Back to Kompasiana
Artikel

Musik

Abank Juki

Seorang BOCAH GEDE yang masih berusaha untuk memahami makna 'Urip Mung Mampir Ngombe'. Mencoba saling selengkapnya

Pengamen Cilik Ini Calon Penyanyi Legendaris ?

HL | 14 November 2012 | 00:55 Dibaca: 2318   Komentar: 11   5

13528266971855026959

dok. Pribadi (printscreen dari Youtube)

Ketika sedang iseng berkumpul bersama teman-teman di sebuah warnet, terdengar sayup-sayup alunan musik dari pengamen cilik. Saya kira memang benar ada pengamen di warnet tersebut, tapi ternyata alunan musik dan lagu itu berasal dari speaker salah satu komputer client di warnet tersebut. Karena suaranya yang merdu dan musiknya yang asyik, saya pun mendekati sumber suara. Setelah saya dengarkan beberapa saat, ternyata memang lagunya asyik didengar.

Saya tidak akan mengangkatnya dalam tulisan kali ini jika tak ada hal yang menarik. Pengamen cilik adalah hal yang biasa. Pengamen bernyanyi di warnet adalah hal yang biasa. Pengamen bernyanyi lalu direkam dan diunggah ke Youtube pun masih hal yang biasa. Lalu apa yang luar biasa dari pengamen cilik ini?

Coba Anda lihat jumlah pengunjung yang melihat (viewer) pada foto di atas! Jumlahnya suda melebihi angka 1,4 juta orang! Wow!!! Bagi saya hal itu cukup luar biasa untuk ukuran seorang pengamen cilik yang biasa “manggung” di jalanan.

Pikiran saya langsung melayang pada sosok Sinta-Jojo, Udin Sedunia, dan Norman Kamaru. Lalu, sudahkah pengamen cilik ini diangkat atau diperkenalkan lewat televisi nasional??? Saya yang sudah sangat jarang menyaksikan televisi, tidak tahu mengenai hal itu.

Melalui tulisan ini, saya hanya ingin turut memperkenalkan pengamen cilik, yang konon bernama Tegar, kepada para kompasianer sekalian. Doa dan harapan saya hanya satu, semoga dia diberikan kesuksesan berkat bakatnya yang luar biasa itu. Oya, wajahnya cukup tampan untuk ukuran seorang pengamen jalanan.

Silakan saksikan videonya langsung di Youtube (klik saja foto/gambar di atas). Terima kasih.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Hari Pusaka Dunia, Menghargai Warisan …

Puri Areta | | 19 April 2014 | 13:14

Paskah di Gereja Bersejarah di Aceh …

Zulfikar Akbar | | 19 April 2014 | 08:26

Keluar Uang 460 Dollar Singapura Gigi Masih …

Posma Siahaan | | 19 April 2014 | 13:21

Apakah Pedofili Patut Dihukum? …

Suzy Yusna Dewi | | 19 April 2014 | 09:33

Jangan Prasangka Pada Panti Jompo Jika Belum …

Mohamad Sholeh | | 19 April 2014 | 00:35


TRENDING ARTICLES

Sstt, Pencapresan Prabowo Terancam! …

Sutomo Paguci | 9 jam lalu

Mengintip Kompasianer Tjiptadinata Effendi …

Venusgazerâ„¢ | 16 jam lalu

Suryadharma Ali dan Kisruh PPP …

Gitan D | 17 jam lalu

Kasus Artikel Plagiat Tentang Jokowi …

Mustafa Kamal | 19 jam lalu

Timnas U 19: Jangan Takut Timur Tengah, …

Topik Irawan | 20 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: