Back to Kompasiana
Artikel

Musik

Wienndy

Suka baca, kayak pp-nya.. Suka pantai, jadi terbawa santai.. Suka tidur, tapi jarang bermimpi.. Karenanya, selengkapnya

Konser Sang Dewa Cinta Ari Lasso, Dari Rahasia Perempuan sampai kamulah satu-satunya

OPINI | 24 February 2013 | 16:16 Dibaca: 1171   Komentar: 1   0

 

1361700298783876444

Konser Sang Dewa Cinta Ari Lasso, JCC 23 Feb 2013. Siluet yang sempurna dari seorang Ari Lasso

“Kurang sehari lagi konser tunggalku Sang Dewa Cinta “SDC” 2013, semua sudah dirancang, dilatih, disiapkan, biarkan DIA menyempurnakannya. See you tomorrow.”

Begitu kicauan Ari Lasso lewat twitternya, sehari sebelum Konser tunggalnya, yang juga menandai kiprahnya berkecimpung di dunia music selama 20 tahun. Dan di Sabtu malam, 23 Februari 2013, konser pertamanya yang merupakan bentuk syukurnya setelah berkarya selama dua dasawarsa itupun akhirnya terlaksana di JCC Plenary Hall, Senayan. Konser yang bertepatan juga dengan usianya yang telah menginjak 40 tahun pada 17 Januari lalu..

13616964421839086854

Penampilan Ari Lasso di Konser Sang Dewa Cinta, JCC 23 Feb (koleksi pribadi)

Diiringi Magenta Orchestra, Andi Rianto dengan piano merahnya, konser dibuka dengan lagu Rahasia Perempuan yang menghentak dan disambut loncat-loncat penonton festival. Ari Lasso tampil dengan setelah serba hitam dan wajah yang masih terlihat habis didandani, tapi tetap macho dan ganteng. Reffrain lagu Penjaga Hati menjadi jembatan Ari Lasso untuk menyapa penonton yang memenuhi hampir seluruh gedung JCC, dari kelas Gold, Platinum, Tribun hingga festival. Beberapa lagu medleypun terdengar membahana.

Ada beberapa kejadian lucu di atas panggung, saat Ari bercerita tentang awal mula bekerja sama dengan Andi Rianto dan hingga akhirnya menemukan chemistry yang luar biasa.

“Coba mas, intro yang serem,” pintanya pada Andi. Andipun memainkan piano dengan nada horor membuat Ari kaget.

“Lho… maksudku yang romantis,” jawabnya. Dan mulailah terdengar intro indah dari jari-jari Andi yang menari lincah di atas tuts piano. Mereka bermusik dengan hati. Apapun yang dilakukan dari hati, pasti semua bisa merasakan. Dan sepanjang konser, itulah yang semua penonton rasakan.

Bintang tamu yang pertama muncul adalah Bunga Citra Lestari, berduet menyanyikan lagu Karena Aku Tlah denganmu. BCL cantik, memakai gaun mini backless putih. Melly Goeslaw pun muncul dengan lagu Jika. Bukan Melly namanya jika dandanannya tidak nyentrik dan aneh sekaligus lucu. Titi DJ menyusul, memakai gaun long dress hitam dengan aksesori kipas merah di kepala, dan meninggalkan cap bibir di pipi Ari Lasso sebelum kembali menghilang di belakang panggung. Menurut Titi DJ, Ari Lasso adalah temannya yang paling ‘jawir’. J

13616966372022362854

Melly Goeslaw tampil sebagai bintang tamu konser SDC. Bukan Melly kalau dandanannya tidak nyentrik (koleksi pribadi)

1361696786850707675

Titi DJ, bergaun hitam panjang di Konser SDC (koleksi Pribadi)

Sesaat Ari Lasso mengajak penonton untuk menyanyikan lagu kebangsaan Tanah Airku, sebagai bentuk doa dan harapan agar kemelut yang melanda negeri ini bisa segera berlalu, sebagaimana Badai Pasti Berlalu yang dinyanyikan setelahnya.

Misteri Ilahi menjadi moment sentimental dan mengharukan bagi Ari Lasso, karena diluar rencana, dua anaknya tiba-tiba hadir di panggung ikut bernyanyi. Bagian ini sama sekali tidak diketahui olehnya, dan ternyata ini adalah surprise yang disiapkan oleh Vitta, istrinya. Peluk dan cium seorang ayah dan air mata keharuanpun muncul. Sesaat keharuan itupun menyebar, menyapa hati semua yang hadir disana. “Sejak kematian ibunda saya, ini pertama kalinya saya menangis lagi,” ucap Ari Lasso tentang surprise ini. Dan menurutnya, Vitta adalah “Dia tidak sempurna, tapi dia perempuan tangguh di kehidupan saya.” OMG, hati perempuan mana yang tidak meleleh mendengarnya?

Lalu histeria yang muncul adalah saat munculnya Dewa 19 digawangi Ahmad Dhani, Ari Lasso, Andra Junaidi, Yuke, Erwin Prasetya dan Wawan Juniarso. Lagu Restoe Boemi, Bukan Siti Nurbaya, Elang, Kangen, Aku di sini Untukmu dan Cinta kan Membawamu Kembali. Lagu Cinta kan Membawamu dibuka dengan intro suara keyboard oleh Ahmad Dhani yang mirip sekali dengan pertama lahir, saat itu masih direkam di media kaset.

1361697010963190422

Yuke dan Andra, dua dari personil Dewa 19 yang bereuni di konser SDC (koleksi Pribadi)

Ada percakapan hangat antara dua sahabat lama Ahmad Dhani dengan Ari Lasso di panggung.

“Mas Dhani kok nggak ngomong?”

“Lha di kontrak nggak ada perjanjiannya…”

“Oya, nanti kontraknya dirubah…”

“Wani piro?”

Dari belakang layar selintas tampak entah itu Al atau Dul, ikut menonton sambil mengambil foto ayahnya dan teman-teman lamanya. Mungkin yang ada dalam pikirannya, “Wah, hebat banget ya bokap gue dari jaman dulu sampe sekarang…” Ini mungkin lho ya. Wajarlah kalau memang berpikir seperti itu. Ahmad Dhani atau Dhani Ahmad memang mempunyai bakat yang hebat, terlepas dari perilakunya yang kadang menyebalkan.

Saat lagu Mengejar Matahari, confetti berbentuk hati dijatuhkan dari atas panggung. Sepertinya konser akan segera berakhir, tapi nyatanya masih ada beberapa lagu lagi setelah itu. Hingga akhirnya Kamulah satu-satunya menjadi penutup konser Sang Dewa Cinta setelah sebelumnya lagu Hampa dinyanyikan bersama-sama. Total ada sekitar 30 lagu yang dinyanyikan dengan prima selama sekitar 3 jam nonstop oleh seorang musisi dan penyanyi bernama lengkap Bernardus Ari Lasso, lelaki yang rendah hati dan mencintai keluarganya ini.

“Terimakasih TUHAN!! Terimakasih semuanya.. tidak ada kata lain yang bisa menggambarkan perasaan saya malam ini kecuali SYUKUR dan TERIMAKASIH. Impian saya terbayar LUNAS semalam. Karena kalian semua ini terwujud.. apa yang terjadi semalam sy persembahkan untuk kalian semua!!”

Beberapa saat setelah menyelesaikan konser, Ari Lasso kembali berkicau menyapa lewat akun twitter-nya. Dan sayapun mengucapkan terima kasih kepada Ari Lasso, atas totalitasnya bermusik selama ini. Semoga terus berjaya dan berkarya dan maju terus musik Indonesia!

‘… Kubayangkan bila engkau datang tuk peluk bahagiakan aku

Kuserahkan seluruh hidupku menjadi penjaga hatimu…’

 


 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Perjalanan Malam Hari di Jalur Pantura …

Topik Irawan | | 24 July 2014 | 15:41

Hasil SPP2013: Nasib Petani Tanaman Pangan …

Kadir Ruslan | | 24 July 2014 | 05:48

Muda Kaya dan Bahagia …

Radixx Nugraha | | 24 July 2014 | 03:25

Rumah “Unik” Majapahit …

Teguh Hariawan | | 24 July 2014 | 15:27

Ikuti Lomba Resensi Buku Tanoto Foundation! …

Kompasiana | | 11 July 2014 | 16:12


TRENDING ARTICLES

Sengketa Pilpres 2014 Akhirnya Berujung di …

Mawalu | 11 jam lalu

Inilah Salah Satu Warisan Terbaik Pak Beye …

Raisa Atmadja | 12 jam lalu

Timnas U-19 Batal Tampil di Spanyol …

Achmad Suwefi | 13 jam lalu

Akhirnya Prabowo-Hatta Melangkah ke MK …

Bang Pilot | 19 jam lalu

Jokowi “Penyebar Virus” kepada …

Hendrik Riyanto | 19 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: