkesan mengada-ada,kalau dalam bahasa Sunda disebut :aya-aya wae…!.Berbagai kritik hadir,berbagai opini keluar dari yang pro sampai yang kontra dan berstandar ganda,mengenai pendapat tentang harus atau tidaknya tes keperawanan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh pelosok negeri.

Yang pro biasanya beralasan karena menurut beberapa survei membuktikan bahwa anak usia SMP di kita,hampir sekian persen sudah tidak perawan lagi.Celakanya,hilang mahkota gadisnya mereka itu bukan karena kecelakaan atau disebabkan karena suka naik sepeda,tetapi disinyalir hilang keperawanannya karena pernah berhubungan intim di luar nikah.Sebut saja dengan gamblang,mereka sudah pernah berzina.Ampyuuun!

Yang pro dengan test ini,berpendapat untuk mengurangi dan memberi efek jera kepada anak-anak usia itu,maka perlu tes kegadisan ketika mau masuk sekolah.Mengenai teknis mengetes kegadisannya ? Nah ini juga jadi polemik tersendiri,konon katanya ada yang dilihat secara kasat mata saja,masih ada selaput dara atau tidak,dan yang nyleneh ada juga katanya yang dimasukan dua jari saja ke vagina sang pasien.Nah ini menimbulkan polemik terbaru juga,Terbayang berapa ratus calon siswa berderet antri untuk diperiksa (maaf) veginya masing-masing.

Intinya yang pro cara test ini,adalah untuk mengurangi jumah anak remaja yang suka mengobral kegadisannya sebelum waktu dan bukan kepada yang berhaknya nanti,suaminya.

Yang kontra,utamanya menyatakan bahwa kegadisan dan keperawanan seseorang itu adalah murni hak pribadi setiap orang.Disdik atau sekolah tak usah ikut mengurus hal-hal demikian.” Itu adalah hal dan termasuk wilayah privacy setiap orang..,Disdik urusi saja bidang pendidikan dan tetek bengeknya,agar lebih bermutu pendidikan di tanah air,ngapain pula ngurus yang bukan wilayahnya…!” teriak yang kontra.

Lebih jauh yang kontra berkata pula,” Hwallah,..keperawanan itu tidak menjamin baiknya moralitas seseorang.Tidak jamin deh…,nyatanya yang sudah tidak perawan ketika masa gadisnya ,banyak kok yang berprestasi dan berjasa bagi bangsa ini..’.

Dan masih banyak lagi suara-suara kontra lengkap dengan paparan dan argumentasinya masing-masing yang canggih-canggih dan masuk akal.

***

Ngemeng-ngemeng soal tus-tas-tes-tes semacam itu,terutama tes keperawanan,kok menyerempet -nyerempet ke soal isu gender.Tes keperawanan itu pastinya hanya dilaksanakan kepada siswa yang berjenis kelamin perempuan.Kenapa kepada siwa laki-laki tidak di tes tentang ‘masih perjaka atau tidak’ ? Karena tidak mungkin ada fenomena banyak kehilangan kegadisan di remaja tanah air,kalau tidak ada yang ‘merusak’ dahulu dengan masuknya alat kelamin kaum lelaki.

Saya rasa perlu siswa laki-lakipun dites keperjakaanya..! Caranya….? Kalau cara mengetes kegadisan hampir semua orang tahu,kalau selaput dara tipis di vagina sudah robek atau rusak,maka berarti sang wanita itu sudah tidak perawan lagi.Itu adalah ciri baku untuk status perawan atau tidaknya seorang perempuan.Lalu kalau laki-laki,bagaimana¬†caranya lihat seorang lelaki masih perjaka atau sudah tidak perjaka lagi?

Mungkin pak dokter dan bu dokter kompasianer bisa memberitahu kita di lapak kompasiana milik beliau masing-masing,untuk memberi penjelasan ciri lelaki masih masih perjaka atau tidak secara medis.Karena saya sudah mencari ke segala sumber,tak ada yang bisa menjelaskan secara pasti,apakah seorang laki-laki masih perjaka atau bukan,dan bisa dibuktikan secara medis.

Beberapa waktu belakangan ini justeru saya tahu cara mengetes perjaka atau tidaknya itu dari Mang Empud,tetangga saya di kampung.Konon kata beliau jika mau melihat lelaki masih perjaka atau tidak,caranya begini saja.

Mang Empud berkata.” Cara melihat lalaki masih bujang (perjaka) atau sudah tidak ? Ah,gampang Kang,lihat saja pria yang di tes itu kedua lututnya ,jika ujung lututnya ketika ditekuk berbentuk seperti obeng kembang,..itu berarti sudah pernah berhubungan intim,…artinya pria tersebut sudah tidak bujang lagi..Hehe,” dasar Mang Empud!

Benar atau tidak,betul apa salah,itu hanya perkataan tetangga saya gan,percaya atau tidak silahkan tes saja sendiri,lihat dengkul sendiri hehe…! Masih dengkul bujangan atau bukan…?

Mohon maaf,cara dan teori serta pendapat mang Empud ini,tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.Masih harus diuji di poskamling tentang kebenaran dan keakuratan pernyataannya.

Yang jelas perawan atau bukan,masih perjaka atau bukan,yang akan tahu adalah diri sendiri masing-masing,bukan…? Terima kasih sudah membaca.Salaman hangat.

@Disclaimer:Tulisan ini di bawah topik Hiburan,genre Humor.Isi dan akibat di luar tanggung jawab penulis.

Ang Dhanie Suherman-Rydh.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Istiwak, Jam Kuno di Kota Solo …

Agoeng Widodo | | 23 September 2014 | 11:20

Perang Mulut di Talkshow TV (Mestinya) Cuma …

Arief Firhanusa | | 23 September 2014 | 11:04

Billboard, Sarana Sosialisasi Redam Gepeng …

Cucum Suminar | | 23 September 2014 | 16:30

Mengapa Toga Berwarna Hitam? …

Himawan Pradipta | | 23 September 2014 | 15:14

Lelaki Pengingatku …

Edrida Pulungan | | 23 September 2014 | 17:11


TRENDING ARTICLES

Mendikbud Akhirnya Tegur Guru Matematika …

Erwin Alwazir | 7 jam lalu

Ini Kata Anak Saya Soal 4 x 6 dan 6 x 4 …

Jonatan Sara | 9 jam lalu

PR Matematika 20? Kemendiknas Harus …

Panjaitan Johanes | 11 jam lalu

Kesamaan Logika 4 X 6 dan 6 X 4 Profesor …

Ninoy N Karundeng | 11 jam lalu

Cara Gampang Bangun ”Ketegasan” …

Seneng Utami | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Kemana Peghuni Eks Bongkaran Tanah Abang dan …

Akhmad Sujadi | 8 jam lalu

Usia Orang Kota Lebih Pendek Dari Orang …

Asep Rizal | 8 jam lalu

Apa Salahnya Ahok, Dimusuhi Oleh Sekelompok? …

Kwee Minglie | 8 jam lalu

Waspadai Caries Gigi …

Amallya Luckyta | 8 jam lalu

Kunci Sukses itu Sesungguhnya Ada di Tangan …

Tjiptadinata Effend... | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: