Back to Kompasiana
Artikel

Musik

Dody Kasman

Orang Indonesia yang tinggal di daerah. Twitter : @Dody_Kasman

“Stress Massal” Gara-gara Fatin & Mikha

OPINI | 05 May 2013 | 12:31 Dibaca: 4300   Komentar: 41   8

Sebagaimana telah saya bahas pada artikel terdahulu, X Factor Indonesia (XFI) bukan hanya tayangan pencarian bakat yang menghibur tapi juga menegangkan. Sensasinya saat menonton serasa bagaikan naik roller coaster. Perasaan kita dibuat tak karuan, naik turun terutama saat pengumuman siapa yang harus pulang.

Bagi yang idolanya tetap bertahan, perasaan tak karuan tadi akan berganti rasa lega tak terkira, setelah naik turun, histeris tapi akhirnya tersenyum bahagia. Namun perasaan sebaliknya dirasakan fans yang idolanya harus pulang, seperti naik roller coaster yang relnya putus ditengah jalan. Sereeemmm.

Bisa dikatakan, setiap Jum’at malam penikmat XFI mengalami “stress massal” dan mules (meminjam istilah Rossa). Dan stress massal ini akhirnya harus dirasakan juga oleh fans berat Fatin (Fatinistic) dan fans Mikha (Djimbas) pada Gala Show 11 kemarin.

Bayangkan berapa banyak orang, yang mengalami stress. mules, nervous dan deg-degan dini hari itu jika melihat jumlah penggemar masing-masing. Sudah bukan rahasia lagi jika Fatin dan Mikha memiliki kekuatan fanbase dan penggemar yang sangat banyak.

Mengejutkan memang, Fatin yang tak pernah bottom two, teryata perolehan voting SMSnya dini hari itu berada di posisi 2 terbawah bersama Mikha. Saya yakin, begitu nama Nu Dimension disebut sebagai finalis kedua yang lolos menyusul Novita Dewi, jantung Fatinistic dan Djimbas makin cepat detaknya, karena saya juga merasakan hal yang sama.

Perasaan semakin tak karuan tiada terkira karena Robby Purba mengulur-ulur waktu dan nampaknya memang sengaja memainkan emosi penonton. Saya juga yakin, Anggun dan Rossa pasti nervous menanti penentuan nasib anak didiknya.

Terlebih lagi yang dirasakan Fatin dan Mikha sendiri yang nampak jelas dari raut muka mereka. Hanya saja Mikha nampak lebih santai daripada Fatin, sampai-sampai Ahmad Dhani usil menggodanya agar tak menangis.

Di saat perasaan deg-degan makin menjadi, makin bertambah dengan rasa sebel ketika Robby Purba bilang, “….Finalis yang akan lolos ke babak road to grand final X Factor Indonesia adalah… Temukan jawabannya setelah yang satu ini, tetap di X factor Indonesia!.” Seketika itu saya spontan merespon “Aaaaaarrgghhhhhh…!!!!”

Meskipun sudah menduga akan dipotong iklan, saya sendiri sempat sebel bin jengkel. Tapi ada untungnya juga, setidaknya jama’ah stress massal bisa sedikit mengambil nafas dan mengatur kembali ritme detak jantungnya. Dan yang mules beneran (bukan “mules”nya Rossa) bisa lari ke “belakang”, sebab durasi iklan yang panjang masih cukup untuk mengeluarkan “beban” yang ada di perut mereka.

Usai jeda iklan, stress berjama’ah pun dimulai lagi. Kembali Robby Purba memainkan emosi pemirsa dengan mengulur waktu bertanya pada Bebi Romeo dan dan Ahmad Dhani tentang prediksi siapa yang akan pulang. Semakin geregetan saja dibuatnya.

Pada detik-detik penentuan saat Robby mengatakan, “Voting anda memutuskan……. ,” stress semakin meningkat, detak jantung makin cemat dan sambil menahan nafas menanti nama yang disebut. Untungnya tak perlu terlalu lama menahan nafas hingga akhirnya Robby berseru, “Fatin! Slamat kamu lolos dan menjadi 3 besar X Factor Indonesia!”.

Pendukung Fatin tentunya dapat kembali bernafas lega dan tersenyum bahagia. Stress yang menimpa dan rasa dag dig dug akhirnya berubah menjadi rasa bahagia tiada tara dengan lolosnya Fatin.

Namun hal sebaliknya mungkin dirasakan pendukung Mikha yang sudah pasti sedih idolanya harus pulang. Namun Mikha nampaknya bisa lebih dewasa menyikapi hal tersebut. Ia masih bisa tersenyum dan nyaris tak nampak raut kesedihan di wajahnya.

Memang harus diakui, malam itu Mikha tampil memukau, jauh lebih baik dari penampilan-penampilan sebelumnya. Bahkan Bebi Romeo yang hampir di tiap Gala Show selalu mengkritik Mikha, malam itu justru memberikan pujian pada dua penampilannya. Bisa dikatakan dini hari itu Mikha pulang dengan terhormat sebab pada akhir keikutsertaannya di XFI ia mampu memberikan penampilan terbaik.

Semoga stress massal yang terjadi ini hari itu tidak berlanjut setelah Gala Show kemarin. Semoga Djimbas bisa berlapang dada seperti Mikha yang menerima kepulangannya kemarin sebagai suatu keniscayaan dalam suatu kompetisi. Yang jelas sekarang Mikha bisa lebih bebas berkreasi di luar sana.

Dan bagi Fatinistic, semoga stress massalnya juga segera reda hingga Jum’at depan, sebab jika diperhatikan di twitter, saat ini banyak sekali penggemar Fatin yang resah dan galau karena tweet dan mentionnya tidak dibalas, bahkan banyak juga yang terkesan membabi buta memaksa Fatin untuk difollback.

Sekedar saran untuk teman-teman Fatinistic, sebagaimana telah ditulis juga oleh rekan-rekan Kompasianer yang lain, jangan egois dan memaksa Fatin untuk menuruti semua kemauan kita. Fatin juga manusia, punya rasa, punya hati dan punya keterbatasan juga sebagai manusia. Tak mungkin Fatin juga bisa menjawab semua tweet dan mention serta mem-follback semua followersnya.

Agar tak “stress” menanti reply, retweet dan follback, dukung Fatin dengan ketulusan hati tanpa ekspektasi berlebih padanya. Saya sendiri sebagai pemerhati Fatin, sampai sekarang belum menemukan jawaban pasti dan alasan yang jelas mengapa serta untuk apa sampai saya demikian tertarik dan terinspirasi olehnya. Yang jelas sampai saat ini saya masih bersemangat untuk terus mensupport Fatin, tentu saja dengan cara saya.

Follow me : @Dody_Kasman

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Melukis Malam di Bawah Lansekap Cakrawala …

Dhanang Dhave | | 21 October 2014 | 13:50

Kisah Setahun Jadi Kompasianer of the Year …

Yusran Darmawan | | 21 October 2014 | 11:59

[ONLINE VOTING] Ayo, Dukung Kompasianer …

Kompasiana | | 16 October 2014 | 14:46

Merencanakan Anggaran untuk Pesta Pernikahan …

Cahyadi Takariawan | | 21 October 2014 | 10:02

Ayo, Tunjukkan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24


TRENDING ARTICLES

Sttt… Bos Kompasiana Beraksi di …

Dodi Mawardi | 4 jam lalu

Film Lucy Sebaiknya Dilarang! …

Ahmad Imam Satriya | 6 jam lalu

20 Oktober yang Lucu, Unik dan Haru …

Alan Budiman | 7 jam lalu

Tangisan Salim Said & Jokowi’s …

Iwan Permadi | 9 jam lalu

Off to Jogja! …

Kilian Reil | 11 jam lalu


HIGHLIGHT

Gara-Gara Konflik, Warga NU di PPP Akan Lari …

Diskusi Gemasaba | 8 jam lalu

Jangan Tagih Janji Jokowi …

Slamet Dunia Akhira... | 8 jam lalu

Terima Kasih Pak Begawan @Boediono …

Arif L Hakim | 8 jam lalu

Satpam Internaional Asli Bule Ramaikan Pesta …

Teberatu | 8 jam lalu

Citilink Kok Nggak Ngaret Lagi Sih…? …

Sony Hartono | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: