Back to Kompasiana
Artikel

Musik

Bernadetta

Mahasiswa Sosiologi Antropologi Universitas Sebelas Maret Surakarta yang bercita - cita menjadi seorang Violis ^_^)/ Belajar selengkapnya

Lirik lagu dan Terjemahan Lagu Mama’s Coat - George Baker

REP | 05 March 2012 | 00:03 Dibaca: 828   Komentar: 2   1


MAMA’S COAT

It was a Monday morning, my first day to school

I didn’t have a coat to wear, I have sad and feel so cold

We live with mama and daddy, under outside of town

They couldn’t give us so much, but never turn around

The snow was slowly falling, the sky was dark and rained

The kids at school look at to me, because I wear no skate

Look likely in the evening, I cried away at home

My mama couldn’t stand and sold her only coat

Reff :

Oh mama, sweet mama, She sold her only coat

Yes I remember mama, And have she came to me

She said ‘son, I can’t give you, Almost of everything

Oh yes, I will remember, until I cry and mourn

And mama smile while she gave me

Her brand new winter coat

By : George Baker Selection

TERJEMAHAN:

MANTEL MILIK MAMA

Hari itu adalah hari Senin pagi, hari pertamaku pergi kesekolah
Aku tidak punya sepatu untuk di pakai

Aku sedih dan merasa begitu kedinginan
Kita
tinggal dengan mama dan papa, di pinggiran kota
Mereka tidak
bisa memberi kita lebih banyak, tetapi tidak pernah berpaling

Salju perlahan-lahan turun, langit yang gelap dan hujan turun
Anak-anak
di sekolah melihatku, karena aku tidak mengenakan mantel
Melihat kemungkinandi malam hari

Aku menangis sepanjang jalan menuju rumah
Mamaku
merasa tidak tega dan menjual mantel satu-satunya

Reff :

Oh mama, mama tersayang, dia menjual mantel satu-satunya
Ya
aku ingat mama dan dia telah datang kepadaku
diaberkata ‘nak, saya tidak bisa memberi kamu hampir dari segalanya
Oh ya, aku akan
teringat, hingga aku menangis dan bersedih
Dan mama tersenyum
ketika dia memberi saya

Mantel musim dinginnya yang baru

Oleh : George Baker Selection


Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Batik 3005 Meter Karya Masyarakat Yogyakarta …

Hendra Wardhana | | 02 October 2014 | 12:27

Antara Yangon, Iraq, ISIS dan si Doel …

Rahmat Hadi | | 02 October 2014 | 14:09

Kopi Tambora Warisan Belanda …

Ahyar Rosyidi Ros | | 02 October 2014 | 14:18

Membuat Photo Story …

Rizqa Lahuddin | | 02 October 2014 | 13:28

[DAFTAR ONLINE] Nangkring bersama Bank …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:52


TRENDING ARTICLES

“Saya Iptu Chandra Kurniawan, Anak Ibu …

Mba Adhe Retno Hudo... | 4 jam lalu

KMP: Lahirnya “Diktator …

Jimmy Haryanto | 5 jam lalu

Liverpool Dipecundangi Basel …

Mike Reyssent | 10 jam lalu

Merananya Fasilitas Bersama …

Agung Han | 10 jam lalu

Ceu Popong Jadi Trending Topic Dunia …

Samandayu | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Kios Borobudur Terbakar, Pencuri Ambil …

Maulana Ahmad Nuren... | 7 jam lalu

Kemacetan di Kota Batam …

Cucum Suminar | 7 jam lalu

“Amarah Nar Membumihanguskan …

Usman Kusmana | 7 jam lalu

Pembunuh (4) …

S-widjaja | 7 jam lalu

Penghujat SBY, Ayo Tanggung Jawab…!! …

Sowi Muhammad | 7 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: