Back to Kompasiana
Artikel

Musik

Tebe

"Hidup itu....Tuhan yang menentukan. Kita yang menjalaninya. Dan orang lain yang mengomentari (kepo)." (tebe)

Kecelakaan Maut Dul Salah Siapa?

OPINI | 08 September 2013 | 11:52 Dibaca: 1197   Komentar: 15   3

Kecelakan Maut Dul Salah Siapa?


13786150261767825059

(http://megapolitan.kompas.com)

Kenal Ahmad Dhani? Si pentolan dari Band “Dewa 19″? Atau, kenal dengan juri X-Factor Indonesia season Pertama yang bahasa Inggrisnya blepotan itu?

Saya yakin Anda kenal sekali bahkan familiar di telinga Anda. Namun saya tidak membahas tentang “bos” dari Manajemen Cinta ini. Tapi saya membahasa tentang anak bungsunya bernama Abdul Qodir Jaelani a.k.a Dul mengalami luka dan patah tulang akibat kecelakaan maut.

Mobil yang dikendarainya Dul menabrak dua mobil lainnya di Kilometer 8 Minggu (8/9/2013) sekitar pukul 00.45 WIB. Hingga menewaskan korban jiwa dari 13 orang yang berada di mobil Grand Max. Lima orang dikabarkan tewas di tempat dan di RS akibat si ulah anak musisi fenomenal ini. Sementara, 8 orang lainnya menderita luka-luka.

Sedangkan Dul sendiri dirawat di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan. Ia mengalami patah tulang kaki, dan sedikit trauma. Begitu kata sang Ayah “Ahmad Dhani” di RS Pondok Indah. Begitu yang dilansir dari website yang saya baca hari ini.

Hal ini pun melengkapi artikel lepas yang saya tulis ini. Ketika pagi saat saya menulis artikel lepas ini bertepatan sebuah acara infotainment menayangkan berita tentang kecelakaan anak bungsu pentolan band “Dewa 19”. Semua kecelakaan yang terjadi akibat ulah anak bungsunya itu yang mengemudikan mobil secara kebut-kebutan layaknya di track balap mobil. Mobil Mitsubishi Lancer B 80 SAL yang dikemudikan itu melaju kencang dari arah Bogor menuju Jakarta hingga akhirnya terjadi kecelakaan maut. Sungguh disesali dan begitu mirisnya saya mendengarnya.

Bukan itu saja yang disesalkan dan memirisikan saya selain tentang korban jiwa yang menjadi ulah Dul personil “Lucky Laki Band”. Karena mengemudikan dengan kencang. Tapi yang lebih mengejutkan lagi kalau malam itu ia ingin mengantarkan teman dekatnya (baca: kekasih) pada malam buta. Benar-benar memprihatinkan bila anak yang masih berseragam putih biru-biru, masih SMP diserahkan mengemudikan mobil mewah tanpa didampingi orangtua. Tapi ini dengan teman kencannya malam itu.

Saya akui Ayahnya (Ahmad Dhani) adalah musisi terkaya di tanah air ini. Sehingga membelikan mobil sekelas Lancer tinggal minta saja. Menjetikkan jari saja. Langsung datang! Hanya membalikkan tangan mobil itu sudah di depan rumah. Tapi apakah sampai di situ saja sebagai seorang Ayah membelikan mobil mewah pada anaknya tanpa pendamping. Entah, kakak, saudara atau paman. Tapi hanya dikemudikan seorang diri sebagai anak.  Tapi ketika saat ini terjadi kecelakaan maut yang menimpah seorang anak yang masih usia belia hingga mengakibatkan korban jiwa. Kalau sudah begitu siapa yang perlu persalahkan?[]08092013

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Menengok Harga BBM dan Cara …

Tjiptadinata Effend... | | 28 August 2014 | 18:04

BBM Menguji Dua Kapasitas Kepemimpinan …

Jusman Dalle | | 28 August 2014 | 15:41

Foto Dicuri, Om Dedes Descodes Ngetop …

Widianto.h Didiet | | 28 August 2014 | 17:02

Masih Soal Final Piala Dunia 2014 …

Ahmad Khadafi | | 28 August 2014 | 16:28

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Mafia Migas dibalik Isyu BBM …

Hendra Budiman | 5 jam lalu

Pelecehan Seksual pun Terjadi Pada Pria di …

Nyayu Fatimah Zahro... | 11 jam lalu

Jokowi dan “Jebakan Batman” SBY …

Mania Telo | 11 jam lalu

Kota Jogja Terhina Gara-gara Florence …

Iswanto Junior | 14 jam lalu

Dulu Saat Masih Dinas, Kakek Ini Keras …

Posma Siahaan | 18 jam lalu


HIGHLIGHT

Membangun ‘Candu’ Budaya …

Irman Syah | 7 jam lalu

Bahasa Asing Bisa Menambah Kecerdasan Anak …

Seneng Utami | 8 jam lalu

Festival Film Indonesia 2014 …

Wurry Parluten | 8 jam lalu

Dhimas Juara, dan Menemukan Jalannya …

Thamrin Sonata | 9 jam lalu

Jatah Kursi Parlemen untuk Jurnalis Senior …

Hendrik Riyanto | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: