Back to Kompasiana
Artikel

Musik

Bernadetta

Mahasiswa Sosiologi Antropologi Universitas Sebelas Maret Surakarta yang bercita - cita menjadi seorang Violis ^_^)/ Belajar selengkapnya

Lirik lagu dan Terjemahan Lagu Mama’s Coat - George Baker

REP | 05 March 2012 | 00:03 Dibaca: 832   Komentar: 2   1


MAMA’S COAT

It was a Monday morning, my first day to school

I didn’t have a coat to wear, I have sad and feel so cold

We live with mama and daddy, under outside of town

They couldn’t give us so much, but never turn around

The snow was slowly falling, the sky was dark and rained

The kids at school look at to me, because I wear no skate

Look likely in the evening, I cried away at home

My mama couldn’t stand and sold her only coat

Reff :

Oh mama, sweet mama, She sold her only coat

Yes I remember mama, And have she came to me

She said ‘son, I can’t give you, Almost of everything

Oh yes, I will remember, until I cry and mourn

And mama smile while she gave me

Her brand new winter coat

By : George Baker Selection

TERJEMAHAN:

MANTEL MILIK MAMA

Hari itu adalah hari Senin pagi, hari pertamaku pergi kesekolah
Aku tidak punya sepatu untuk di pakai

Aku sedih dan merasa begitu kedinginan
Kita
tinggal dengan mama dan papa, di pinggiran kota
Mereka tidak
bisa memberi kita lebih banyak, tetapi tidak pernah berpaling

Salju perlahan-lahan turun, langit yang gelap dan hujan turun
Anak-anak
di sekolah melihatku, karena aku tidak mengenakan mantel
Melihat kemungkinandi malam hari

Aku menangis sepanjang jalan menuju rumah
Mamaku
merasa tidak tega dan menjual mantel satu-satunya

Reff :

Oh mama, mama tersayang, dia menjual mantel satu-satunya
Ya
aku ingat mama dan dia telah datang kepadaku
diaberkata ‘nak, saya tidak bisa memberi kamu hampir dari segalanya
Oh ya, aku akan
teringat, hingga aku menangis dan bersedih
Dan mama tersenyum
ketika dia memberi saya

Mantel musim dinginnya yang baru

Oleh : George Baker Selection


Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Andai Masyarakat Tangerang Selatan Sadar, …

Ngesti Setyo Moerni | | 28 November 2014 | 17:27

Dari (Catatan Harian) Kompasiana ke (Sudut …

Lizz | | 28 November 2014 | 16:22

Kampret Jebul: Rumah …

Kampretos | | 28 November 2014 | 15:50

Saran untuk Ahok Cegah Petaka Akibat 100 …

Tjiptadinata Effend... | | 28 November 2014 | 15:30

Tulis Ceritamu Membangun Percaya Diri Lewat …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 14:07


TRENDING ARTICLES

Kongkalikong Dokter dengan Perusahaan Obat …

Wahyu Triasmara | 6 jam lalu

Hampir Saja Saya Termakan Rayuan Banci …

Muslihudin El Hasan... | 9 jam lalu

Lagu Anak Kita yang Merupakan Plagiat …

Gustaaf Kusno | 11 jam lalu

Edisi Khusus: Kompas 100 Halaman dalam …

Tubagus Encep | 11 jam lalu

Ahok Narsis di Puncak Keseruan Acara …

Seneng Utami | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Perempuan Berkabut Musim …

Budhi Wiryawan | 7 jam lalu

Kado Berwarna Biru Dari Alex …

Agustina | 7 jam lalu

Cerita dari Kotamobagu, Kota Terkecil di …

Ferdinand Mokodompi... | 7 jam lalu

Rakyat Miskin Tidak Boleh Sakit …

Emilia . | 8 jam lalu

Tak Ada Tionghoa Kristen atau Islam, Semua …

Erwin Alwazir | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: