Back to Kompasiana
Artikel

Musik

Andi Kurniawan

sekedar omong-omong sambil belajar merenungi hidup

Iwan Fals dan Syair Transportasi

REP | 25 October 2010 | 08:29 Dibaca: 184   Komentar: 6   2

mungkin iwan fals merupakan penyanyi balada terakhir yang banyak mengungkap fenomena sehari-hari dengan sukses. walaupun belakangan tema-tema lagunya bergeser ke arah cinta yang biasa-biasa saja, namun lagu-lagunya di masa lalu tetap tertanam erat dalam benak banyak pendengarnya. salah satu tema lagu yang menjadi perhatian bang iwan adalah soal transportasi, yang sayangnya dipotret dari sudut pandang negatif, sesuatu yang ternyata masih relevan hingga kini. menurut catatan saya, setidaknya ada 3 lagu yang secara khusus bertutur soal transportasi, yaitu 2 lagu tentang kecelakaan kereta dan kapal laut, serta 1 tentang kondisi kereta yang selalu terlambat. bagi mereka penganut setia iwanisne tentu sudah tahu lagu-lagu mana yang saya maksud, benar sekali: ‘celoteh camar tolol dan cemar’ yang bercerita tentang tenggelamnya kapal tampomas awal tahun 80an, ‘1910′ yang memotret dengan baik kecelakaan kereta api bintaro pada era yang sama, serta ‘kereta tiba pukul berapa’, yang menjadikan moda kereta sebagai cerita latar sebuah kisah cinta. selain itu, masih ada beberapa lagu lain yang menyinggung soal kereta (perempuan malam, kereta tua), pesawat (pesawat tempurku), yang menjadikan berbagai moda transportasi sebagai pendukung kisah berbagai tema. yang luar biasa menurut saya adalah iwan fals bisa mengungkap banyak tema cinta dengan caranya yang unik dan indah, yang sayangnya susah ditemui dalam banyak lagu (dia maupun orang lain) yang ada saat ini.

hmm jadi kangen dengan lagu-lagu yang membumi dan dalem itu…

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Agnezmo Masuk Final Nominasi MTV EMA 2014, …

Sahroha Lumbanraja | | 16 September 2014 | 19:37

60 Penyelam Ikut Menanam Terumbu Karang di …

Kompas Video | | 16 September 2014 | 19:56

“Penjual” Perdamaian Aceh …

Ruslan Jusuf | | 16 September 2014 | 17:33

Musim Semi di Australia Ular Berkeliaran …

Tjiptadinata Effend... | | 16 September 2014 | 15:54

Ibu Rumah Tangga, Profesi atau Bukan? …

Mauliah Mulkin | | 16 September 2014 | 13:13


TRENDING ARTICLES

Ahokrasi, Tepat dan Harus untuk Jakarta …

Felix | 10 jam lalu

Norman K Jualan Bubur, Tampangnya Lebih Hepi …

Ilyani Sudardjat | 10 jam lalu

Suparto, Penjahit Langganan Jokowi …

Niken Satyawati | 13 jam lalu

Ganggu Ahok = Ganggu Nachrowi …

Pakfigo Saja | 14 jam lalu

Kabinet Jokowi-JK Terdiri 34 Kementerian dan …

Edi Abdullah | 16 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: