Back to Kompasiana
Artikel

Musik

Herumawan P A

Asli wong Yogya. Pernah menjadi mahasiswa UIN Sunan Kalijaga. Menyukai olahraga sepakbola, sedang belajar menjadi selengkapnya

Gombloh, Nasionalis Sejati

OPINI | 20 August 2011 | 22:21 Dibaca: 832   Komentar: 23   3

13138355921116478093

Sumber gambar: Tribunnews.com

Anda masih ingat dengan Almarhum Gombloh. Bagi anda yang besar di tahun 70 hingga awal 90-an pasti mengenal Almarhum Gombloh. Almarhum sendiri dikenal sebagai penyanyi dan pencipta lagu yang handal di jamannya. Banyak lagu-lagu Almarhum Gombloh yang bertemakan nasionalisme. Salah satunya lagu Kebyar-Kebyar yang begitu fenomenal pada waktu itu.

Lagu Kebyar-Kebyar ini mampu membangkitkan rasa nasionalisme bagi sethiap orahng yang mendengarkannya. Sampai sekkarang pun, saya masih kagum dan takjud oleh syair lagu Kebyar-Kebyar ini. Beikut ini syair lagu Kebyar-Kebyar yang saya salin dari simbah google:

*Indonesia merah darahku, putih tulangku

Bersatu dalam semangatmu

Indonesia debar jantungku, getar nadiku

Berbaur dalam angan-anganmu

Kebyar-Kebyar pelangi jingga

**Indonesia nada laguku, simphoni perteguh

Selaras dengan simphonimu

Kebyar-Kebyar pelangi jingga

Biarpun bumi berguncang, kau tetap Indonesiaku

Andaikan matahari terbit dari barat, kau pun Indonesiaku

Tak sebilah pedang yang tajam dari palingkan daku darimu

Ku singsingkan lengan, rawe rawe rantas malang malang tuntas denganmu

repeat* [3x]

repeat**

repeat*

Terima kasih, Almarhum Gombloh. Engkau memang bukan pahlawan yang berperang di medan laga. Tapi Engkau adalah pahlawan di hati kami, para penggemarmu. Bagi kami, Engkau adalah seorang nasionalis sejati yang berjuang dalam lantunan lagu. Engkau menyemangati kami lewat lagu-lagu yang heroik dan penuh makna. Walaupun Engkau telah tiada pada dua puluh tiga tahun lalu, namamu tetap terkenang di hati kami, para penggemarmu.

Salam Indonesia Raya.

Tags: 17agustus

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pemangsa Anak-anak Sasar Sekolah-sekolah …

Jonas Suroso | | 24 April 2014 | 01:14

Di Balik Cerita Jam Tangan Panglima …

Zulfikar Akbar | | 24 April 2014 | 01:13

Bapak-Ibu Guru, Ini Lho Tips Menangkap …

Giri Lumakto | | 24 April 2014 | 11:25

Pedagang Racun Tikus Keiling yang Nyentrik …

Gustaaf Kusno | | 24 April 2014 | 10:04

Kompasiana Menjadi Sorotan Pers Dunia …

Nurul | | 22 April 2014 | 19:06


TRENDING ARTICLES

Nasib Capres ARB (Ical Bakrie) dan Prabowo …

Mania Telo | 6 jam lalu

Provokasi Murahan Negara Tetangga …

Tirta Ramanda | 7 jam lalu

Aceng Fikri Anggota DPD 2014 - 2019 Utusan …

Hendi Setiawan | 8 jam lalu

Prabowo Beberkan Peristiwa 1998 …

Alex Palit | 12 jam lalu

Hapus Bahasa Indonesia, JIS Benar-benar …

Sahroha Lumbanraja | 13 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: