Back to Kompasiana
Artikel

Musik

Muiz Badruddin

ta butuh popularitas

Fatin Shidqia

REP | 25 May 2013 | 11:30 Dibaca: 937   Komentar: 0   1

Bismillah…
Awal kata ma^af seribu ampun karna seorang dungu lancang posting sbuah artikel yg mgkn sa^at ini jadi tranding topic di berbagai media.
Mlm tadi perjalanan panjang x factor indonesia pertama berakhir dan melahirkan fatin shidqia lubis menjadi pemenangnya,ada banyak kbahagia^an disana begitu pun jg dgn kesedihan krn tak sedikit yg meneteskan airmata.
Kenapa mesti fatin juaranya bkn novita dewi yg menjadi dewiner?.,pertanya^an ini datang memberondong dr sbagian masyarakat yg tentunya mengikuti event musik tersukses tahun ini.
Sebagai penikmat musik disini penulis ingin berbagi opini jg tentang pro dan kontra tentang perebutan juara ini.
Harus di akui secara teknik vocal novita jauh mengungguli fatin dan ke empat dewan juri pun mengamini hal ini dan bahkan ada yg menyebut kalo novita adalah penyanyi profesional.Bagaimana dengan fatin sendiri?….Bruno mars seorang artis dunia memasukkan video unggahan dari youtube ke situs pribadinya dan dari sinilah kesuksesan x factor indonesia di mulai,magnet fatin pun mulai terasa krn baik di dunia maya dan nyata tak sedikit yg memperbincangkan nya dan berimbas pada rating acara x factor itu sendiri.
Karakter yg kuat menjadi senjata ampuh fatin untuk menghipnotis fatinistik semua belum di tambah style nya yg mgkn baru fatin yg memulai nya krn hanya penyanyi religi lah yg sering menggunakan nya.kepolosan dan keluguan nya pun smakin menambah kecinta^an para fans nya.
Inilah x factor bkn indonesian idol,harus ada pembeda antara keduanya..

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Selamat! Surabaya Meraih Socrates Award …

Ilyani Sudardjat | | 17 April 2014 | 11:14

Warga Kecam Pemogokan Panitera …

Sutomo Paguci | | 17 April 2014 | 08:56

Fenomena Simon Santoso: Penerapan Teori XY? …

Yuniandono Achmad | | 17 April 2014 | 08:18

Sudah Dikompres tapi Masih Demam, Salahkah? …

Widhi Handayani | | 16 April 2014 | 21:59

Yuk, Ikuti Kompasiana Nangkring bareng …

Kompasiana | | 15 April 2014 | 20:47


TRENDING ARTICLES

Agar Tidak Menyusahkan di Masa Tua …

Ifani | 8 jam lalu

Menguji Nyali Jokowi; “Say No to …

Ellen Maringka | 8 jam lalu

Dinda, Are You Okay? …

Dewi Nurbaiti | 9 jam lalu

Pelajaran Mengenai Komentar Pedas Dinda …

Meyliska Padondan | 9 jam lalu

Menakar Pasangan Ideal Capres - Cawapres …

Afdhal Ramadhan | 15 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: