Back to Kompasiana
Artikel

Musik

Dzulfikar

Tukang jalan, suka nulis review @DzulfikarAlala About.Me/Dzulfikar delapanempat[at]gmail.com

Kritik Terhadap Ucapan Anggun C. Sasmi yang Tidak Elok

OPINI | 02 March 2013 | 19:55    Dibaca: 8794   Komentar: 0   16

oleh: dzulfikar
Anggun C. Sasmi dikenal sebagai penyanyi Indonesia yang go internasional. Jejak Anggun hingga kini pun diikuti banyak penyanyi muda. Salah satunya adalah Agnes Monica.

Kehadiran Anggun kini dapat dinikmati dalam ajang galatama atau performance audisi penyanyi berbakat X-factor. Sejak kehadiran Fatin yang ramai di media sosial, saya dan istri pun mengikutinya. Terutama untuk melihat penampilan Fatin.

Sayangnya setelah saya perhatikan dalam beberapa kali penampilan, komentar-komentar Anggun terasa jauh dari namanya yang Anggun. Saya merasa yakin bahwa Anggun mengalami kesulitan memilih padanan kata yang tepat untuk menunjukkan apresiasinya terhadap penyanyi yang berpenampilan bagus dan maksimal.

Misalnya komentar Anggun kepada Fatin. “Kamu kurang ajar banget” atau komentar lain seperti “Kamu nyebelin” bahkan kata-kata yang terdengar lebih kasar seperti “sialan” diucapkan oleh Anggun dengan enteng tanpa tendeng aling-aling.

Entah kenapa setelah Anggun mengucapkan kata-kata itu sebenarnya dia terlihat merasa bersalah. Apalagi semalam Anggun keceplosan mengatakan bahwa “hidup tak seindah paha Cherrybelle”. Sayangnya kata-kata Anggun dengan mudah diimitasi oleh Rossa. Saya pun yakin Bebi dan Dhani merasa jengah ketika Anggun dan Rossa berucap kasar. Terlihat dari air mukanya yang berubah.

Saya merasa senang karena Dhani dan Bebi cukup santun ketika mengomentari peserta. Apa yang selama ini diucapkan oleh Anggun sebetulnya tidak tepat karena acara tersebut disiarkan secara langsung dan ditonton oleh jutaan penonton dari berbagi usia. Apalagi Fatin yang jelas-jelas seorang pelajar SMA.

Sebagai orang tua dan pemerhati media, saya cukup prihatin dengan ucapan-ucapan Anggun yang bertolak belakang dengan namanya yang indah. Kata-kata seperti itu mungkin lebih tepat digunakan dikala berkumpul dengan teman-teman sebaya yang sudah saling mengenal satu sama lain. Lebih tetapnya hanya untuk kalangan sendiri saja, tidak perlu di tunjukkan di muka umum.

Bagi pendidikan jelas ini sangat bertolak belakang. Anak-anak yang menonton Anggun akan dengan mudah pula meniru ucapan-ucapan kasar Anggun yang spontan. Meskipun sebetulnya Anggun berusaha memberikan pujian dengan mengeluarkan kata-kata tersebut.

Saya rasa kini Anggun dan Rossa sudah harus mulai bebenah diri terutama dalam bertutur kata dihadapan jutaan orang Indonesia yang menonton audisi penyanyi X-Factor secara langsung. Kecerdasaan seseorang akan runtuh ketika omongan yang keluar ternyata berkonotasi negatif.

Salam hangat
@dzulfikaralala
www.dzulfikaralala.wordpress.com
Kakao talk id dzulfikar29

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Mencari “Menara” di Tanah …

Imam Rahmanto | | 29 May 2015 | 20:36

Mengurai Wajah Surabaya bersama Risma …

Wildan Hakim | | 28 May 2015 | 18:01

[Blog&Photo Competition] Saatnya Non …

Kompasiana | | 17 March 2015 | 16:48

Makin Solid karena Pasien Sakit …

Rinta Wulandari | | 29 May 2015 | 19:56

Rahim Melorot, Siapa yang Paling Bertanggung …

Nanang Diyanto | | 28 May 2015 | 20:58


TRENDING ARTICLES

Gagal Jadi Mualaf …

Yo | 11 jam lalu

Managerial Meeting Berlangsung Alot, Timnas …

Af Yanda | 13 jam lalu

Nasib Pelapor Beras Plastik …

Pical Gadi | 13 jam lalu

Petral Ternyata Tidak Berdosa, Bukan Sarang …

Asaaro Lahagu | 13 jam lalu

Gambar Cibiran terhadap FIFA Meramaikan …

Ardiansyah | 14 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: