Back to Kompasiana
Artikel

Musik

Jako Tingkir

Penikmat musik yang suka segala jenis musik mulai dari dangdut, pop, rock n roll, jazz, selengkapnya

Faktor X Fatin

OPINI | 09 April 2013 | 09:19 Dibaca: 889   Komentar: 1   0

Menarik melihat Ahmad Dhani ketika berusaha me redefinisikan kembali apa itu faktor x pada saat penilaian gala show 5 Xfactor Indonesia. Menurut Dhani faktor x itu adalah bagaimana suara itu bisa disukai bukan kenapa suara bisa bagus dan bisa menang. Faktor x dalam bernyanyi itu anugrah yang ngga setiap orang diberikan oleh Tuhan.

Apakah faktor x ini memang perlu dicari? Apakah ia terpendam sehingga harus diangkat ke permukaan agar seluruh dunia tahu? Atau faktor ini sebenarnya ngga perlu dicari atau ditemukan karena ia akan menemukan jalannya sendiri. Ajang ini atau kontes itu hanyalah salah satu channel untuk keluarnya sang faktor x tersebut. Jadi kalo dilihat dari sudut pandang ini, faktor x itu akan keluar dan mengemuka dengan sendirinya.

Menarik pula melihat perjalanan salah satu kontestan fenomenal, Fatin. Kenapa seolah semua juri sepakat secara tersirat maupun tersurat bahwa di ajang xfactor indonesia ini, Fatinlah faktor x itu.
Ahmad Dhani: semua faktor x ada di kamu
Anggun: karakter vokal mahal dan kamu sudah punya itu
Bebi: dunia perlu suara kamu 100 tahun sekali
Rosa: kamu akan menjadi salah satu penyanyi terbaik di indonesia

Kenapa juri sepakat memberikan apresiasi yg begitu tinggi untuk seorang Fatin yang dari sisi teknik vocal masih jauh dibandingkan kontestan lain? Adakah kita menyadari hal itu? Keempat juri yang duduk di xfactor indonesia itu bukan orang sembarang di blantika musik indonesia. Karir musik mereka sudah diatas angka 20 tahun. Itu tak lain karena faktor x itu. Faktor ini yang membius para penggemarnya nya untuk terus berulang-ulang mendengarkan suaranya. Faktor ini yang membuat viewer di youtube melonjak2 dalam hitungan minggu. Faktor ini yang menjadikan kolom komentar di youtube bergerak seperti blackberry messenger. Faktor ini yang melonjakkan rating xfactor itu sendiri. Mungkin ini subyektif ya. Tapi untuk di Indonesia, fakta tersebut diatas tidak dapat dibantah.

Kenapa Fatin yang menurut sebagian orang vocalnya masih mentah? Itu karena faktor ini adalah anugrah yang tidak bisa diperoleh dikursus vokal manapun. Faktor ini tidak juga bisa dimiliki dengan jam terbang show menyanyi yang tinggi. Tidak juga didapat dari penguasaan teknik vocal sekelas Mariah Carey. Banyak penyanyi2 yang teknik vocalnya “biasa saja” namun ia mampu membius jutaan penggermarnya dan menjadi legend dunia musik. Sebut saja The Beatles, Madonna, Iwan Fals bahkan almarhum Chrisye. Namun kita tahu bahwa banyak pula di negeri ini penyanyi yang memiliki suara dengan teknik vocal yang bagus namun tidak bisa mengemuka sebagai seorang penyanyi yang diakui. Apakah karena mereka belum dikenal, atau karena mereka kurang beruntung? Nah itulah Faktor x. Menjadi dikenal dalam waktu singkat, itulah faktor x. Menjadi beruntung dalam waktu cepat, itulah faktor x. Itu yang dicari oleh pebisnis di dunia showbiz khususnya dunia tarik suara ini.

Jadi untuk para penggemar dan pendukung Fatin, tidak perlu khawatir karena apapun yang akan terjadi atas diri Fatin di ajang ini, Fatin dengan faktor x nya akan menemukan jalan kesuksesannya. Tugas kita adalah memberi dukungan semaksimal mungkin di ajang ini dengan hati sejuk dan kepala dingin. Selesai ajang ini sebenarnya faktor x itu akan lebih terlihat bekerja dan akan membuktikan apakah Fatin akan langgeng di belantara showbiz yang lebat itu atau tidak. Karena sudah terlalu banyak fakta miris para juara ajang pencarian bakar semacam ini yang berakhir menyedihkan.

Untuk para yang bukan penggemar Fatin juga ngga perlu khawatir karena percayalah seperti halnya Fatin, kontestan lainpun demikian. Waktu yang akan membuktikan. Penyanyi dengan segudang pengalaman dan teknik tinggi sudah banyak dinegeri ini. Tapi penyanyi dengan faktor x, itulah yang dicari.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Jakarta Community Tampil Semarak di Asean …

Tjiptadinata Effend... | | 02 September 2014 | 19:52

Modus Baru Curi Mobil: Bius Supir …

Ifani | | 02 September 2014 | 18:44

Beranikah Pemerintah Selanjutnya …

Dhita A | | 02 September 2014 | 19:16

Si Biru Sayang, Si Biru yang Malang …

Ikrom Zain | | 02 September 2014 | 21:31

Ikuti Blog Competition Sun Life dan Raih …

Kompasiana | | 30 August 2014 | 17:59


TRENDING ARTICLES

Kekuatan Jokowi di Balik Manuver SBY di …

Ninoy N Karundeng | 7 jam lalu

Jokowi, Berhentilah Bersandiwara! …

Bang Pilot | 10 jam lalu

Menerka Langkah Politik Hatta …

Arnold Adoe | 12 jam lalu

Anies Baswedan Sangat Pantas Menjadi …

S. Suharto | 12 jam lalu

Mungkinkah Jokowi Bisa Seperti PM India …

Jimmy Haryanto | 14 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: