Back to Kompasiana
Artikel

Musik

Imammuslim

pencari sesuap nasi di saudi

“Jokowi dan Fatin” Kemiripan Sifat dan Karakter yang Membuat Jutaan Masyarakat Jatu Hati Padanya

OPINI | 18 July 2013 | 01:45 Dibaca: 1258   Komentar: 39   3

Gadis belia yang baru berusia 16 tahun ini sangat banyak disukai oleh masyarakat Indonesia karena suaranya yang sangat khas dan gayanya yang sangat menggemaskan, apa sih yang membuat jutaan orang jatuh hati pada figur Fatin Shidqia lubis, , setelah saya amati dan perhatikan ternyata ada kemiripan karakter Jokowi yang di miliki oleh Fatin

Saya coba memetakan karakter Jokowi dan fatin yang disukai jutaan masyarakat Indonesia dengan pengamatan sederhana.

Berikut kemiripan Sifat-sifat atau karakter jokowi yang di miliki Oleh fatin:

1. Rendah Hati

Sifat Jokowi yang paling disenangi adalah sikapnya yang rendah hati, beliau tidak perna membedakan antara penjabat dan masyarakat, beliau selalu memperhatikan dan mendegarkan masyarakat bawa tanpa protokoler sehingga masyarakat tidak merasa canggu tuk bicara kepada beliau, Jokowi datang pasti masyarakat bergerumun sebab cinta mereka pada jokowi, perna ada pengalaman yang menarik: Saat ada sekolah dasar negeri yang memungut uang masuk sampai Rp 1,5 juta, begitu dapat laporan dari orang tua murid, Jokowi langsung datang seorang diri naik motor dengan pakaian biasa ke sekolah itu dan mengancam kepala sekolah kalo ada pungutan maka sekolanya akan diganti, hal-hal kecil seperti ini kerap terjadi dan menjadi buah bibir hingga mengangkat citranya sebagai sosok yang tidak jaim dan rendah hati.

Begitu juga Fatin, walaupun dia sekarang menjadi artis besar fatin tidak perna merasa menjadi seorang artis, sering dia berkomentar bahwa dia artis kalo di tv saja tapi kalo sudah tidak di tv saya jaga seperti anak2 remaja biasa, gimana dia lebih suka memilih angkot ketika menjalankan rutinitasnya di sekolah Cuma terpaksa dia mau naik ojek kalo teelat, atau dia tetep membaur dengan para gengnya sehingga teman-temannya tidak merasa canggung kepada nya, sifat rendah hati inilah membikin fatin tetap dicintai masyarakat walaupun ajang kompetisi X Factor sudah selesai beberapa bulan yang lalu.

2. Polos Dan Apa Adanya

Sifat jokowi yang polos dan apa adanya ini juga yang membuat masyarakat indonesia mencintai jokowi dengan gaya bicaranya yang ceplas-ceplos tanpa ada beban tapi tetep fokus membuat gelak tawa para pewarta ketika meliput jokowi, begitu juga dengan penampilanya yang terkenal dengan wajah desa rejeki kota, walaupun beliau seorang gubenur beliau tetap berbenampilan layaknya masyarakat biasa sering dia ditanya kenapa gak pakai baju dinas dengan gaya khasnya yang ceplas-ceplos “itu kebesaran masih di jahit” ada cerita yang menarik tentang kepolosannya yang membuat tawa bawahannya, ketika memimpin upacara beliau tidak segera menurunkan tangannya ketika posisi penghormatan jadi bawahannya menunggu agak lama setelah beliau sadar lalu beliau menurunkan tangannya banyak lagi peristiwa yang mengundang tawa sebab kepolosan jokowi

Fatin pun begitu, gaya fatin yang polos dan apa adanya membikin gemes dan tawa sendiri bagi pemburu ifotaiment dan pemrisa. Bicaranya fatin yang ceplas-ceplos tanpa beban layaknya remaja pada umumnya walau posisi sekarang dia menjadi seorang artis, gerak-geriknya pun tanpa ada polesan hingga pemirsa atau masyarakat akan tersenyum sendiri mendengar bicara dan melihat gerak-gerinya yang konyol, hingga ibu2 banyak sekali yang ingin mencubitnya.

3. Ramah

Sifat dan karakter jokowi adalah ramah, sifat ini jugalah yang membuat masyarakat kagum akan bapak jokowi, dengan gayannya yang selalu tersenyum ketika di wawancara dengan bahasa yang sopan apalagi kepada masyarakat bawa, sebab keramahan beliau dan selalu menghargai inilah yang membuat masyarakat tidak jadi marah kepada beliau ketik berhadapan dengan beliau.

Gimana fatin, tentu saja sifat ramah ini ada pada fatin, di setiap wawancara atau pertunjukan senyum dan tawa khas selalu muncul pada diri fatin, ini lah yang membuat fatin di cintai masyarakat indonesia, fatin pun berusaha memperkenalkan pasangannya lebih dulu ketika pertunjukan duet atau selalu menguncapkan terima kasih dengan senyuman yang khas ketika selesai pertunjukan.

4. Komitmen

Sifat jokowi berikutnya adalah komitmen, Jokowi selalu komitmen dengan apa yang di kampanyekannya, slogan jokowi yang familar di kuping kita(maaf gak sopan) ada lah managemen kontrol, beliau akan terus blusukan untuk mengontrol lapangan karena dia tidak langsung percaya dengan laporan bawahannya hingga dia harus mensurvei lapangan langsung, perna jokowi langsung memecat bawahannya sebab laporan tidak sesuai di lapangan, blusukan ini terus di laksanakan jokowi sampai sekarang, slogan jokowi berikutnya adalah perubahan sudah banyak mega project yang sudah di mulai jokowi dari rumah susun, normalisasi sungai sampai MRT.

Fatin pun demikian walaupun dengan object yang berbeda, gimana komitmen fatin untuk tidak akan melepas hijabnya walaupun ada imbalan yang sangat menggiurkan atau baru2 ini, agar penggemarnya tidak kecewa dan apa yang sudah dia persiapakan ketika akan pertunjukan dengan latihan dan menghafal lirik tidak sia2 fatin pantang untuk lipsing walaupun dia di bayar 2x lipat.

5. Bekerja keras

Sifat jokowi berikutnya adalah pekerja keras, jokowi meluangkan waktunya di kantor hanya sebentar mungkin 30 menit sampai 1 jam saja, waktunya di habiskan di lapangan untuk selalu mengontrol dan mesurvey secara langsung, walaupun beliau selalu berkeliling tapi raut waja atau gaya tubuh kelelahan tidak terlihat dalam diri jokowi sebab itu adalah hal biasa, beda dengan para pejabat lainnya hanya terima laporan saja.

Tentu sifat pekerja keras ini juga ada pada fatin, gimana fatin hampir tiap hari dia harus ada pertunjukan, coba kita lihat keceriaan selalau menghiasi wajahnya bahkan sehabis konser di luar daerah dia relah untuk menyenangkan penggemarnya untuk tetep manggun walau dia dalam keaadaan sakit, fatin tetap berpuasa walau schedule kegiatannya padat pada bulan romahon.

Anti Mainstream (istilah Fatin)

Anti mainstream adalah sifat yang melawan arus, berani tampil beda, banyak persamaan istilah yang mirip dengan mainstream seperti status qou, anti perubahan, anti kemapanan, ortodocs dan masi banyak lagi,

Sifat anti mainstream/melawan arus/tampil beda/kreatif ini ada pada Jokowi, Jokowi dengan baju kotak2nya membuat kaget masyarakat pada waktu itu, dimana sebelumnya baju kampanye identik dengan baju berlambang partai, atau ketika para pejabat takut untuk mentertipkan masyarakat yang tinggal di waduk pluit sebab akan melawan arus masyarakat dan mengancam kedudukannya sehingga hal tersebut berlarut –larut sampai puluhan tahun, jokowi dengan gaya khasnya berani mentertipkan masyarakat di waduk pluit dengan jaminan kedudukannya, masi banyak lagi contoh sifat anti mainstream yang di lakukan jokowi

Sekarang fatin apakan dia juga mempunyai anti mainstream, tentu saja dia memilikinya, giman dia memberika nilai pus bagi kumbang yang anti mainstream untuk jadi pilihanya, coba kita lihat ketika kebanyakan para artis tidak berani tampil dengan hijab sebab takut tidak popular, fatin dengan yakinnya tidak akan melepas hijabnya walau beresiko tidak akan popular, tapi kenyataan berbalik, fatin lebih di kenal oleh masyarakat dengan dia tampil berbeda.

Sifat dan karakter diatas, sifat yang kebanyakan di miliki oleh masyarakat bawa, sifat ini akan langsung mengenah kepada kebanyakan masyarakat Indonesia yang jenuh dengan prilaku para pejabat dan konglomerat dengan kepura-puraannya dan hedonis mereka, masyarakat Indonesia sudah sakit hati dengan prilaku mereka yang selalu merugikan Negara kita dengan topeng mereka.

Pemimpin dan public figure yang memiliki sifat tersebut yang selalu di tungguh oleh masyarakat Indonesia, sifat ini tidak bisa di pelajari dengan seketika sebab sifat tersebut sudah mendarah daging pada yang bersangkutan, akan menjadi kelihatan ketika sifat ini di paksakan oleh orang yang berusaha menirunya.

Semoga sampai kapanpun sifat dan karakter tersebut terus merada pada dd fatin…

Fatin kami selalu menyayangimu jangan sekali2 kau rubah sifat dan karakter tersebut….

Salam foya

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Perpu Pilkada Adalah Langkah Keliru, Ini …

Rolas Jakson | | 01 October 2014 | 10:25

3 Kesamaan Demonstrasi Hongkong dan UU …

Hanny Setiawan | | 30 September 2014 | 23:56

Punya Ulasan Seputar Kependudukan? Ikuti …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 10:29

Kompasiana “Mengeroyok” Band Geisha …

Syaiful W. Harahap | | 01 October 2014 | 11:04

Ikuti Blog Competition “Aku dan …

Kompasiana | | 30 September 2014 | 20:15


TRENDING ARTICLES

Tanpa Ibra, PSG Permalukan Barca …

Mike Reyssent | 8 jam lalu

Benefit of Doubt: Perpu dari SBY …

Budiman Tanjung | 10 jam lalu

Masalah Pilkada: Jangan Permainkan UU! …

Jimmy Haryanto | 10 jam lalu

Beraninya Kader PAN Usul Pilpres oleh MPR, …

Sahroha Lumbanraja | 11 jam lalu

Guru Pukul Siswa, Gejala Bunglonisasi …

Erwin Alwazir | 16 jam lalu


HIGHLIGHT

[DAFTAR ONLINE] Kompasiana Nangkring Bareng …

Kompasiana | 7 jam lalu

Menjadikan Negeri Sejuta Penulis Tewat Tagar …

Benny Rhamdani | 7 jam lalu

Perkenalkan, Namaku Angin… …

Ani Istiqlalia | 7 jam lalu

Berkurban Itu untuk Siapa …

Adjat R. Sudradjat | 7 jam lalu

Surat Pembaca: Over Charge Speedy Telkom di …

Ayu Septyani | 7 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: