Back to Kompasiana
Artikel

Musik

Ferdysl

Ini hidup saya... Semoga dapat bermanfaat bagi orang lain..

Sinetron Menarik “Si Buta dari Lembah Hantu”

OPINI | 04 October 2013 | 21:00 Dibaca: 1545   Komentar: 2   1

Drama kolosal saat ini sedang on fire alias sedang menjadi tontonan yang cukup menarik bagi sebagian besar penikmat sinetron Indonesia. Ditahun 90-an hingga sekitar 2002, kalo gak salah sih. Sinetron sejenis ini era tersebut di kuasai oleh Genta Buana Paramitha yang merupakan PH spesialis sinetron kolosal salah satunya “Tutur Tinular”.

Namun, di era sekarang hampir setiap PH disetiap stasiun TV swasta mampu memproduksi sinetron seperti ini, bahkan kejar tayang, yaaaa… Meskipun terlihat mereka sangat memaksaan dan kadang menjadi tidak menarik. Coba liat aja setting lokasi/tempat pengambilan gambar, terlihat sangat tidak menarik karena kebanyakan pohon yang dipakai hanya ditancapkan begitu saja sehingga terlihat layu dan pengambilan gambar saat bertarung hanya disitu saja.

Namun, beberapa hari tepatnya hari senin ada satu sinetron kolosal yang cukup menarik dan saya merasa ingin menontonnya. “Si Buta Dari Lembah Hantu”. Yah sebuah sinetron kolosal di Indosiar yang diproduksi oleh ASP.

Sinetron ini sangat menarik menurut saya, karena pemilihan lokasi pengambilan gambar yang tepat, sehingga mampu menyampaikan kepada pemirsa apa yang sedang terjadi dalam cerita sinetron tersebut. Selain itu kostum/busana yang dipakai oleh pemain tidak terlalu berlebihan sehingga tidak terlihat mau pergi kondangan. Hehe.

Semoga “Si Buta Dari Lembah Hantu” bisa menjadi alternatif tontonan bersama keluarga.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Perjalanan Malam Hari di Jalur Pantura …

Topik Irawan | | 24 July 2014 | 15:41

Berlibur Sejenak di Malaka …

G T | | 24 July 2014 | 15:51

Indonesia Bikin Kagum Negara Tetangga …

Apriliana Limbong | | 24 July 2014 | 20:51

Taman Bunga Padang Pasir …

Ferdinandus Giovann... | | 24 July 2014 | 19:07

Permohonan Maaf kepada Ahmad Dhani …

Kompasiana | | 24 July 2014 | 20:27


Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: