Back to Kompasiana
Artikel

Musik

Gusti Nurul Rahmaina

p.s I'm not selena gomez. Thanks.

JKT 48 dan Euforia itu

OPINI | 27 March 2013 | 18:28 Dibaca: 17   Komentar: 0   0

Rasanya lucu melihat sekumpulan besar gadis gadis belia nan enerjik, itulah JKT 48. Kemunculan mereka pertama kali langsung mendobrak. Bagaimana tidak, jika sebelumnya grup berisikan cewek cewek kece itu biasanya paling banyak berjumlah 9. Berbeda dengan JKT 48 yang nyanyi bergerombol hingga belasan orang. Jangan heran jika mereka bisa langsung membahana seindonesia raya. Tidak usah heran juga kalau brand brand besar itu menggandeng JKT 48 sebagai talent. Pastinya kerjasama yang akan menguntungkan kedua belah pihak. Bagi pengiklan, kehadiran mereka sangat efektif untuk menjaring market. Sementara JKT 48 dengan mudah akan mempopulerkan lagu lagu mereka yang menjadi jingle di iklan yang mereka bintangi. Sebagaimana orang Indonesia yang lain, awalnya saya tidak tahu apa itu JKT 48. Yang ada dibenak saya hanyalah segerombolan gadis muda yang menyanyi dan menari. Tidak ada bedanya dengan girlband yang lain. Setelah penelusuran yang lebih jauh, barulah saya mulai memahami seluk beluk JKT 48. Mulai dari angka 48 yang ternyata bukan menunjukkan jumlah member, konsepnya yang idol you can meet (in theater), sistem graduate, hingga identitas JKT 48 yang bukan girlband, namun idol group. Sekalipun saya tidak mengerti dimana bedanya. Apapun itu bagi saya mereka cukup berhasil sebagai newbie didunia hiburan. Sisi menarik lainnya dari mereka adalah fans. Saya selalu speechless melihat chant dari fans JKT 48 yang kompak while JKT 48 doing perform. Namun tentunya ada hal lain yang perlu saya kritisi dari penampilan mereka. That skirt, oh so short. Entahlah, sebagai perempuan saya risih melihat gadis gadis belia itu memakai rok yang lumayan pendek saat perform. And, oh, saya tidak masalah dengan lipsync mereka setiap tampil. I don’t care bout that, as long as they put 200 % power on their dance. Ya, tentu saya akan mencak mencak jika mereka tampil lipsync serta dance yang malas malasan. But, so far they’re doing great job. Bagaimana menurut anda?. PS : saya bukan fans JKT 48, hanya penikmat musik mereka and having interest to know all about this idol group.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Wukuf di Arafah Puncak Ibadah Haji …

Aljohan | | 02 October 2014 | 15:27

2 Oktober, Mari Populerkan Hari …

Khairunisa Maslichu... | | 02 October 2014 | 15:38

Kopi Tambora Warisan Belanda …

Ahyar Rosyidi Ros | | 02 October 2014 | 14:18

Membuat Photo Story …

Rizqa Lahuddin | | 02 October 2014 | 13:28

[DAFTAR ONLINE] Nangkring bersama Bank …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:52


TRENDING ARTICLES

Ternyata, Anang Tidak Tahu Tugas dan Haknya …

Daniel H.t. | 2 jam lalu

“Saya Iptu Chandra Kurniawan, Anak Ibu …

Mba Adhe Retno Hudo... | 6 jam lalu

KMP: Lahirnya “Diktator …

Jimmy Haryanto | 7 jam lalu

Liverpool Dipecundangi Basel …

Mike Reyssent | 12 jam lalu

Merananya Fasilitas Bersama …

Agung Han | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Kenalkan Ini Batik Khas Bekasi …

Ahmad Syaikhu | 8 jam lalu

Pengembangan Migas Indonesia: Perlukah Peran …

Fahmi Idris | 8 jam lalu

Ka’bah dan Haji Itu Arafah …

Rini Nainggolan | 8 jam lalu

Celana Dalam Anti Grepe-grepe …

Mawalu | 8 jam lalu

Bioskop Buaran Tinggal Kenangan …

Rolas Tri Ganda | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: