Back to Kompasiana
Artikel

Musik

Ferdysl

Ini hidup saya... Semoga dapat bermanfaat bagi orang lain..

Sinetron Menarik “Si Buta dari Lembah Hantu”

OPINI | 04 October 2013 | 21:00 Dibaca: 1550   Komentar: 2   1

Drama kolosal saat ini sedang on fire alias sedang menjadi tontonan yang cukup menarik bagi sebagian besar penikmat sinetron Indonesia. Ditahun 90-an hingga sekitar 2002, kalo gak salah sih. Sinetron sejenis ini era tersebut di kuasai oleh Genta Buana Paramitha yang merupakan PH spesialis sinetron kolosal salah satunya “Tutur Tinular”.

Namun, di era sekarang hampir setiap PH disetiap stasiun TV swasta mampu memproduksi sinetron seperti ini, bahkan kejar tayang, yaaaa… Meskipun terlihat mereka sangat memaksaan dan kadang menjadi tidak menarik. Coba liat aja setting lokasi/tempat pengambilan gambar, terlihat sangat tidak menarik karena kebanyakan pohon yang dipakai hanya ditancapkan begitu saja sehingga terlihat layu dan pengambilan gambar saat bertarung hanya disitu saja.

Namun, beberapa hari tepatnya hari senin ada satu sinetron kolosal yang cukup menarik dan saya merasa ingin menontonnya. “Si Buta Dari Lembah Hantu”. Yah sebuah sinetron kolosal di Indosiar yang diproduksi oleh ASP.

Sinetron ini sangat menarik menurut saya, karena pemilihan lokasi pengambilan gambar yang tepat, sehingga mampu menyampaikan kepada pemirsa apa yang sedang terjadi dalam cerita sinetron tersebut. Selain itu kostum/busana yang dipakai oleh pemain tidak terlalu berlebihan sehingga tidak terlihat mau pergi kondangan. Hehe.

Semoga “Si Buta Dari Lembah Hantu” bisa menjadi alternatif tontonan bersama keluarga.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Selamat Tinggal Banjir, Proyek Revitalisasi …

Agung Han | | 30 October 2014 | 21:02

Elia Massa Manik Si Manager 1 Triliun …

Analgin Ginting | | 30 October 2014 | 13:56

[YOGYAKARTA] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:06

Bau Busuk Dibelakang Borneo FC …

Hery | | 30 October 2014 | 19:59

“Nangkring” bareng Tanoto …

Kompasiana | | 27 October 2014 | 10:31


TRENDING ARTICLES

Jokowi-JK Tolak Wacana Pimpinan DPR …

Erwin Alwazir | 2 jam lalu

Mantan Pembantu Mendadak PD, Berkat Sudah …

Seneng | 4 jam lalu

70 Juta Rakyat Siap Masuk Bui …

Pecel Tempe | 6 jam lalu

Pramono Anung Menjadi Satu-satunya Anggota …

Sang Pujangga | 10 jam lalu

Mba, Pengungsi Sinabung Tak Butuh …

Rizal Amri | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Saat Tukang Sate Satukan Para Pendusta …

Ardi Winata Tobing | 9 jam lalu

Jokowi-JK Tolak Wacana Pimpinan DPR …

Erwin Alwazir | 9 jam lalu

Toleransi terhadap “Orang Kecil” …

Fantasi | 9 jam lalu

Batu Bacan dari SBY ke Obama Membantu …

Sitti Fatimah | 10 jam lalu

Kenapa Orang Jepang Tak Sadar Akan Kehebatan …

Weedy Koshino | 10 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: